Langsung ke konten utama

Ramson Siagian: Kepatuhan DMO Batubara Harus Diawasi Ketat, PLN Diminta Lebih Proaktif

MENJUAL HARAPAN – Anggota Komisi XII DPR RI Ramson Siagian mempertanyakan sejauh mana PT PLN (Persero) memastikan kepatuhan perusahaan tambang batubara terhadap kewajiban pasokan untuk kebutuhan dalam negeri. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo di Ruang Rapat Komisi XII DPR, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi XII Bambang Patijaya itu digelar di tengah kekhawatiran sejumlah anggota terkait kecukupan pasokan batubara berkalori menengah. Pasokan ini dinilai sangat krusial untuk menjamin keandalan sistem kelistrikan di wilayah Jamali, sebagaimana diklaim PLN dalam paparannya.

Ramson mengingatkan bahwa kewajiban pasokan domestik telah diatur pemerintah sejak 2018 melalui skema Domestic Market Obligation (DMO), yang mewajibkan perusahaan tambang menyalurkan minimal 25 persen dari produksinya untuk kebutuhan dalam negeri, termasuk pembangkit listrik. Saat ini ketentuan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 267.K/MB.01/MEM.B/2022.

Menurutnya, PLN tidak boleh hanya bersikap pasif dan menunggu pasokan datang sesuai kontrak. “Bagaimana manajemen PLN merealisasikan hal ini? Harus berkomunikasi aktif dengan Dirjen Batubara dan Menteri ESDM, serta mengumpulkan perusahaan tambang untuk memastikan kewajiban mereka dipenuhi,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar wacana politik, tetapi berdampak langsung pada kestabilan pasokan listrik yang dirasakan masyarakat. Pengalaman krisis harga batubara beberapa tahun lalu—saat harga global sempat melonjak hingga di atas US$200 per ton—menjadi alasan mengapa pemerintah menerapkan mekanisme DMO sekaligus Domestic Price Obligation (DPO) guna melindungi kepentingan nasional.

Komisi XII DPR menyatakan siap menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan solusi konkret, bukan sekadar kritik. Hasil rapat juga menekankan pentingnya sistem operasi yang efisien dan kepastian pasokan energi primer sebagai syarat utama keandalan jaringan listrik nasional. (*Sjs_267)

Sumber berita: dpr.go.id "Ramson Siagian Pertanyakan Kepatuhan Pasokan Domestik Batubara" (diakses, 3/7/2026)


Baca juga:

Retorika ‘Bebas Padam’ versus Realitas ‘Menyala Bergilir’: Menyoal Keadilan Energi di Luar Jawa 

Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Spanyol Vs Austria Berskor Gol 3-0 

Paradoks Parpol Koalisi Versus Nalar Kritis PDI Perjuangan 

RD Kongo Unggul Lebih Dahulu, Inggris Petik Kemenangan 

Belgia Memenangkan Pertandingan Lawan Senegal

Laga Melelahkan 76 Menit, Mayla Cahya Lolos dari Hadangan Korsel di BAJC 2026 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Drama 8 Gol di Giuseppe Meazza, Inter Milan Comeback dan Libas Udinese 5-3

MENJUAL HARAPAN — Pertandingan spektakuler diwarnai hujan delapan gol tersaji pada giornata ke-4 Serie A 2026/2027 saat Inter Milan menjamu Udinese di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri berhasil bangkit dan mengunci kemenangan dramatis 5-3. Laga dimulai dengan kejutan dari tim tamu. Udinese tampil menggebrak sejak awal babak pertama dan membuat publik tuan rumah terhenyak lewat gol cepat James Abankwah pada menit ke-9. Tujuh menit berselang, giliran Jürgen Ekkelenkamp yang mengoyak jala Inter pada menit ke-16, mengubah skor menjadi 0-2 untuk keunggulan Udinese. Tersengat oleh dua gol kejutan tersebut, Inter Milan langsung merespons dengan menaikkan tempo permainan. Usaha keras anak-asuh tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26 lewat aksi Carlos Augusto yang memperkecil kedudukan. Gelombang serangan Inter berlanjut hingga Nicolò Barella sukses menyamakan skor menjadi 2-2 di menit ke-35. Keduduka...

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...