Langsung ke konten utama

Pantai Gading Vs Norwegia Berskor Gol 1-2

MENJUAL HARAPAN - Hasil pertandingan antara Pantai Gading versus Norwegia di babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung digelar di Stadion Dallas, Amerika Serikat pada Rabu dini hari WIB (1/7/2026) berakhir dengan kemenangan Norwegia.

Duel kedua timnas ini, relatif merata dalam penguasaan bola, namun Norwegia menghasilkan gol pembuka di menit ke-39 lewat tendangan Antonio Nusa.

Keunggulan sementara bagi Norwegia 1-0 ini bertahan hingga turun minum.

Usai jeda, dan memasuki babak kedua kedua kesebelasan berusaha bangkit untuk memenangkan tiket 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 ini. Pantai Gading yang sudah tertinggal 0-1 dari Norwegia berusaha meningkatkan serangan demi serangannya ke pertahanan Norwegia.

Usaha menekan para pemain Pantai Gading berhasil membobol gawang kiper Norwegia di menit ke-74 yang dicetak oleh Amad Diallo, sehingga kedudukan menjadi sama 1-1.

Duel makin sengit dan ketat yang dilakonkan kedua kesebelasan ini, silih berganti menekan tak terhindarkan ke pertahanan lawannya. Namun Norwegia akhirnya kembali mencetak gol pada menit ke-86 lewat tusukan tendangan Ering Haaland.

Norwegia kembali unggul menjadi 2-1, dan di sisa waktu normal pertandingan ini, usaha Pantai Gading terus mendesak melakukan tekanan serangan ke pertahanan Norwegia, akan tetapi para pemain Norwegia terus menghadangnya.

Waktu juga yang mengakhiri pertandingan antara Pantai Gading versus Norwegia, dan Norwegia berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. (S_267)

Ikuti berita lainnya disini


Baca juga:

Eksklusif: Restrukturisasi Besar-Besaran Cipayung, PBSI Bongkar Pasang Ganda Campuran dan Ganda Putri, Ester Nurumi Hijrah Sektor! 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Drama 8 Gol di Giuseppe Meazza, Inter Milan Comeback dan Libas Udinese 5-3

MENJUAL HARAPAN — Pertandingan spektakuler diwarnai hujan delapan gol tersaji pada giornata ke-4 Serie A 2026/2027 saat Inter Milan menjamu Udinese di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri berhasil bangkit dan mengunci kemenangan dramatis 5-3. Laga dimulai dengan kejutan dari tim tamu. Udinese tampil menggebrak sejak awal babak pertama dan membuat publik tuan rumah terhenyak lewat gol cepat James Abankwah pada menit ke-9. Tujuh menit berselang, giliran Jürgen Ekkelenkamp yang mengoyak jala Inter pada menit ke-16, mengubah skor menjadi 0-2 untuk keunggulan Udinese. Tersengat oleh dua gol kejutan tersebut, Inter Milan langsung merespons dengan menaikkan tempo permainan. Usaha keras anak-asuh tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26 lewat aksi Carlos Augusto yang memperkecil kedudukan. Gelombang serangan Inter berlanjut hingga Nicolò Barella sukses menyamakan skor menjadi 2-2 di menit ke-35. Keduduka...

Politik Bongkar - Pasang Kabinet Prabowo

Oleh Silahudin MENJUAL HARAPAN -  MEMASUKI fase mendekati dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dinamika pemerintahan Indonesia diwarnai oleh fenomena instabilitas internal yang mencolok—bongkar-pasang pos kementerian yang berlangsung secara berulang. Memang, perombakan kabinet ( reshuffle ) merupakan hak prerogatif presiden untuk mengevaluasi kinerja menteri dan menyesuaikan arah kebijakan dengan dinamika zaman. Pakar hukum tata negara Jimly Asshiddiqie (2021), reshuffle pada dasarnya adalah instrumen penyehat sistem presidensial agar eksekutif tidak terjebak dalam stagnasi birokrasi dan ego sektoral. Namun, ketika reshuffle terjadi hingga enam kali dalam waktu kurang dari dua tahun, makna normatif tersebut bergeser menjadi pertanyaan fundamental mengenai stabilitas manajerial dan arah tata kelola pemerintahan. Fenomena bongkar-pasang portofolio ini mencerminkan apa yang oleh ilmuwan politik Dan Slater (2018) disebut sebaga...

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...