Langsung ke konten utama

Belgia Memenangkan Pertandingan Lawan Senegal

MENJUAL HARAPAN - Dramatis, Senegal setelah unggul lebih dahulu 2 – 0 di menit ke-24 dan 51 yang berturut-turut dicetak oleh Habib Diarra, dan Ismaila Sarr, dan terbalas oleh Belgia di menit ke-86 dan 89 yang dicetak oleh Rumelu Lakuka dan Youri Tielemans.

Kedudukan sama kuat dengan skor gol 2-2, ditambah perpanjangan waktu dua kali lima belas menit, dan Senegal di menit ke-120+5 terkena hukuman pinalti.

Tendangan penalti bagi Belgia ini dieksekusi dengan manis oleh Youri Tielemans, sehingga akhirnya Belgia unggul 3-2.

Dramatis pertandingan antara Timnas Belgia versus Timnas Senegal pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Seattle, Kamis pagi WIB (2/7/2026) ini, penuh perubahan suasana dan ketegangan hingga detik terakhir.

Pada menit ke-24, Habib Diarra membuka keunggulan Senegal 1–0 dengan tembakan jarak dekat. Kemudian, menit ke-51, Ismaila Sarr menggandakan keunggulan menjadi 2–0 lewat umpan silang tajam.

Akan tetapi, keunggulan Senegal tidak bertahan lama, karena Belgia berhasil menyamakannya. Menit ke-86, Romelu Lukaku memangkas ketertinggalan jadi 1–2, memicu semangat Belgia. Lalu Youri Tielemans menyamakan kedudukan 2–2 hanya 3 menit setelah gol pertama Belgia.

Waktu normal duel kedua timnas ini berakhir imbang dengan skor gol 2-2, sehingga lanjut ke perpanjangan waktu 2x15 menit.

Menit ke-120+5, hadiah penalty untuk Belgia, dan Tielemans mengeksekusi dengan sempurna, dan kedudukan  terbalik Belgia unggul 3-2.

Pertandingan berakhir dengan skor tetap bertahan di 3-2, dan Belgia melaju ke babak selanjutnya, babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Ikuti artikel lainnya

Senegal, sungguh efektif memanfaatkan ruang serangan balik, pertahanan kokoh selama 75 menit pertama, dan Sarr-Diarra tampil sangat tajam. Penguasaan bola seimbang (48%) tapi lebih efisien di menit-menit awal.

Akan tetapi, terjadi penurunan kondisi fisik terlihat jelas di 15 menit akhir waktu normal. Terlalu bertahan terlalu dalam setelah unggul, memberi ruang luas untuk serangan balik Belgia. Kurang tekanan saat memimpin, dan gagal mengamankan kemenangan hingga akhir.

Sedangkan Belgia dengan semangat pantang menyerah, dan pelatihnya melakukan pergantian pemain berani sejak menit ke-46–56: masuk Lukaku, Lukebakio, Raskin, Meunier yang langsung memberi dampak serangan.

Walau tertinggal 0-2, Belgia tampak tidak panik. Menguasai 52% bola dan melancarkan 19 kali tembakan (sama banyak dengan Senegal).

Youri Tielemans menjadi pahlawan pertandingan bagi Belgia, menjadi bintang dengan 2 gol sekaligus penentu kemenangan, ditambah Lukaku sebagai pemulih asa awal.

Dengan demikian, pertandingan ini adalah contoh nyata sepak bola yang tak pernah berakhir sampai peluit panjang berbunyi. Senegal telah menunjukkan performa yang bagus, namun gagal mempertahankan keunggulan di momen krusial.

Sebaliknya, Belgia membuktikan pengalaman dan mental juara, mampu bangkit dari ketertinggalan, memanfaatkan pergantian pemain dengan tepat, dan menyelesaikan kesempatan terakhir lewat penalti.

Hasil ini membawa Belgia melaju ke babak 16 Besar, sementara Senegal harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan kepala tegak meski kecewa. (*S_267)


Baca juga:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Drama 8 Gol di Giuseppe Meazza, Inter Milan Comeback dan Libas Udinese 5-3

MENJUAL HARAPAN — Pertandingan spektakuler diwarnai hujan delapan gol tersaji pada giornata ke-4 Serie A 2026/2027 saat Inter Milan menjamu Udinese di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri berhasil bangkit dan mengunci kemenangan dramatis 5-3. Laga dimulai dengan kejutan dari tim tamu. Udinese tampil menggebrak sejak awal babak pertama dan membuat publik tuan rumah terhenyak lewat gol cepat James Abankwah pada menit ke-9. Tujuh menit berselang, giliran Jürgen Ekkelenkamp yang mengoyak jala Inter pada menit ke-16, mengubah skor menjadi 0-2 untuk keunggulan Udinese. Tersengat oleh dua gol kejutan tersebut, Inter Milan langsung merespons dengan menaikkan tempo permainan. Usaha keras anak-asuh tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26 lewat aksi Carlos Augusto yang memperkecil kedudukan. Gelombang serangan Inter berlanjut hingga Nicolò Barella sukses menyamakan skor menjadi 2-2 di menit ke-35. Keduduka...

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...