Langsung ke konten utama

Freiburg Raih Kemenangan Lawan Heidenheim

 

MENJUAL HARAPAN - Freiburg di pekan ke-30 Liga Jerman atau Bundesliga musim 2025-2026 berhasil taklukkan lawannya Heidenheim dengan skor gol 2-1.

Freiburg membuka keunggulan perdananya pada menit ke-24 lewat tendangan Johan Manzambi yang menggetarkan jaring gawang kiper Heidenheim.

Posisi keunggulan sementara tuan rumah itu, bertahan hingga babak pertama turun minum.

Usai jeda, masing-masing tim kemali ke lapangan dan dengan ambisi memenangkan pertandingan ini. Heidenheim yang sudah tertinggal 0-1 dari tuan rumah, berusaha merancang serangannya dengan masif ke pertahanan Freiburg. Dan serangan Heidenheim akhirnya berhasil membobol gawang kiper Freiburg pada menit ke-59 lewat tendangan Budu Zivzivadze, sehingga kedudukan sama 1-1.

Usai kedudukan gol sama ini, duel kedua tim sungguh sengit dengan saling mengancam pertahanan lawannya.

Tuan rumah Freiburg tentu saja tidak mau kehilangan muka di depan pendukungnya, terus menghiasi atmosfer penyerangannya ke pertahanan Heidenheim.

Baca juga: LIGA JERMAN: Eintrcht Frankfurt Derita Kekalahan Vs Leipzig

Serangan demi serangan para pemain Freiburg baru kembali menggetarkan jaring penjaga kiper Heidenheim pada menit ke-83.  Dan pencetak gol adalah Maximillian Eggestein.

Tuan rumah 2-1 Heidenheim ini pertandingan hingga tuntas wasit meniup peluit panjang.

Hasil tiga poin, Freiburg berada di urutan ke-7 dengan 43 poin, sedangkan Heidenheim sendiri berada di zona degradasi dengan 19 poin pada klasemen sementara hingga pekan ketiga puluh. (S_267)

Baca juga: 

Hasil Pekan ke-28 BRI Super League: Skor Gol Bali United Vs Malut United 4-1

Newcastle Kehilangan Poin Vs Bournemouth, Leeds Gunduli Wolves

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...

Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua

Presiden Prabowo Subianto resmi menangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Kris MENJUAL HARAPAN — Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia . Pelantikan 26 anggota Wantimpres itu menandai terbentuknya susunan baru lembaga yang memiliki posisi sebagai bagian dari mekanisme pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. 26 Nama dalam Susunan Wantimpres Berdasarka...

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...