| Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani (Foto hasil tangkapan layar dari djarumbadminton.com) |
MENJUAL HARAPAN – Tunggal putri Indonesia,
Putri Kusuma Wardani, sukses melaju ke babak delapan besar Polytron Indonesia
Open 2026 usai menumbangkan wakil Kanada, Michelle Li, dalam laga sengit selama
65 menit di Istora Gelora Bung Karno, Kamis (4/6/2026).
Putri sempat tertinggal di gim pertama sebelum
akhirnya bangkit dan mengunci kemenangan dengan skor 12-21, 21-18, 21-16.
Ajang
Pembalasan Dendam
Kemenangan ini menjadi momen manis bagi Putri
sekaligus ajang revans atas kekalahannya dari Michelle Li di ajang Piala Uber
2026 lalu.
Putri mengungkapkan rasa syukurnya karena bisa
menikmati permainan dan berhasil membalikkan keadaan di hadapan publik sendiri.
Terkait jalannya pertandingan, Putri mengakui
bahwa Li sempat mendominasi di gim pertama dengan permainan depan net dan
serangan yang menyulitkan.
Kemudian, pada gim kedua dan ketiga, Putri
berhasil mengubah strategi dengan membatasi bola-bola atas dan lebih bermain
percaya diri di area depan net.
Motivasi
Tinggi Hadapi Chen Yu Fei
Keberhasilan menembus perempat final turnamen BWF
World Tour Super 1000 ini semakin meningkatkan kepercayaan diri Putri. Meskipun
memiliki ambisi untuk menjadi juara, ia memilih untuk tetap fokus menatap
setiap laga satu demi satu.
Pada babak perempat final hari ini, Jumat (5/6/2026),
Putri akan menghadapi ujian berat melawan unggulan keempat asal China, Chen Yu
Fei.
Hingga saat ini, Putri belum pernah memenangkan
satu pun dari tiga pertemuan sebelumnya melawan peraih medali emas Olimpiade
Tokyo 2020 tersebut.
"Untuk besok melawan Chen Yu Fei, saya mau
mempersiapkan mental dan pikiran yang pasti harus lebih fokus dari hari
ini," ujar Putri sebagaimana diwartakan djarumbadminton.com (5/6/2026). Ia
menambahkan bahwa melawan pemain Top 4 dunia menuntut konsistensi pola
permainan serta fokus yang sangat kuat agar tidak mudah goyah dalam situasi apa
pun.
Dukungan
Suporter di Istora
Putri juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada
para suporter yang hadir di Istora. Atmosfer dukungan penonton diakuinya
sebagai suntikan motivasi luar biasa yang membantunya bangkit dari
ketertinggalan saat kehilangan gim pertama. (S-267)
Baca juga:
Ganda Putra Indonesia Berjaya: Raymond/Joaquin Beri Kejutan, Sabar/Reza Melaju ke Perempat Final
Jafar/Felisha Tumbang di Babak Kedua Indonesia Open 2026, Akui Banyak Kesalahan Sendiri
Duel Senior-Junior yang Menguras Tenaga Antara Jojo Vs Alwi
Polytron Indonesia Open 2026: Dukungan Penonton Jadi Energi Fadia/Tiwi
Fadia/Tiwi Kembali Buktikan Kualitas Tumbangkan Lee So Hee/Baek Ha Na
Devin/Faathir Kalah Lawan Zhi-We Hei/Huang Jui-Hsuan di Polytron Indonesia Open 2026
Jafar/Felisha Bangkit, Pulangkan Wakil Korea
Rehan/Gloria Belum Maksimal, Momentum Hilang di Saat Genting
Polytron Indonesia Open 2026: Raymond/Joaquin Bangkit, Balas Kekalahan
Polytron Indonesia Open 2026: Sabar/Reza Melaju ke Babak 16 Besar
Dominasi Berlanjut Ana/Trias Jinakkan Wakil India Demi Tiket Babak Kedua Istora
Terburu-buru dan Faktor Angin, Leo/Daniel Tersingkir Prematur
Alarm Sektor Tunggal Putra: Alwi Farhan Tantang Jonatan Christie di Tengah Badai Kelelahan Istora
Misi Balas Dendam Putri KW di Istora: Siap Redam Michelle Li Usai Jinakkan Wakil Taiwan
Komentar