Langsung ke konten utama

Rachel/Febi Amankan Tiket Semifinal, Pastikan Duel Sesama Wakil Indonesia di Polytron Indonesia Open 2026


Ganda putri Indonesia, Rachel/Febi (Foto hasil tangkapan layar dari pbsi.id)

MENJUAL HARAPAN – Ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, sukses melaju ke babak semifinal Polytron Indonesia Open 2026. Kepastian tersebut didapat setelah mereka memenangkan pertarungan ketat dalam rubber game dengan skor 21-18, 17-21, 21-13 melawan pasangan Amerika Serikat, Francesca Corbett/Jennie Gai.

Waspada Meski Pernah Menang

Sebelum pertandingan, Rachel/Febi mengaku tetap menaruh kewaspadaan tinggi terhadap pasangan Amerika tersebut. Hal ini didasari pada fakta bahwa Corbett/Gai sebelumnya sukses membuat kejutan dengan menumbangkan unggulan keempat asal Tiongkok, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian.

"Menurut kami, pasangan Amerika Serikat ini punya pertahanan yang cukup rapat dan susah dimatikan. Mereka cukup gigih mengejar ke mana pun bola kami arahkan," ujar Febi. Senada dengan rekannya, Rachel menegaskan bahwa kemenangan lawan atas pasangan Tiongkok menjadi pengingat bagi mereka untuk tidak lengah sedikit pun.

Kunci Kebangkitan di Game Penentuan

Sempat unggul di game pertama, Rachel/Febi mengakui sempat kehilangan fokus pada game kedua yang membuat lawan mampu menyamakan kedudukan. Namun, mereka berhasil bangkit di game penentuan dengan menerapkan instruksi pelatih secara lebih disiplin.

"Di game kedua mungkin kami sempat hilang fokus. Untungnya di game ketiga kami bisa mengembalikan fokus dan kepercayaan diri kami lagi," jelas Febi. Rachel menambahkan bahwa di game ketiga mereka berupaya tampil lebih tenang serta mengontrol pergerakan dengan lebih baik.

Duel Sesama Wakil Indonesia

Kemenangan ini memastikan Rachel/Febi melangkah ke babak empat besar. Di semifinal nanti, mereka akan menghadapi sesama pasangan Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

Menanggapi pertemuan dengan rekan senegara, Rachel menyatakan akan menjalin komunikasi intensif. "Kami pasti saling komunikasi bagaimana main besok karena pastinya sudah sama-sama tahu juga. Kami sudah sering latihan bersama," ujar Rachel.

Sementara itu, dalam catatan terpisah, pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi juga menunjukkan performa impresif dengan menembus babak perempat final setelah menundukkan wakil Hong Kong, Yeung Nga Ting/Yeung Pui Lam, lewat dua game langsung dengan skor 21-19, 21-18. (S_267)

Sumber: PBSI - Polytron Indonesia Open 2026: Rachel/Febi Waspadai Lawan Sejak Awal Permainan 

Baca juga:

Catatan Sejarah "Ikkyu": Panitchaphon Teeraratsakul Tembus Semifinal Super 1000 Pertama di Jakarta  

Pesta Gol Meksiko Warnai Persiapan Jelang Piala Dunia 2026 

Hungaria dan Finlandia, Bangkit dari Keterpurukan 

Putri KW Sukses Revans Atas Michelle Li, Amankan Tiket Perempat Final 

Ganda Putra Indonesia Berjaya: Raymond/Joaquin Beri Kejutan, Sabar/Reza Melaju ke Perempat Final

Jafar/Felisha Tumbang di Babak Kedua Indonesia Open 2026, Akui Banyak Kesalahan Sendiri 

Duel Senior-Junior yang Menguras Tenaga Antara Jojo Vs Alwi 

Polytron Indonesia Open 2026: Dukungan Penonton Jadi Energi Fadia/Tiwi 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...

Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua

Presiden Prabowo Subianto resmi menangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Kris MENJUAL HARAPAN — Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia . Pelantikan 26 anggota Wantimpres itu menandai terbentuknya susunan baru lembaga yang memiliki posisi sebagai bagian dari mekanisme pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. 26 Nama dalam Susunan Wantimpres Berdasarka...

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...