Langsung ke konten utama

Bayern Makin Kokoh di Puncak Klasemen Usai Taklukkan Koln


 

MENJUAL HARAPAN - Pekan ke-34 Bundesliga atau Liga Jerman musim 2025-2026, Bayern Muenchen makin kokoh berada di puncak klasemen dengan mengoleksi 89 poin dari 34 bertanding.

Bayern Muenchen pada pekan ke-34 berhadapan dengan Koln yang digelar langsung di Allianz Arena, Munchen.  

Tuan rumah langsung mengobrak-abrik pertahanan Koln, dan berhasil membongkar pertahanannya, sehingga gawang kiper Koln kebobolan di menit ke-9.

Tiga menit kemudian Bayern juga kembali menggolkannya ke gawang kiper Koln oleh pemain yang sama yaitu Harry Kane.

Sementara sudah unggul 2-0 dari Koln, Bayern masih terus menekan, hanya saja para pemain Koln pun tidak mau kecolongan lagi, sehingga melakukan akselerasi serangan ke pertahanan B ayern Muenchen, dan berhasil membobol gawang kiper Bayern pada menit ke-17.

Gol Koln di menit ke-17 dicetak oleh Said El Mala, dan kedudukan menjadi 1-2.

Namun, Bayern Muenchen kembali mencetak gol di menit ke-21 lewat tendangan Tom Bischof, dan Bayern unggul 3-1 ini hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Bayern Muenchen kembali menambah pundi golnya di menit ke-68 lewat hasil tendangan Harry Kane.

Sudah empat gol digenggam Bayern dan kembali nambah golnya di menit ke-82 lewat tendangan Nicolas Jackson.

Pertandingan berakhir dengan kemenangan Bayern Muenchen 5-1 Koln. Dan Bayern makin kokoh pimpinan klasemen dan siap mengangkat trofi juara Liga Jerman 2025-2026.

Sementara Koln berada di urutan ke-14 dengan kumpulkan 32 poin pada klasemen Bundesliga pekan ini. (S_267)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua

Presiden Prabowo Subianto resmi menangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Kris MENJUAL HARAPAN — Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia . Pelantikan 26 anggota Wantimpres itu menandai terbentuknya susunan baru lembaga yang memiliki posisi sebagai bagian dari mekanisme pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. 26 Nama dalam Susunan Wantimpres Berdasarka...

Drama 8 Gol di Giuseppe Meazza, Inter Milan Comeback dan Libas Udinese 5-3

MENJUAL HARAPAN — Pertandingan spektakuler diwarnai hujan delapan gol tersaji pada giornata ke-4 Serie A 2026/2027 saat Inter Milan menjamu Udinese di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri berhasil bangkit dan mengunci kemenangan dramatis 5-3. Laga dimulai dengan kejutan dari tim tamu. Udinese tampil menggebrak sejak awal babak pertama dan membuat publik tuan rumah terhenyak lewat gol cepat James Abankwah pada menit ke-9. Tujuh menit berselang, giliran Jürgen Ekkelenkamp yang mengoyak jala Inter pada menit ke-16, mengubah skor menjadi 0-2 untuk keunggulan Udinese. Tersengat oleh dua gol kejutan tersebut, Inter Milan langsung merespons dengan menaikkan tempo permainan. Usaha keras anak-asuh tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26 lewat aksi Carlos Augusto yang memperkecil kedudukan. Gelombang serangan Inter berlanjut hingga Nicolò Barella sukses menyamakan skor menjadi 2-2 di menit ke-35. Keduduka...

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...