Langsung ke konten utama

Duel Sengit Port FC vs Persija Jakarta: Drama 2-2 di Stdion Gelora Bung Tomo Surabaya


Port FC Vs Persija 2-2 (Foto bola.kompas.com)

MENJUAL HARAPAN - Pertandingan fase Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (29/7/2026), menghadirkan drama penuh tensi antara Port FC dan Persija Jakarta.

Laga berakhir dengan skor imbang 2-2, sebuah hasil yang mencerminkan betapa kerasnya kedua tim berjuang mempertahankan gengsi di ajang pramusim bergengsi ini.

Jalannya Pertandingan

Port FC tampil agresif sejak awal. Mereka unggul cepat lewat gol Peeradol Chamrasamee di menit ke-19, disusul sepakan Issam Al Subhi pada menit ke-40.

Seakan laga akan berjalan mulus bagi wakil Thailand, Persija justru bangkit sebelum turun minum. Arlyansyah Abdulmanan mencetak gol penting di menit ke-41 yang menghidupkan asa Macan Kemayoran.

Memasuki babak kedua, Persija tampil lebih berani. Hasilnya, Stjepan Loncar menyamakan kedudukan di menit ke-51. Setelah itu, duel berlangsung sengit, namun kedua tim gagal menambah gol hingga peluit akhir berbunyi.

“Port FC sesungguhnya unggul lebih dahulu mencetak dua gol di menit ke-19 lewat tendangan Peeradol Chamrasamee, dan Issam Al Subhi pada menit ke-40. Namun sebelum turun minum, Persija Jakarta berhasil memperkecil ketertinggalannya menjadi 2-1.”

Analisis

Pertandingan ini menunjukkan dua wajah berbeda dari Persija. Babak pertama mereka tampak rapuh, mudah ditembus oleh serangan cepat Port FC. Namun di babak kedua, mentalitas juang tim ibu kota benar-benar terlihat. Gol Loncar menjadi simbol bahwa Persija masih punya daya tahan dan determinasi tinggi.

Port FC di sisi lain memperlihatkan kualitas organisasi permainan yang rapi. Namun, mereka gagal menjaga konsentrasi setelah unggul dua gol. Ini menjadi catatan penting: dominasi awal tidak cukup jika tidak diiringi konsistensi hingga akhir laga.

Implikasi Klasemen

Hasil imbang ini menempatkan Port FC di puncak klasemen Grup B dengan 4 poin, sementara Persija harus puas di posisi ketiga dengan hanya 1 poin. Persebaya Surabaya yang baru sekali bermain berada di urutan kedua dengan 3 poin, sedangkan PSMS Medan masih tanpa poin.

Penutup

Duel ini bukan sekadar angka di papan skor. Ia adalah cerita tentang mentalitas, strategi, dan momentum. Persija membuktikan bahwa mereka tidak mudah menyerah, sementara Port FC harus belajar menjaga fokus ketika unggul. Dengan format grup yang ketat, setiap poin sangat berharga.

Pertandingan berikutnya akan menjadi penentu: apakah Persija mampu bangkit dan meraih kemenangan, atau Port FC terus melaju sebagai kandidat kuat juara grup? (Sjs_267)


Baca juga:

Mengabdi di Cangkuang, Mahasiswa Universitas Nurtanio Akselerasi Program "Desa Cerdas dan Masyarakat Berdaya" 

Fiskal Daerah Jadi Sorotan, Komisi II DPR RI Gelar RDP di Masa Reses




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Presiden Prabowo Subianto Lantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional

  Presiden Prabowo Subianto lantik Sudaryono sebagai BGNdi Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo   MENJUAL HARAPAN — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026) sore . Pelantikan ini menandai dimulainya kepemimpinan baru di lingkungan BGN untuk memperkuat akselerasi dan pelaksanaan program strategis Makan Bergizi Gratis (MBG) . Pengangkatan Sudaryono tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional . Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo memandu langsung pengambilan sumpah jabatan yang diucapkannya secara khidmat oleh pejabat terlantik . “Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Repub lik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi...

Paradoks Parpol Koalisi Versus Nalar Kritis PDI Perjuangan

Oleh: Silahudin * ) MENJUAL HARAPAN - Atmosfer politik nasional belakangan ini kian gerah, suhunya makin memanas bukan karena anomali cuaca, akan tetapi karena suhu ketegangan yang mendidih antara partai-partai koalisi pemerintah dengan PDI Perjuangan (PDIP). Genderang perang urat syaraf terus ditabuh di hadapan publik. Sindiran, deklarasi ketidaknyamanan, hingga reaksi defensif yang agresif dari lingkaran koalisi penguasa, seolah membenarkan sebuah pameo klasik, bahwa kekuasaan cenderung alergi terhadap cermin yang jernih. Fenomena "kebakaran jenggot" yang diperlihatkan oleh partai-partai koalisi pemerintah terhadap posisi kritis PDIP sebagai partai penyeimbang (atau oposisi faktual) memicu sebuah pertanyaan fundamental, mengapa sebuah rezim dengan legitimasi mayoritas begitu rapuh dan gusar menghadapi satu suara kritis? Kuat di Parlemen, Rapuh di Ruang Publik Memang, diakui atau tidak secara kalkulasi matematika politik, koalisi pemerintah saat ini memegang kend...

Donny Ernawan dan Yos Sunitiyoso Dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr MENJUAL HARAPAN JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melantik Donny Ermawan Taufanto dan Yos Sunitiyoso masing-masing sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) . Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026) sore . Pengangkatan kedua pimpinan perguruan tinggi tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 80/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia . Dalam prosesi pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo, kedua pejabat yang dilantik menegaskan komitmen mereka untuk menjalankan amanah dengan penuh integri tas dan tanggung jawab . “Bahwa saya ...