| Ganda Putra Indonesia, Raymond/Joaquin (Foto hasil tangkapan layar dari pbsi.id) |
MENJUAL HARAPAN — Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, memastikan langkah ke babak kedua Polytron Indonesia Open 2026
setelah menundukkan wakil Jepang, Hiroki Nishi/Kakeru Kumagai, dengan skor meyakinkan 21-9, 21-13.
Kemenangan ini terasa istimewa karena
sekaligus menjadi ajang balas dendam atas kekalahan mereka di Kaohsiung Masters 2025, ketika Raymond/Joaquin kalah tipis 12-21, 21-17, 20-22. “Kami
menonton video permainan lawan, selalu belajar, lalu evaluasi apa yang kurang
dan apa yang perlu diantisipasi. Itu yang kami terapkan di pertandingan kali
ini,” ungkap Raymond.
Joaquin menambahkan bahwa kemenangan ini
terasa lengkap berkat dukungan penuh penonton Istora. “Puji Tuhan kami bisa
menang tanpa cedera. Hari ini mainnya lancar dan all out. Atmosfer penonton
luar biasa, hampir penuh, dan suaranya membuat saya makin semangat,” ujarnya
dengan antusias.
Selain Raymond/Joaquin, pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani juga
lolos ke babak kedua setelah bertarung sengit tiga gim melawan wakil Amerika
Serikat, Presley Smith/Chen Zhi Yi, dengan skor 21-19, 13-21,
23-21.
Meski dua wakil Indonesia berhasil melaju,
Joaquin menegaskan fokus mereka tetap pada performa. “Kami tidak terlalu
memikirkan jumlah wakil di babak kedua. Target kami jelas: tampil maksimal dan
berusaha juara di sini,” katanya.
Atmosfer Istora menjadi magnet tersendiri
bagi Joaquin. “Saya benar-benar excited bisa main di Istora lagi. Tapi saya
juga belajar dari pengalaman di Indonesia Masters, waktu itu terlalu
menggebu-gebu dan malah jadi bumerang. Kali ini saya lebih tenang,” pungkasnya.
(*sjs_267)
Baca juga:
Polytron Indonesia Open 2026: Sabar/Reza Melaju ke Babak 16 Besar
Dominasi Berlanjut Ana/Trias Jinakkan Wakil India Demi Tiket Babak Kedua Istora
Terburu-buru dan Faktor Angin, Leo/Daniel Tersingkir Prematur
Alarm Sektor Tunggal Putra: Alwi Farhan Tantang Jonatan Christie di Tengah Badai Kelelahan Istora
Misi Balas Dendam Putri KW di Istora: Siap Redam Michelle Li Usai Jinakkan Wakil Taiwan
Komentar