Langsung ke konten utama

Hasil Pekan ke-28 BRI Super League: Skor Gol Bali United Vs Malut United 4-1

MENJUAL HARAPAN - Bali United berhasil tundukkan papan atas Malut United pada laga pekan ke-28 BRI Super League 2025-2026 yang berlangsung tanding digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (19/4/2026).

Malut United, sebetulnya lebih dahulu membobol gawang kiper Bali United pada menit ke-32 lewat tendangan Ciro Alves.

Kendati, tertinggal lebih dahulu, tuan rumah Bali United berusaha keras merancang bangun taktik serangannya menekan pertahanan Malut United. Bahkan, tekanan para pemain Bali United di kotak pertahanan Malut United terjadi pelanggaran yang dilakukan pemainnya, sehingga Malut United dikenai hukuman pinalti di menit ke-40.

Tendangan penalti dipercayakan kepada Teppei Yachida, dan dieksekusi dengan baik, kedudukan gol pun sama menjadi 1-1.

Posisi gol sama itu, tidak terjadi perubahan lagi hingga jeda, walau saling serang terjadi.

Memasuki babak kedua, kedua kesebelasan kembali ke lapangan, dan tuan rumah Bali United, tampak bergairah memenangkan pertandingan ini dengan aksi-aksi menyerangnya.

Baca juga: Borneo FC Tandang ke Markas PSM Makasar, dan Raih Tiga Poin

Babak kedua terus berjalan dengan saling menekan pertahanan lawannya, namun hingga berjalan sepuluh menit belum ada ancaman yang berarti ke gawang musuhnya.

Tiba tiga belas menit kemudian (63’), Joao Ferrari berhasil membobol gawang kiper Malut United, dan tuan rumah Bali United unggul sementara 2-1.

Serangan para pemain Bali United makin menggila ke pertahanan Malut United, dan tidak lama dari gol keduanya, Bali United kembali mencetak gol pada menit ke-67 lewat tendangan Bbris Kopitovic.

Bali United sudah ngantongi keunggulan 3-1 dari Malut United ini, tidak mengendorkan tekanannya terhadap pertahanan Malut United, dan pemain Malut United berusaha ke luar dari tekanan pemain tuan rumah dengan memberikan aksi serangannya ke pertahanan Bali United, namun tidak berhasil membuahkan gol.

Sebaliknya, aksi serangan yang dibangun para pemain Bali United malah membuat repot para pemain Malut United, sehingga pada menit ke-77 Thijmen Goppei memporak porandakan pertahanan Malut United dan membobol gawang kipernya.

Kembali Bali United nambah koleksi golnya menjadi 4-1, dan duel makin seru di semua lini, serta para pemain Malut United yang berusaha keras untuk memperkecil kebobolannya terus menekan, lagi-lagi serangannya gagal.

Waktu normal pertandingan terus berjalan dan makin sedikit, Malut United masih belum berhasil memperkecil ketertinggalannya, dan sementara para pemain Bali United terus memberikan tekanan hingga waktu juga yang mengakhir pertandingan ini.

Bali United sukses raih tiga poin, dan kini berada di urutan ke-9 dengan mengoleksi 39 poin pada klasemen BRI Super League musim 2025-2026 pekan ke-28. Sedangkan Malut United sendiri masih bercokol di papan atas urutan ke-5 dengan mengoleksi 46 poin. (S_267)

Baca juga:

Newcastle Kehilangan Poin Vs Bournemouth, Leeds Gunduli Wolves

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selat Hormuz: Lautan Berubah Menjadi Tol Termahal di Dunia

  Selat Hormuz (foto hasil tangkapan layar dari https://www.kompas.com) MENJUAL HARAPAN - Ketegangan di Timur Tengah, utamanya akibat serangan Amerika Serikat dan Israel ke negara berdaulat Iran, tidak menyelesaikan persoalan, justru membawa rantai panjang bagi kepentingan dunia. Selat Hormuz , kini bukan lagi sekadar jalur perdagangan, melainkan "gerbang mahal" yang menentukan hidup-mati ekonomi global. D inamika kawasan ini selama dekade terakhir, eskalasi nya bukan lagi sekadar gertakan politik, melainkan pergeseran geopolitik yang memaksa dunia bertekuk lutut pada aturan baru Tehran.  Dan Selat Hormuz, kini merupakan selat paling krusial di dunia. Ketika Keamanan Menjelma Menjadi Komoditas Mahal Tak terbayangkan, sebuah kemacetan raksasa di tengah laut, dimana hampir 2.000 kapal tangker raksasa terombang-ambing tanpa kepastian.   Di sebelah utara, berdiri tebing-tebing kokoh Iran, sementara di selatan membentang pesisir Oman dan Uni Emirat Arab. Di celah sempit i...

Finlandia, Negeri Bahagia yang Tak Pernah Lelah Tersenyum

  MENJUAL HARAPAN  - Helsinki kembali tersenyum. Dalam World Happiness Report 2026 , Finlandia untuk kesembilan kalinya berturut-turut dinobatkan sebagai negara paling bahagia di dunia. Sebuah capaian yang membuat negeri Nordik ini seolah menjadi “langganan” podium kebahagiaan global. Kebahagiaan Bukan Sekadar Angka Laporan yang diterbitkan oleh Gallup, Universitas Oxford, dan Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan PBB ini menilai kebahagiaan warga di 140 negara. Skala 0–10 digunakan untuk mengukur kepuasan hidup, lalu dipadukan dengan indikator seperti PDB per kapita, dukungan sosial, usia harapan hidup, kebebasan memilih, kemurahan hati, hingga tingkat korupsi. Finlandia membuktikan bahwa kebahagiaan bukan sekadar soal kekayaan. Presiden Alexander Stubb menegaskan, “Tidak ada ramuan ajaib. Akan sangat membantu jika masyarakat berjuang menuju kebebasan, kesetaraan, dan keadilan.” Rahasia Nordik: Kepercayaan dan Kesederhanaan Negara-negara Nordik memang mendominasi daftar t...

Italia Kalah Dramatis Lawan Bosnia-Herzegovina, dan Kembali Absen di Piala Dunia

Bosnia-Herzegovina Vs Italia (foto hasil tangkapan layar dari bola.net) MENJUAL HARAPAN - Italia harus menelan pil pahit di Zenica. Stadion Bilino Polje menjadi saksi bagaimana mimpi Azzurri untuk tampil di Piala Dunia 2026 runtuh di ujung jalan. Sejak menit awal, Italia tampil percaya diri. Gol yang mereka cetak lebih dulu seakan membuka jalan menuju Amerika Serikat, tuan rumah Piala Dunia. Namun, sepak bola selalu punya cara untuk menulis drama. Bosnia-Herzegovina, didukung sorakan penuh semangat dari publik tuan rumah, tak pernah menyerah. Menit ke-79 menjadi titik balik: sebuah gol balasan yang membuat atmosfer stadion bergemuruh, sekaligus mengirim Italia ke jurang kecemasan. Pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu, tensi semakin meninggi, tetapi skor tetap tak bergeser dari 1-1. Maka, adu penalti pun menjadi panggung terakhir. Di sinilah tragedi itu benar-benar terjadi. Bosnia mengeksekusi dengan dingin, sementara Italia justru goyah. Hasil akhir 4-1 di babak tos-tosan memas...