Langsung ke konten utama

Prancis Vs Irlandia Utara, Olise Bintang Baru di Bawah Bayang-Bayang Senior


Timnas Prancis Vs Irlandia Utara (foto hasil tangkapan layar dari  cnnindonesia.com)

MENJUAL HARAPAN – Dalam laga uji coba terakhir sebelum terbang ke Amerika Utara, sorotan memang tertuju pada Kylian Mbappé yang memimpin lini depan Prancis. Di tengah kebuntuan sang kapten dalam mencetak gol, Michael Olise justru muncul sebagai protagonis utama.

Hattrick yang dicetaknya—masing-masing pada menit ke-42, 48, dan 73—bukan sekadar gol biasa, melainkan pernyataan tegas bahwa Prancis kini memiliki dimensi serangan baru yang sangat berbahaya.

Gol terakhirnya, sebuah tembakan kaki kiri presisi ke pojok atas gawang Irlandia Utara, menunjukkan kelas seorang pemain yang sedang berada dalam performa terbaiknya.

Emosionalitas dan Transisi Deschamps

Pertandingan di Lille ini juga diwarnai nuansa emosional. Suporter memberikan penghormatan khusus kepada Didier Deschamps, sosok pelatih yang telah memberikan banyak trofi bergengsi bagi sepak bola Prancis.

Mengingat spekulasi bahwa ini akan menjadi turnamen terakhir Deschamps sebelum ia mengakhiri masa baktinya, kemenangan 3-1 ini terasa seperti sebuah apresiasi nyata atas dedikasi sang juru taktik.

Catatan Menuju Piala Dunia

Meski Irlandia Utara sempat memberikan perlawanan melalui gol Patrick Kelly di menit ke-64, Prancis secara keseluruhan mendominasi jalannya laga.

Keunggulan ini menjadi modal psikologis yang sangat krusial bagi anak asuh Deschamps. Dengan kemenangan meyakinkan ini, Prancis kini memiliki kepercayaan diri tinggi untuk menghadapi Senegal pada laga pembuka Grup I, tanggal 17 Juni mendatang.

Penutup

Prancis berhasil membuktikan bahwa mereka bukan "tim satu orang". Ketika Mbappé dikawal ketat, Olise mampu memikul tanggung jawab di lini depan. Bagi Senegal dan calon lawan lainnya di Grup I, performa Prancis dini hari tadi adalah peringatan dini bahwa Les Bleus datang ke Piala Dunia 2026 dengan rencana yang sangat rapi. (*S_267)





Baca juga:


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tatang Sudrajat, Dosen USB YPKP Terpilih Jadi Ketua Umum IDoKPI

BANDUNG, MENJUAL HARAPAN  - Bandung kembali mengukir sejarah dalam dinamika keilmuan pendidikan tinggi. Sabtu 9 Mei  2026, bertempat di Politeknik STIA LAN Bandung , para dosen kebijakan publik dari 114 perguruan tinggi se Indonesia, mendeklarasikan berdirinya Ikatan Dosen Kebijakan Publik Indonesia (IDoKPI). Dalam forum itu, Dr. Tatang Sudrajat, yang pernah jadi Dekan FISIP Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung, secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat IDoKPI, sekaligus sebagai formatur pengurus tahun 2026-2030.        Menurut Tatang, latar belakang terbentuknya organisasi intelektual level nasional ini berkaitan dengan tuntutan terhadap peran aktif dosen kebijakan publik dalam merespon berbagai permasalahan publik. Hal ini termasuk dalam kaitan dengan beragam kebijakan pembangunan nasional pada berbagai bidang saat ini. Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore ini, dihadiri oleh 195 dari 252 dosen anggota IDoKPI ...

Derby della Mole Berakhir Dramatis: Torino Paksa Juventus Berbagi Angka di Laga Penutup

MENJUAL HARAPAN — Pertarungan bertajuk Derby della Mole pada pekan ke-38 Serie A musim 2025-2026 menyajikan drama yang menguras emosi. Bermain di Stadion Grande Torino , Senin dini hari WIB (25/5/2026), tuan rumah Torino sukses melakukan comeback heroik untuk memaksakan hasil imbang 2-2 atas raksasa kota, Juventus. Dominasi Dusan Vlahovic dan Respon Berani Tuan Rumah Juventus, yang datang dengan ambisi menutup musim di papan atas, langsung tampil menekan sejak menit awal. Bianconeri berhasil membuka keunggulan lebih dulu melalui aksi sang bomber, Dusan Vlahovic , pada menit ke-23. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Juventus kembali melebarkan jarak. Vlahovic, yang tampil klinis, mencatatkan brace alias gol keduanya pada menit ke-53. Situasi tampak genting bagi Torino, namun skuad asuhan tuan rumah justru menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Hanya berselang enam menit setelah gol kedua Juventus, Torino memberikan ...

Derby Jatim: Persebaya Pesta Gol 5-0, Persik Kediri Merana di GBT

MENJUAL HARAPAN — Persebaya Surabaya menutup kampanye mereka di BRI Super League 2025/2026 dengan performa yang luar biasa impresif. Menjamu sesama tim Jawa Timur, Persik Kediri, dalam laga bertajuk Derby Jatim di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (23/5/2026) malam, Bajul Ijo mengamuk dan menggulung tamunya dengan skor mencolok 5-0. Kemenangan telak di pekan pamungkas ini memastikan Persebaya mengunci posisi di papan atas, tepatnya di peringkat ke-4 klasemen akhir dengan raihan 58 poin. Sebaliknya, kekalahan memalukan ini memaksa Persik Kediri harus puas menyudahi musim di papan bawah, tertahan di posisi ke-12 dengan koleksi 39 poin. Dominasi Paruh Pertama: Gol Cepat Malik Risaldi Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung setianya, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan sejak sepak mula. Kecepatan lini depan Bajul Ijo benar-benar menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan Macan Putih yang tampil rapuh malam itu. Menit 12: Malik Risaldi membuka keran gol...