Langsung ke konten utama

Sassuolo Menang Tipis Tumbangkan Como

 


MENJUAL HARAPAN - Sassuolo yang berada di papan tengah versus Como yang bercokol di papan atas pada pekan ke-33 Serie A musim 2025-2026.

Bertanding di Stadion Mapei, Reggio Emilia, Jumat dini hari WIB (17/4/2026), tuan rumah Sassuolo berhasil kalahkan Como dengan skor gol 2-1.

Duel Sassuolo versus Como, tampak secara statistik tidak seimbang dalam dominasi penguasaan permainan. Como jauh lebih dominan dalam penguasaan bola ketimbang Sassuolo.

Babak pertama, duel keduanya terus saling memberikan kejutan ancaman ke pertahanan dan gawang keduanya, kendati masih belum berhasil ciptakan gol.

Jalannya pertandingan babak pertama memasuki menit ke-42, akhirnya pemain Sassuolo, Cristian Volpato berhasil bobol gawang kiper Como.

Belum genap memasuki menit ke-44, Sassuolo kembali menghajar gawang kiper Coma, dan jaring gawang kipernya bergoyang.

Gol kedua keunggulan Sassuolo dicetak oleh M’Balla Nzola, namun Coma pada waktu tambahan babak pertama di menit ke-45+2 berhasil memperkecil ketertinggal gol.

Gol balasan Como dicetak oleh Nico Paz, dan kedudukan menjadi Como 1-2 Sassuolo, hingga pertandingan babak pertama turun minum.

Usai jeda, kedua besebelasan kembali ke lapangan dengan ambisi memenangkan pertandingan, utamanya tuan rumah Sassuolo.

Liukan demi liukan para pemain kedua tim terus mewarnai pergerakan aksi-aksi serangan yang dimainkan ke pertahanan lawannya.

Silih berganti menyerang, dan juga bertahan ketika serangan mengancamnkan tak terhindarkan dijalankan oleh pemain-pemain kedua tim ini. Namun, babak kedua tidak terjadi gol hingga pertandingan tuntas.

Sassuolo hasil pertandingan pekan ke-33 ini, meraih tiga poin dan kini berada di urutan ke-9 dengan mengoleksi 45 poin, sedangkan Como sendiri berada di posisi kelima dengan mengoleksi 58 poin pada klasemen sementara Serie A musim 2025-2026 pekan ini. (S_267)

Baca juga: 

Skor Gol Inter Milan Vs Cagliari 3-0 di Pekan ke-33 Serie A

Freiburg Menyalakan Api Semifinal Usai Bantai Tuan Rumah Celta

Aston Villa Hantam Bologna, Tiket Semifinal Digenggam

Nottingham Forest Melaju ke Semifinal Liga Eropa Usai Taklukkan Porto

Bayern Muenchen ke Semifinal Usai Tumbangkan Real Madrid

Skor Gol Perempat Final Betis Vs Braga 2-4, Braga Melenggang ke Semifinal Liga Eropa




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selat Hormuz: Lautan Berubah Menjadi Tol Termahal di Dunia

  Selat Hormuz (foto hasil tangkapan layar dari https://www.kompas.com) MENJUAL HARAPAN - Ketegangan di Timur Tengah, utamanya akibat serangan Amerika Serikat dan Israel ke negara berdaulat Iran, tidak menyelesaikan persoalan, justru membawa rantai panjang bagi kepentingan dunia. Selat Hormuz , kini bukan lagi sekadar jalur perdagangan, melainkan "gerbang mahal" yang menentukan hidup-mati ekonomi global. D inamika kawasan ini selama dekade terakhir, eskalasi nya bukan lagi sekadar gertakan politik, melainkan pergeseran geopolitik yang memaksa dunia bertekuk lutut pada aturan baru Tehran.  Dan Selat Hormuz, kini merupakan selat paling krusial di dunia. Ketika Keamanan Menjelma Menjadi Komoditas Mahal Tak terbayangkan, sebuah kemacetan raksasa di tengah laut, dimana hampir 2.000 kapal tangker raksasa terombang-ambing tanpa kepastian.   Di sebelah utara, berdiri tebing-tebing kokoh Iran, sementara di selatan membentang pesisir Oman dan Uni Emirat Arab. Di celah sempit i...

Finlandia, Negeri Bahagia yang Tak Pernah Lelah Tersenyum

  MENJUAL HARAPAN  - Helsinki kembali tersenyum. Dalam World Happiness Report 2026 , Finlandia untuk kesembilan kalinya berturut-turut dinobatkan sebagai negara paling bahagia di dunia. Sebuah capaian yang membuat negeri Nordik ini seolah menjadi “langganan” podium kebahagiaan global. Kebahagiaan Bukan Sekadar Angka Laporan yang diterbitkan oleh Gallup, Universitas Oxford, dan Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan PBB ini menilai kebahagiaan warga di 140 negara. Skala 0–10 digunakan untuk mengukur kepuasan hidup, lalu dipadukan dengan indikator seperti PDB per kapita, dukungan sosial, usia harapan hidup, kebebasan memilih, kemurahan hati, hingga tingkat korupsi. Finlandia membuktikan bahwa kebahagiaan bukan sekadar soal kekayaan. Presiden Alexander Stubb menegaskan, “Tidak ada ramuan ajaib. Akan sangat membantu jika masyarakat berjuang menuju kebebasan, kesetaraan, dan keadilan.” Rahasia Nordik: Kepercayaan dan Kesederhanaan Negara-negara Nordik memang mendominasi daftar t...

Italia Kalah Dramatis Lawan Bosnia-Herzegovina, dan Kembali Absen di Piala Dunia

Bosnia-Herzegovina Vs Italia (foto hasil tangkapan layar dari bola.net) MENJUAL HARAPAN - Italia harus menelan pil pahit di Zenica. Stadion Bilino Polje menjadi saksi bagaimana mimpi Azzurri untuk tampil di Piala Dunia 2026 runtuh di ujung jalan. Sejak menit awal, Italia tampil percaya diri. Gol yang mereka cetak lebih dulu seakan membuka jalan menuju Amerika Serikat, tuan rumah Piala Dunia. Namun, sepak bola selalu punya cara untuk menulis drama. Bosnia-Herzegovina, didukung sorakan penuh semangat dari publik tuan rumah, tak pernah menyerah. Menit ke-79 menjadi titik balik: sebuah gol balasan yang membuat atmosfer stadion bergemuruh, sekaligus mengirim Italia ke jurang kecemasan. Pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu, tensi semakin meninggi, tetapi skor tetap tak bergeser dari 1-1. Maka, adu penalti pun menjadi panggung terakhir. Di sinilah tragedi itu benar-benar terjadi. Bosnia mengeksekusi dengan dingin, sementara Italia justru goyah. Hasil akhir 4-1 di babak tos-tosan memas...