Langsung ke konten utama

Terhenti di Perempat Final Indonesia Masters 2026, Bagas/Indah Evaluasi Ketenangan dan Kontrol Diri

 

Bagas Mualan/Indah Cahya Sari Jami (Foto dok pbsi.id)
MENJUAL HARAPAN — Langkah pasangan ganda campuran Indonesia, Bagas Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, harus terhenti pada babak perempat final turnamen POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026.

Bertanding di GOR Pangsuma, Pontianak, Bagas/Indah menyerah lewat pertarungan rubber game yang sengit melawan wakil China, Ma Xi Xiang/Qin Hui Zhi, dengan skor 11-21, 22-20, dan 17-21.

Meski gagal melangkah ke babak semifinal, pencapaian ini memberikan modal berharga sekaligus bahan evaluasi mendalam bagi pasangan yang baru dipadukan tersebut.

Jalannya Pertandingan: Bangkit dari Tekanan hingga Momen Krusial

Bagas/Indah mengawali gim pertama dengan performa yang kurang maksimal. Tekanan tajam dari pasangan Ma/Qin membuat wakil Merah-Putih kesulitan mengembangkan permainan hingga harus menyerah cukup jauh 11-21.

Memasuki gim kedua, kendala serupa sempat membayangi Bagas/Indah hingga interval. Namun, komunikasi intensif di lapangan serta arahan dari pelatih untuk bermain lebih tenang menjadi titik balik. Lewat adu mental yang ketat, Bagas/Indah berhasil mengamankan gim kedua dengan skor tipis 22-20 untuk memaksa dilakukannya gim penentuan.

Pertarungan sengit berlanjut ke gim ketiga. Kedua pasangan saling kejar poin hingga kedudukan imbang 17-17. Sayangnya, di poin-poin kritis tersebut, Bagas/Indah justru kehilangan fokus.

Gaya permainan lawan yang tak terduga serta besarnya hasrat untuk memberikan yang terbaik di hadapan publik sendiri membuat kontrol permainan sedikit goyah, hingga akhirnya harus merelakan kemenangan untuk wakil China.

Evaluasi Pasca Laga: Pembelajaran Penting untuk Masa Depan

Usai laga, Bagas Maulana mengungkapkan bahwa adaptasinya di sektor ganda campuran memberikan banyak pelajaran penting.

"Kami tidak memulai pertandingan dengan baik, sampai interval gim kedua masih kesulitan. Tapi setelah itu kami komunikasi dan berusaha lebih baik lagi, pelatih juga mengingatkan untuk lebih tenang," ujar Bagas.

Lanjutnya, hasil dua turnamen ini cukup baik menurut saya, bisa sampai ke perempat final di ganda campuran yang tidak mudah buat saya yang baru merasakan. Saya tetap akan berbenah dan latihan lagi untuk turnamen berikutnya.

Sementara itu, Indah Cahya Sari Jamil menyoroti kurangnya kesabaran di momen-momen penentu pada gim ketiga.

"Di gim ketiga setelah kejar-kejaran sampai poin 17-17, kami malah kurang sabar dan terlalu terburu-buru," tutur Indah.

"Gerakan mereka banyak yang tidak perlu tapi malah membuat kami kagok. Kami berusaha untuk tenang, tapi mungkin terbawa hawa di lapangan apalagi dengan dukungan penonton. Tapi kami kurang bisa control," pungkasnya. (S_267)


Sumber Berita: PBSI “POLYTRON Pontianak Indonesia Masters 2026: Bagas/Indah Ingin Lebih Baik” (diakses dan direkonstruksi, 5/9/2026)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...

Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua

Presiden Prabowo Subianto resmi menangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Kris MENJUAL HARAPAN — Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia . Pelantikan 26 anggota Wantimpres itu menandai terbentuknya susunan baru lembaga yang memiliki posisi sebagai bagian dari mekanisme pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. 26 Nama dalam Susunan Wantimpres Berdasarka...

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...