Langsung ke konten utama

Sensasi Davide Frattesi dan Taktik Pragmatis Lazio di Renato Dell’Ara


"Kematangan sebuah tim besar diukur dari bagaimana mereka tetap tenang di bawah tekanan, lalu melepaskan satu pukulan mematikan di saat yang tepat."
Oleh: S. Sutisna
MENJUAL HARAPAN - Malam di Stadion Renato Dell’Ara dibuka dengan gemuruh tinggi khas matchday pembuka Serie A. Tuan rumah Bologna membawa ambisi besar untuk mengamankan tiga poin di hadapan pendukungnya sendiri. Akan tetapi, dalam panggung sepak bola tingkat tinggi, dominasi dan niat keras sering kali harus tunduk pada efektivitas serta kedewasaan bertaktik.
Sejak peluit kick-off ditiup oleh sang pengadil lapangan, atmosfer laga langsung memanas. Bologna tampil menghentak, berusaha membongkar pertahanan tamu lewat kombinasi serangan cepat.
Namun, Lazio tak sedikit pun menunjukkan keraguan. Barisan pertahanan I Biancocelesti tampil begitu kedap, sigap memotong alur bola dan menghadang setiap manuver yang dibangun pemain tuan rumah.
Tidak hanya sibuk bertahan, anak-anak Lazio memperagakan transisi permainan yang begitu ciamik. Atraksi pergerakan tanpa bola dan keberanian menggocek di area vital kerap kali membuat lini belakang Bologna ketar-ketir.
Kendati kedua tim saling bertukar ancaman dan menyajikan drama jual-beli serangan yang sengit, babak pertama berakhir imbang tanpa gol. Skor 0-0 mengiringi langkah para pemain menuju ruang ganti saat jeda turun minum.
Pukulan Mematikan Menit ke-59
Memasuki paruh kedua, intensitas laga tidak mengendur. Kedua kubu kembali saling gempur demi menandai awal musim 2026/2027 dengan catatan manis. Kebuntuan yang dinanti-nanti akhirnya pecah pada menit ke-59.
Lewat sebuah skema akselerasi yang tajam dan terukur, Davide Frattesi muncul sebagai pembeda. Gelandang Lazio tersebut berhasil menceploskan si kulit bundar ke dalam jaring gawang Bologna, mengubah papan skor menjadi 1-0. Selebrasi emosional dan penuh kegembiraan pun meledak di kubu tim tamu.
Tertinggal satu gol memaksa Bologna bereaksi keras. Dengan sisa waktu yang masih cukup panjang, I Rossoblu menaikkan garis serangan dan mengurung lini belakang Lazio secara bertubi-tubi. Namun, malam itu tembok pertahanan Lazio begitu kokoh. Setiap gelombang serangan yang dilancarkan Bologna selalu menemui jalan buntu.
Di sisi lain, Lazio yang telah memegang keunggulan tetap menebar ancaman lewat serangan balik cepat, walau tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Hingga wasit akhirnya meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, skor 1-0 tetap bertahan. Lazio sukses mencuri tiga poin krusial dari markas Bologna pada laga pembuka Serie A musim ini—sebuah modal berharga dan pernyataan tegas untuk mengarungi kompetisi 2026/2027. (*)  

Baca juga:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua

Presiden Prabowo Subianto resmi menangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Kris MENJUAL HARAPAN — Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia . Pelantikan 26 anggota Wantimpres itu menandai terbentuknya susunan baru lembaga yang memiliki posisi sebagai bagian dari mekanisme pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. 26 Nama dalam Susunan Wantimpres Berdasarka...

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...

Drama 8 Gol di Giuseppe Meazza, Inter Milan Comeback dan Libas Udinese 5-3

MENJUAL HARAPAN — Pertandingan spektakuler diwarnai hujan delapan gol tersaji pada giornata ke-4 Serie A 2026/2027 saat Inter Milan menjamu Udinese di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri berhasil bangkit dan mengunci kemenangan dramatis 5-3. Laga dimulai dengan kejutan dari tim tamu. Udinese tampil menggebrak sejak awal babak pertama dan membuat publik tuan rumah terhenyak lewat gol cepat James Abankwah pada menit ke-9. Tujuh menit berselang, giliran Jürgen Ekkelenkamp yang mengoyak jala Inter pada menit ke-16, mengubah skor menjadi 0-2 untuk keunggulan Udinese. Tersengat oleh dua gol kejutan tersebut, Inter Milan langsung merespons dengan menaikkan tempo permainan. Usaha keras anak-asuh tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26 lewat aksi Carlos Augusto yang memperkecil kedudukan. Gelombang serangan Inter berlanjut hingga Nicolò Barella sukses menyamakan skor menjadi 2-2 di menit ke-35. Keduduka...