Langsung ke konten utama

Skor Gol PSIM Vs Persija Jakarta 1-1

 

MENJUAL HARAPAN - PSIM Yogyakarta tidak berhasil mempertahankan keunggulannya pada pertandingan lawan Persija Jakarta di pekan ke-29 BRI Super League musim 2025-2026.

Tuan rumah unggul lebih dahulu pada babak pertama menit ke-4 lewat tendangan Ezequiel Vidal ke gawang kiper Persija Jakarta.

Akan tetapi, usai kebobolan, tampak Persija Jakarta lebih sigap dan siap menjalankan taktik menyerang dan menekan pertahanan tuan rumah. Serangannya membuahkan hadiah penalti ke gawang PSIM Yogyakarta.

Eksekusi penalti dipercayakan kepada Allano Brendon de Soueza Lima dan berhasil menggetarkan gawang kiper PSIM di menit ke-20.

Kedudukan menjadi sama 1-1 ini duel semakin sengit dengan taktik yang diperagakan kedua tim. Silih berganti menyerang tak terhindari dalam empat puluh lima menit babak pertama hingga turun minum.

Turun minum usai, dan keduanya kembali ke lapangan, dengan ambisi memenangkan pertandingan, utamanya tuan rumah. Akan tetapi hingga pertandingan babak kedua ini, tidak ada kejadian gol.

Hasil imbang duel antara PSIM Yogyakarta versus Persija Jakarta, PSIM Yogyakarta kini ngantongi 39 poin dan berada di urutan ke-9, sementara Persija Jakarta berada di posisi ke-3 dengan mengantongi 59 poin pekan kedua puluh sembilan ini. (S_267)


Baca juga: 

Persis Solo Bungkam Bhayangkara FC di Pekan ke-29

Bilbao Raih Tiga Poin Kalahkan Osasuna Mallorca Berbagi Poin Vs Valencia

La Liga Pekan ke-32: Girona Vs Real Betis Berskor Gol 2-3

Akhirnya Persib Mampu Menyamakan Gol di Markas Dewa United

Semen Padang Makin Terperosok di Area Zona Degradasi Usai Kalah dari Persijap



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selat Hormuz: Lautan Berubah Menjadi Tol Termahal di Dunia

  Selat Hormuz (foto hasil tangkapan layar dari https://www.kompas.com) MENJUAL HARAPAN - Ketegangan di Timur Tengah, utamanya akibat serangan Amerika Serikat dan Israel ke negara berdaulat Iran, tidak menyelesaikan persoalan, justru membawa rantai panjang bagi kepentingan dunia. Selat Hormuz , kini bukan lagi sekadar jalur perdagangan, melainkan "gerbang mahal" yang menentukan hidup-mati ekonomi global. D inamika kawasan ini selama dekade terakhir, eskalasi nya bukan lagi sekadar gertakan politik, melainkan pergeseran geopolitik yang memaksa dunia bertekuk lutut pada aturan baru Tehran.  Dan Selat Hormuz, kini merupakan selat paling krusial di dunia. Ketika Keamanan Menjelma Menjadi Komoditas Mahal Tak terbayangkan, sebuah kemacetan raksasa di tengah laut, dimana hampir 2.000 kapal tangker raksasa terombang-ambing tanpa kepastian.   Di sebelah utara, berdiri tebing-tebing kokoh Iran, sementara di selatan membentang pesisir Oman dan Uni Emirat Arab. Di celah sempit i...

Finlandia, Negeri Bahagia yang Tak Pernah Lelah Tersenyum

  MENJUAL HARAPAN  - Helsinki kembali tersenyum. Dalam World Happiness Report 2026 , Finlandia untuk kesembilan kalinya berturut-turut dinobatkan sebagai negara paling bahagia di dunia. Sebuah capaian yang membuat negeri Nordik ini seolah menjadi “langganan” podium kebahagiaan global. Kebahagiaan Bukan Sekadar Angka Laporan yang diterbitkan oleh Gallup, Universitas Oxford, dan Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan PBB ini menilai kebahagiaan warga di 140 negara. Skala 0–10 digunakan untuk mengukur kepuasan hidup, lalu dipadukan dengan indikator seperti PDB per kapita, dukungan sosial, usia harapan hidup, kebebasan memilih, kemurahan hati, hingga tingkat korupsi. Finlandia membuktikan bahwa kebahagiaan bukan sekadar soal kekayaan. Presiden Alexander Stubb menegaskan, “Tidak ada ramuan ajaib. Akan sangat membantu jika masyarakat berjuang menuju kebebasan, kesetaraan, dan keadilan.” Rahasia Nordik: Kepercayaan dan Kesederhanaan Negara-negara Nordik memang mendominasi daftar t...

Italia Kalah Dramatis Lawan Bosnia-Herzegovina, dan Kembali Absen di Piala Dunia

Bosnia-Herzegovina Vs Italia (foto hasil tangkapan layar dari bola.net) MENJUAL HARAPAN - Italia harus menelan pil pahit di Zenica. Stadion Bilino Polje menjadi saksi bagaimana mimpi Azzurri untuk tampil di Piala Dunia 2026 runtuh di ujung jalan. Sejak menit awal, Italia tampil percaya diri. Gol yang mereka cetak lebih dulu seakan membuka jalan menuju Amerika Serikat, tuan rumah Piala Dunia. Namun, sepak bola selalu punya cara untuk menulis drama. Bosnia-Herzegovina, didukung sorakan penuh semangat dari publik tuan rumah, tak pernah menyerah. Menit ke-79 menjadi titik balik: sebuah gol balasan yang membuat atmosfer stadion bergemuruh, sekaligus mengirim Italia ke jurang kecemasan. Pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu, tensi semakin meninggi, tetapi skor tetap tak bergeser dari 1-1. Maka, adu penalti pun menjadi panggung terakhir. Di sinilah tragedi itu benar-benar terjadi. Bosnia mengeksekusi dengan dingin, sementara Italia justru goyah. Hasil akhir 4-1 di babak tos-tosan memas...