Langsung ke konten utama

Borneo FC Tandang ke Markas PSM Makasar, dan Raih Tiga Poin


MENJUAL HARAPAN - PSM Makasar dalam duel dengan Borneo FC di Stadion Gelora BJ Habibie, Sabtu malam WIB (18/4/2026) tidak berhasil meraih kemenangan.

Alih-alih mempertahankan keunggulannya hasil membobol gawang kiper Borneo FC pada menit ke-16 lewat tendangan Muhammad Arfan, justru malah sebaliknya, kebobolan dua gol.

Memang, PSM Makasar sejak babak pertama banyak menekan pertahanan Borneo FC, dan berhasil membobol gawang kiper Borneo FC, namun Borneo FC tidak menyerah begitu saja, justru aksi serangan dan tekanannya membuat para pemain PSM Makasar kerepotan menghadangnya, dan Juan Villa di menit ke-31 berhasil menyamakan gol ke gawang tuan rumah.

Kedudukan sama menjadi 1-1, duel makin terasa keras dan sengit di berbagai lini. Silih berganti menghadang tampak mewarnai atmosfer pertanidngan pekan ke-28 BRI Super League musim 2025-2026.

Posisi gol masih sama, namun tekanan demi tekanan diperagakan kedua tim tiada henti. Dan seiring dengan serangan dan tekanan pemain Borneo FC, di menit ke-78 Koldo Obieta menggoyangkan jaring gawang kiper tuan rumah.

Kedudukan terjadi perubahan, dimana PSM Makasar 1-2 Borneo FC, tuan rumah usai tertinggal ini, terus meningkatkan volume serangannya, namun serangannya tidak berhasil membuahkan gol.

Seiring tertinggal gol, justru PSM Makasar pada menit ke-84 Syahrul Lasinari diusir wasit dari lapangan karena terkena hukuman kartu merah.

Sudah tertinggal, kehilangan pemain pula PSM Makasar ini, sementara waktu makin tipis mengiringi duel kedua tim ini.

Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan tim tamu Borneo FC dengan skor gol akhir 2-1 dari PSM Makasar.

PSM Makasar pekan ini kehilangan poin, dan kini berada di posisi ke-13 dengan 28 poin pada klasemen sementara pekan ke-33, sedangkan Borneo FC berada di urutan ke-2 dengan mengoleksi 63 poin, dan membayang-bayangi Persib Bandung yang berada di puncak klasemen dengan memiliki 64 poin. (S_267)

Baca juga:

Newcastle Kehilangan Poin Vs Bournemouth, Leeds Gunduli Wolves

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selat Hormuz: Lautan Berubah Menjadi Tol Termahal di Dunia

  Selat Hormuz (foto hasil tangkapan layar dari https://www.kompas.com) MENJUAL HARAPAN - Ketegangan di Timur Tengah, utamanya akibat serangan Amerika Serikat dan Israel ke negara berdaulat Iran, tidak menyelesaikan persoalan, justru membawa rantai panjang bagi kepentingan dunia. Selat Hormuz , kini bukan lagi sekadar jalur perdagangan, melainkan "gerbang mahal" yang menentukan hidup-mati ekonomi global. D inamika kawasan ini selama dekade terakhir, eskalasi nya bukan lagi sekadar gertakan politik, melainkan pergeseran geopolitik yang memaksa dunia bertekuk lutut pada aturan baru Tehran.  Dan Selat Hormuz, kini merupakan selat paling krusial di dunia. Ketika Keamanan Menjelma Menjadi Komoditas Mahal Tak terbayangkan, sebuah kemacetan raksasa di tengah laut, dimana hampir 2.000 kapal tangker raksasa terombang-ambing tanpa kepastian.   Di sebelah utara, berdiri tebing-tebing kokoh Iran, sementara di selatan membentang pesisir Oman dan Uni Emirat Arab. Di celah sempit i...

Finlandia, Negeri Bahagia yang Tak Pernah Lelah Tersenyum

  MENJUAL HARAPAN  - Helsinki kembali tersenyum. Dalam World Happiness Report 2026 , Finlandia untuk kesembilan kalinya berturut-turut dinobatkan sebagai negara paling bahagia di dunia. Sebuah capaian yang membuat negeri Nordik ini seolah menjadi “langganan” podium kebahagiaan global. Kebahagiaan Bukan Sekadar Angka Laporan yang diterbitkan oleh Gallup, Universitas Oxford, dan Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan PBB ini menilai kebahagiaan warga di 140 negara. Skala 0–10 digunakan untuk mengukur kepuasan hidup, lalu dipadukan dengan indikator seperti PDB per kapita, dukungan sosial, usia harapan hidup, kebebasan memilih, kemurahan hati, hingga tingkat korupsi. Finlandia membuktikan bahwa kebahagiaan bukan sekadar soal kekayaan. Presiden Alexander Stubb menegaskan, “Tidak ada ramuan ajaib. Akan sangat membantu jika masyarakat berjuang menuju kebebasan, kesetaraan, dan keadilan.” Rahasia Nordik: Kepercayaan dan Kesederhanaan Negara-negara Nordik memang mendominasi daftar t...

Italia Kalah Dramatis Lawan Bosnia-Herzegovina, dan Kembali Absen di Piala Dunia

Bosnia-Herzegovina Vs Italia (foto hasil tangkapan layar dari bola.net) MENJUAL HARAPAN - Italia harus menelan pil pahit di Zenica. Stadion Bilino Polje menjadi saksi bagaimana mimpi Azzurri untuk tampil di Piala Dunia 2026 runtuh di ujung jalan. Sejak menit awal, Italia tampil percaya diri. Gol yang mereka cetak lebih dulu seakan membuka jalan menuju Amerika Serikat, tuan rumah Piala Dunia. Namun, sepak bola selalu punya cara untuk menulis drama. Bosnia-Herzegovina, didukung sorakan penuh semangat dari publik tuan rumah, tak pernah menyerah. Menit ke-79 menjadi titik balik: sebuah gol balasan yang membuat atmosfer stadion bergemuruh, sekaligus mengirim Italia ke jurang kecemasan. Pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu, tensi semakin meninggi, tetapi skor tetap tak bergeser dari 1-1. Maka, adu penalti pun menjadi panggung terakhir. Di sinilah tragedi itu benar-benar terjadi. Bosnia mengeksekusi dengan dingin, sementara Italia justru goyah. Hasil akhir 4-1 di babak tos-tosan memas...