Langsung ke konten utama

Qatar Akhirnya Menyamakan Gol Lawan Swiss

MENJUAL HARAPAN - Hasil pertandingan ini sebagai sebuah drama yang luar biasa di panggung Piala Dunia 2026. Laga antara Qatar dan Swiss dalam lanjutan Grup B berakhir imbang dengan skor 1-1.

Dramatika Menit Akhir

Pertandingan ini menjadi bukti nyata bahwa di Piala Dunia, peluit panjang wasit adalah satu-satunya penentu hasil akhir.

Swiss sempat berada di atas angina sejak awal pertandingan setelah Breel Embolo berhasil mencetak gol melalui titik putih pada menit ke-17.

Gol penalti ini memberikan kontrol permainan bagi Swiss yang mencoba mendominasi sisa waktu babak pertama.

Akan tetapi, Qatar tidak menyerah, terus berjuang, dan menunjukkan mentalitas yang sangat tangguh. Mereka terus menekan pertahanan Swiss sepanjang babak kedua demi mencari gol penyeimbang.

Buah perjuangan Qatar yang terus menekan pertahanan Swiss, akhirnya berhasil menyamakan gol. Gol dramatis di penghujung laga terjadi di saat injury time. Miro Muheim mencetak gol bunuh diri (goal by defender atau GBD) pada menit ke-90+4 yang mengubah papan skor menjadi 1-1.

Gol ini menjadi antiklimaks bagi Swiss dan penyelamat bagi Qatar di detik-detik terakhir.

Hasil imbang ini memberikan poin krusial bagi kedua tim di Grup B. Bagi Qatar, keberhasilan mencuri poin di menit akhir tentu menjadi suntikan moral yang sangat besar untuk laga-laga berikutnya.

Sementara bagi Swiss, ini menjadi pengingat keras bahwa konsentrasi pertahanan harus dijaga hingga detik terakhir pertandingan.

Klasemen Grup B

TIM

MAIN

POIN

1.      Swiss

1

1

2.      Kanada

1

1

3.      Qatar

1

1

4.      Bosnia dan Herzegovinia

1

1

Hasil ini memperketat persaingan di Grup B dan membuat peta kekuatan di grup ini semakin sulit diprediksi. (S_267)


Baca juga:

Grup -D: Skor Gol Australia Vs Turki 2-0 

Brasil Tertahan, Maroko Tunjukkan Kedisiplinan Tinggi 

Ganda Putri Indonesia: Ana/Trias Lolos ke Final Australian Open 2026 

Final Australian Open 2026: Alwi Farhan Hadapi Ujian Terakhir Kontra Dong Tian Yao 

Ganda Putra Indonesia: Sabar/Reza Melaju ke Final Australian Open 2026 

Alwi Farhan Tembus Final Australian Open 2026 Usai Taklukkan Jason Gunawan 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Presiden Prabowo Subianto Lantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional

  Presiden Prabowo Subianto lantik Sudaryono sebagai BGNdi Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo   MENJUAL HARAPAN — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026) sore . Pelantikan ini menandai dimulainya kepemimpinan baru di lingkungan BGN untuk memperkuat akselerasi dan pelaksanaan program strategis Makan Bergizi Gratis (MBG) . Pengangkatan Sudaryono tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional . Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo memandu langsung pengambilan sumpah jabatan yang diucapkannya secara khidmat oleh pejabat terlantik . “Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Repub lik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi...

Paradoks Parpol Koalisi Versus Nalar Kritis PDI Perjuangan

Oleh: Silahudin * ) MENJUAL HARAPAN - Atmosfer politik nasional belakangan ini kian gerah, suhunya makin memanas bukan karena anomali cuaca, akan tetapi karena suhu ketegangan yang mendidih antara partai-partai koalisi pemerintah dengan PDI Perjuangan (PDIP). Genderang perang urat syaraf terus ditabuh di hadapan publik. Sindiran, deklarasi ketidaknyamanan, hingga reaksi defensif yang agresif dari lingkaran koalisi penguasa, seolah membenarkan sebuah pameo klasik, bahwa kekuasaan cenderung alergi terhadap cermin yang jernih. Fenomena "kebakaran jenggot" yang diperlihatkan oleh partai-partai koalisi pemerintah terhadap posisi kritis PDIP sebagai partai penyeimbang (atau oposisi faktual) memicu sebuah pertanyaan fundamental, mengapa sebuah rezim dengan legitimasi mayoritas begitu rapuh dan gusar menghadapi satu suara kritis? Kuat di Parlemen, Rapuh di Ruang Publik Memang, diakui atau tidak secara kalkulasi matematika politik, koalisi pemerintah saat ini memegang kend...

Donny Ernawan dan Yos Sunitiyoso Dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr MENJUAL HARAPAN JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melantik Donny Ermawan Taufanto dan Yos Sunitiyoso masing-masing sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) . Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026) sore . Pengangkatan kedua pimpinan perguruan tinggi tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 80/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia . Dalam prosesi pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo, kedua pejabat yang dilantik menegaskan komitmen mereka untuk menjalankan amanah dengan penuh integri tas dan tanggung jawab . “Bahwa saya ...