Langsung ke konten utama

Langkah Terhenti di Perempat Final: Fajar/Fikri Gagal Keluar dari Tekanan Pasangan Chinese Taipei

Fajar/Fikri (dok pbsi.id)

Tampil ragu-ragu dan kalah cepat di lapangan, ganda putra unggulan kedua Indonesia harus mengakui keunggulan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan dua gim langsung.

 

MENJUAL HARAPAN — Harapan Indonesia untuk meloloskan wakil ganda putra ke babak semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026 resmi kandas. Pasangan unggulan kedua, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, dipaksa menyerah dua gim langsung 19-21, 16-21 dari ganda tangguh Chinese Taipei, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan, pada laga perempat final yang berlangsung di New Delhi, India.

Sejak gim pertama bergulir, ganda Indonesia terus berada di bawah kendali lawan. Kombinasi kecepatan (speed) dan daya dobrak (power) yang diperagakan Lee/Yang membuat Fajar/Fikri kesulitan mendikte permainan dan terus terdesak dalam posisi bertahan.

Fajar Alfian mengakui bahwa keraguan dalam mengeksekusi strategi serta lambatnya adaptasi terhadap kondisi arena menjadi faktor krusial di balik kekalahan tersebut.

"Hari ini kami tidak bisa keluar dari tekanan. Mereka bermain sangat baik dengan speed dan power yang luar biasa. Kami sudah mencoba, tapi mereka tampil lebih baik," ungkap Fajar sebagaimana dikutip pbsi.id (22/8/2026).

Fajar menambahkan, hembusan angin di lapangan cukup memengaruhi akurasi penempatan bolanya pada babak awal.

"Gim pertama khususnya saya banyak ragu-ragu dengan permainan. Sedikit kaget juga hembusan angin hari ini lumayan kencang ke pinggir, jadi pengembalian bola saya banyak tidak pas," jelasnya.

Sementara itu, Muhammad Shohibul Fikri menegaskan bahwa kekalahan ini murni karena solidnya pertahanan dan serangan lawan, bukan akibat beban mental sebagai pasangan unggulan.

"Kami tidak merasa terlalu ada pressure, di lapangan memang lawan bermain baik. Permainan mereka cukup mengagetkan dan solid, seperti sempit dan tidak ada celah di lapangan mereka," ujar Fikri.

Meski harus menyudahi perjalanan lebih awal di turnamen bergengsi ini, Fikri mengambil pemelajaran penting untuk laga-laga internasional berikutnya.

"Banyak pelajaran untuk saya pribadi di Kejuaraan Dunia ini. Mau lawan siapapun kami harus selalu siap dan harus cepat adaptasi," pungkas Fikri.

Sumber Berita: pbsi.idKejuaraan Dunia BWF 2026: Fajar/Fikri Tak Mampu Keluar Dari Tekanan” (diakses dan direkonstruksi, 23/8/2026)


Baca juga:

Ambisi Kim Sang Sik Bawa Vietnam Sejajar Elite ASEAN

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengabdi di Cangkuang, Mahasiswa Universitas Nurtanio Akselerasi Program "Desa Cerdas dan Masyarakat Berdaya"

  Sekdes Cangkuang, dalam memberikan sambutan penerimaan KKNMT Universitas Unnur Bandung dan didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (kiri), Selasa, 28/7/2026 BANDUNG, MENJUAL HARAPAN  – Dalam upaya mereduksi kesenjangan teknologi serta mendorong kemandirian masyarakat perdesaan, mahasiswa Universitas Nurtanio (Unnur) menggelar program Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Terintegrasi (KKNMT) 2026 di Desa Cangkuang, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung. Mengusung tema besar "Desa Cerdas, Masyarakat Berdaya: Digitalisasi, Literasi Menuju Desa Mandiri Berkelanjutan" , kehadiran puluhan mahasiswa berjaket almamater biru ini disambut hangat oleh pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat dalam acara pembukaan dan sosialisasi program yang berlangsung di Aula Desa Cangkuang. Sinergi Mahasiswa KKNMT Universitas Nurtanio 2026 bersama Perangkat Desa dan Warga Cangkuang di Aula Desa Transformasi Digital hingga Pemberdayaan Ekonomi Program KKNMT kali ini berfokus pada penerjemahan konsep ...

Literasi Keuangan Haji: Membentengi Masyarakat dari Narasi Disinformasi

MENJUAL HARAPAN — Di tengah rentannya publik terhadap disinformasi seputar pengelolaan dana haji , edukasi mengenai tata kelola keuangan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menjadi kebutuhan yang mendesak. Komisi VIII DPR RI menekankan pentingnya pemahaman masyarakat secara utuh mengenai mekanisme kerja BPKH guna menjaga kepercayaan publik terhadap akuntabilitas lembaga tersebut . Pesan tersebut ditegaskan oleh Anggota Komisi VIII DPR RI, Ansari, dalam gelaran Sarasehan Keuangan Haji di Pamekasan, Jawa Timur , Selasa (4/8/2026) . Sebagai lembaga penyeimbang dan mitra kerja BPKH, Komisi VIII mendorong sosialisasi intensif agar masyarakat memahami rantai transparansi pengelolaan dana, mulai dari instrumen investasi hingga sistem pelaporan terbuka yang dapat diakses publik . "Masyarakat perlu mengetahui tugas BPKH, bagaimana dana haji dikelola, sistem pelaporannya, hingga manfaat yang dihasilkan. Selain melalui sosialisasi langsung seperti ini, laporan BPKH juga sangat terbuk...

Estafet Kepemimpinan Bank Indonesia di Tengah Ujian Stabilitas Moneter

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan pers di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, pada Senin, 27 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Kris Transisi kepemimpinan di bank sentral merupakan isu stabilitas makroekonomi, sinyal pasar, dan independensi kelembagaan . MENJUAL HARAPAN – Dinamika penting mewarnai puncak otoritas moneter Indonesia. Pemerintah secara resmi menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI), menyusul pengabdian selama kurun waktu hampir tujuh tahun dalam menjaga benteng kebijakan moneter nasional . Langkah krusial ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara , Prasetyo Hadi, dalam konferensi pers di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (27/7/2026) . Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui pengunduran diri tersebut dan menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi Perry selama menahkodai bank sentral melalui berbagai krisis ekonomi global . Pemerintah kini tengah memproses...