Langsung ke konten utama

Ancaman Nyata dari Taiwan: Dobrak Dominasi China dan Indonesia di Pontianak

 

Yan Fei Chen/Liang Ching Sun (foto dok djarumbadminton.com)

MENJUAL HARAPAN — Peta persaingan ajang BWF Tour Super 100 Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026 tidak hanya menjadi panggung pamer kekuatan tuan rumah dan China. Para pebulu tangkis asal Taiwan menjelma menjadi kekuatan ketiga yang membahayakan usai berhasil meloloskan sembilan wakilnya ke babak perempat final.

Pencapaian tersebut menempatkan Taiwan di posisi kedua dalam daftar negara dengan keterwakilan terbanyak di babak delapan besar. Mereka hanya tertinggal satu wakil dari China yang memimpin dengan 10 wakil, sekaligus berhasil mengungguli tuan rumah Indonesia yang mengirimkan delapan wakil di perempat final.

Ujian Tanpa Perang Saudara

Berbeda dengan China dan Indonesia yang sudah mengunci tiket babak empat besar lebih awal lewat laga internal (civil war), langkah Taiwan di perempat final relatif lebih terjal.

Sebagai catatan, China telah memastikan tiga tiket semifinal berkat terciptanya tiga laga sesama wakil mereka di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (4/9). Sementara Indonesia mengamankan satu tiket semifinal melalui duel sengit antara Verrell Yustin Mulia/Bernadine Anindya Wardana dan Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu.

Di sisi lain, tanpa adanya laga sesama wakil di perempat final, seluruh sembilan wakil Taiwan harus bertarung habis-habisan melawan lawan-lawan tangguh lintas negara—mulai dari Indonesia, China, Malaysia, Kanada, Korea Selatan, Singapura, hingga India.

Tumpuan Skuad Unggulan dan Kontingen Terbesar

Kekuatan Taiwan di perempat final disokong oleh empat pilar unggulan:

  • Tunggal Putra: Wang Po-Wei (unggulan 2) ditantang wakil Malaysia, Kok Jing Hong.
  • Tunggal Putri: Huang Ching Ping (unggulan 7) menghadapi tantangan unggulan kedua asal India, Anmol Kharb.
  • Ganda Putra: Chia Yen Lin/Lin Yong Sheng (unggulan 2) berhadapan dengan wakil Singapura Eng Keat Wesley Koh/Donovan Willard Wee, sementara Wei Chun Wei/Po Chih Yang (unggulan 6) menantang unggulan ketiga Malaysia, Low Hang Yee/Ng Eng Cheong.

Kiprah impresif ini sejalan dengan besarnya ambisi Taiwan di "Kota Khatulistiwa". Memboyong 79 atlet dari total 16 negara peserta, Taiwan mencatatkan diri sebagai kontingen mancanegara terbesar di turnamen ini, tepat di bawah tuan rumah Indonesia yang menurunkan 107 pemain. (Sjs_267)

Sumber Berita: djarumbadminton.com Polytron Pontianak IM 2026 - Taiwan Menantang Dominasi China dan Indonesia” (diakses dan direkonstruksi, 4/9/2026)

Baca juga:

Lolos Lewat Drama Tiga Gim, Rehan/Melati Pembuka Jalan Indonesia ke Semifinal 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

La Liga 2026/2027: Espanyol Kontra Real Madrid Berskor Gol 1-2

MENJUAL HARAPAN - Pertandingan pekan awal La Liga musim 2026/2027 menyajikan duel dramatis di RCDE Stadium . Tuan rumah Espanyol harus merelakan poin terbang di hadapan pendukungnya sendiri setelah ditaklukkan oleh Real Madrid dengan skor tipis 1-2. Laga ini menjadi gambaran klasik bagaimana ketenangan dan pengalaman tim bermental juara mampu membalikkan keadaaan pada detik-detik krusial. Keunggulan Cepat dan Respons Tangguh Tuan Rumah Sejak peluit kick-off dibunyikan, Real Madrid tampil menekan dan mengambil inisiatif serangan secara agresif. Efektivitas serangan tim tamu terbukti ampuh pada menit ke-9. Jude Bellingham memecah kebuntuan lewat sepakan terukur yang membobol gawang Espanyol, mengubah skor menjadi 0-1 untuk Madrid. Tertinggal satu gol tidak membuat Espanyol patah arang. Anak-anak Catalonia berusaha bangkit dengan melancarkan gelombang serangan ke area pertahanan Madrid. Kerja keras tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-30. Menerima celah di lini belakang Madrid, Ál...

Tekuk Athletic Bilbao 2-0, Barcelona Mantapkan Posisi di Puncak Klasemen La Liga

MENJUAL HARAPAN — Barcelona melanjutkan tren positif mereka pada jornada kedua La Liga 2026/2027 setelah menundukkan Athletic Bilbao dengan skor 2-0 di Stadion Camp Nou pada Jumat (28/8/2026) dini hari WIB. Dua gol kemenangan Blaugrana masing-masing dilesakkan oleh Raphinha pada babak pertama dan Fermín López menjelang akhir babak kedua. Sejak peluit awal dibunyikan, tuan rumah langsung mengendalikan jalannya laga dan memegang inisiatif serangan. Kendati dominan, Barcelona mendapat perlawanan sengit dari Bilbao yang tampil disiplin dan sesekali mengancam lini pertahanan tuan rumah melalui skema serangan balik . Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-37. Berawal dari skema serangan yang rapi, Raphinha melepaskan tembakan menusuk yang gagal dihalau kiper Bilbao, mengubah papan skor menjadi 1-0 hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua, Blaugrana kian gencar melancarkan gelombang serangan untuk menambah keunggulan. Bilbao yang berupaya mengejar ketertinggalan terus berusaha ...

DPR Wanti-Wanti RUU Perampasan Aset: Fokus Koruptor, Jangan Jadi Celah Abuse of Power Penegak Hukum

MENJUAL HARAPAN — Semangat memiskinkan koruptor melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset jangan sampai mengorbankan hak-hak masyarakat sipil. Ketegasan regulasi pemberantasan korupsi harus berjalan selaras dengan kepastian hukum agar tidak memicu praktik penyalahgunaan kewenangan ( abuse of power ) oleh aparat penegak hukum. Penegasan tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI I Wayan Sudirta saat menyerap aspirasi akademisi dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026). Wayan menggarisbawahi bahwa tuntutan publik atas ketegasan pemberantasan korupsi memang tidak bisa ditawar lagi. Namun, belajar dari perumusan regulasi di berbagai negara maju, perumusan norma RUU Perampasan Aset sejak awal harus presisi agar benar-benar mengunci sasaran utamanya: para pelaku tindak pidana korupsi. "Begitu undang-undang ini disahkan... kami ingin memastikan dengan bantuan narasumber, pastikan dong bahwa RUU ini diundang...