Langsung ke konten utama

Aston Villa Menangkan Pertandingan Lawan Liverpool, Liverpool Masih Berharap Cemas Lolos ke Liga Champions

MENJUAL HARAPAN - Pekan ke-37 Premier League 2025-2026, Aston Villa berhasil memenangkan pertandingannya lawan Liverpool.

Duel dua papan atas ini berlangsung diselenggarakan di Villa Park, Sabtu dini hari WIB (16/5/2026), saling menekan pertahanan lawannya.

Babak pertama penuh ketegangan dengan aksi-aksi saling menyerangnya, kendati baru menit ke-41, tuan rumah Aston Villa mampu membobol pertahanan dan menggetarkan jaring penjaga gawang Liverpool.

Gol pembuka Aston Villa dicetak lewat tusukan tendangan MOrgan Rogers. Keunggulan sementara tuan rumah itu tidak ada perubahan lagi hingga turun minum.

Usai turun minum, kedua kesebelasan kembali ke lapangan, dan tampak Liverpool di awal babak kedua ini mengambil inisiatif menyerang. Serangan para pemain Liverpool membuahkan gol pada menit ke-51 lewat tendangan Virgil van Djik.

Posisi gol sama 1-1, duel keduanya makin sengit, apalagi keduanya berambisi juga untuk meraih tiket Liga Champions di musim depan.

Serangan demi serangan yang diperagakan para pemain Aston Villa terhadap pertahanan Liverpool, terus menghiasinya, dan membuat para pemain Liverpool kewalahan untuk menghadangnya.

Setelah menit ke-51 gawang kiper Aston Villa ke bobolan, tekanan tuan rumah makin menjadi-jadi terhadap pertahanan lawannya, dan serangannya membuahkan hasil gol lewat tendangan Ollie Watkins pada menit ke-56, sehingga Aston Villa kembali unggul 2-1.

Liverpool, berusaha untuk menyamakan gol maka aksi masif tekanan pun dijalankan, namun aksi serangannya itu digagalkan para pemain Aston Villa.

Alih-alih menyamakan gol, justru serangan cepat tuan rumah terhadap pertahanan Liverpool kembali menggetarkan jaring gawang kiper Liverpool melalui tendangan Ollie Watkins di menit ke-72. Liverpool kembali tertinggal 1-3 dari tuan rumah.

Tampak kesulitan para pemain Liverpool mendobrak area pertahanan Aston Villa. Setiap aksi serangannya acapkali digagalkan pemain tuan rumah. Dan justru serangan yang diperagakan pemain Aston Villa kembali mengancam pertahanan Liverpool.

Di tengah masih tertinggal jauh, Liverpool kembali kebobolan gawangnya pada menit ke-88. Gol keempat Aston Villa dicetak oleh John McGinn.

Aston Villa 4-1 Liverpool, atmosfer duel justru makin sengit, utamanya tekanan yang dilakukan para pemain Liverpool di sisa-sisa waktu normal pertandingan babak kedua.

Di ujung waktu normal dan injury time, akhirnya Liverpool berhasil menambah golnya menjadi 2-4. Gol kedua Liverpool ini dicetak oleh Virgi van Djik, namun Liverpool harus menerima pil pahit ini, karena alami kekalahan tandang ke markas Aston Villa dengan mengenaskan.

Liverpool posisinya ke-5 dengan 59 poin, sedangkan tuan rumah Aston Villa berada di urutan ke-4 dengan koleksi 62 poin.

Dengan kemenangan ini, Aston Villa, sudah meraih tiket lolos ke Liga Champions musim tahun depan.

Tim-tim Liga Inggris yang sudah lolos ke Liga Champions itu adalah Arsenal, Manchester City, dan Manchester United. Sementara satu lagi masih menjadi rebutan antara Liverpool yang dipavoritkan berada di posisi ke-5 dengan Bournemouth yang berada di urutan keenam. (S_267)

Baca juga:

Madrid Pulihkan Harga Diri, Oviedo Kian Terpatri di Dasar Klasemen 

Valencia Mampu Menyamakan Gol Vs Rayo, Girona Berakhir Imbang Lawan Real Sociedad 

Getafe Berskor Gol 3 Vs Mallorca Berbalas 1 Gol 

Alaves Tumbangkan Penghuni Puncak Klasemen Barcelona 

Villarreal Tumbang Lawan Sevilla di Pekan ke-36 La Liga

Borneo FC Terus Berikan Ancaman Pada Persib Usai Kalahkan Tuan Rumah Bali United  



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Balik Saklar yang Padam: Jeritan Ekonomi Akar Rumput dan Gugatan atas Ketahanan Energi

Foto hasil tangkapan layar dari ekbis.sindonews.com MENJUAL HARAPAN — Isu pemadaman listrik hari-hari ini, bukan sekadar masalah teknis transmisi, atau gangguan pasokan batu bara. Ini adalah potret kerentanan social, dimana mati lampu menjadi “badai” kecil yang menghantam ruang domistik keluarga, dan memutus urat nadi ekonomi wong cilik . Bagi korporasi besar, pemadaman listrik mungkin hanya berarti deru genset cadangan yang mulai menyala. Namun bagi masyarakat bawah dan pelaku usaha mikro, padamnya aliran listrik adalah interupsi massal yang merenggut pendapatan harian hingga mengacaukan ruang domestik keluarga. Fenomena pemadaman listrik bergilir yang melanda Pulau Jawa dalam beberapa pekan terakhir memicu sorotan tajam dari parlemen. Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak PT PLN (Persero) tidak hanya berfokus pada perbaikan teknis, melainkan wajib memitigasi dampak sosial-ekonomi yang nyata dirasakan masyarakat. “Pemadaman listrik bergilir yang cukup besar ini menyentuh aspek pr...

Refleksi Historis, dan Legitimasi Kepemimpinan

MENJUAL HARAPAN - Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya dihadapan Sidang Tahunan MPR RI, 15 Agustus 2025, menjahit masa lalu, masa kini, dan aspirasi masa depan sebagai benang legitimiasi. Presiden dalam pidatonya membuka ruang historis, yaitu Proklamasi 17 Agustus 1945 diposisikan sebagai “momen penting dalam perjuangan panjang bangsa ini…,” titik asal yang terus “menggali” tugas-tugas kenegaraan yang belum tuntas. Dengan begitu, sejarah bukan sekadar arsip, melainkan sumber daya simbolik yang ditarik ke masa kini untuk meneguhkan mandat (ingat, mandat tak hanya lahir dari suara, tetapi juga dari narasi). Dalam kerangka sosiologi politik, ini serupa dengan apa yang Benedict Anderson sebut sebagai komunitas imajiner   ke-kitaan   yang diproduksi oleh kisah bersama dan ritus kebangsaan, tempat Proklamasi berfungsi sebagai “mitos pendiri” yang mempersatukan (Anderson, 2016). Lapisan kedua legitimasi dibangun melalui klaim kontinuitas , yaitu  penghormatan kepada para p...

Komisi III DPR RI Sampaikan Laporan RUU Polri dalam Rapat Paripurna, Tekankan Reformasi Berkelanjutan

JAKARTA , MENJUAL HARAPAN – Komisi III DPR RI resmi menyampaikan laporan terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (RUU Polri) dalam Rapat Paripurna DPR RI yang digelar pada Selasa, 9 Juni 2026. Dalam laporan yang dibacakan oleh Ketua Komisi III DPR RI, Dr. H. Habiburohman , S.H., M.H., ditegaskan bahwa RUU ini merupakan langkah lanjutan untuk menyempurnakan reformasi Polri agar lebih profesional, transparan, dan berintegritas. Proses Pembahasan yang Partisipatif Habiburohman memaparkan bahwa proses pembentukan RUU ini telah melalui mekanisme yang panjang dengan mengedepankan meaningful participation atau partisipasi publik yang bermakna. Komisi III tercatat telah melakukan 12 kali rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan melibatkan sedikitnya 15 pakar/guru besar, 6 kelompok masyarakat, dan 3 kelompok mahasiswa. Selain itu, Panitia Kerja (Panja) RUU Polri juga telah m...