Langsung ke konten utama

Semen Padang Makin Terperosok di Area Zona Degradasi Usai Kalah Lawan Persijap

MENJUAL HARAPAN - Pekan ke-28 BRI Super League 2025-2026, Semen Padang berhadapan dengan Persijap Jepara, dan berakhir dengan skor gol 0-2.

Duel kedua tim memang begitu sengit dengan atmosfer serangan yang dijalakan kedua tim ke pertahanan lawannya.

Silih berganti menekan, Persijp Jepara berhasil membongkar pertahanan Semen Padang, dan membobol gawangnya melalui tendakan Rendi Saeupul pada menit ke-37.

Semen Padang tertinggal 0-1, mencoba meningkatkan volume serangannya, namun acapkali gagal dengan hadangan para pemain Persijap.

Sementara serangan yang diperagakan para pemain Persijap Jepara kepertahanan Semen Padang membuat pemain tuan rumah kewalahan atas kemelut di kotak penelati yang berakibat melakukan pelanggaran, dan dikenai hukuman penalti.

Hadiah penalti untuk Persijap Jepara dimanfaatkan dengan baik oleh Franca sebagai eksekutif dan berhasil mengelabui penjaga gawang Semen Padang di menit ke-45.

Kedudukan kembali tuan rumah tertinggal 0-2 ini bertahan hingga pertandingan babak pertama turun minum.

Usai istirahat, selanjutnya memasuki babak kedua, kedua tim berusaha bangkit, utamanya tuan rumah Semen Padang dengan melakukan akselerasi serangannya, akan tetapi serangan demi serangan Semen Padang gagal.

Sementara, Persijap dengan telah unggul 2-0 dari tuan rumah, terus melakukan tekanan, kendati tidak membawa hasil gol.

Waktu normal pertandingan terus berjalan, namun kedudukan masih tetap belum alami perubahan lagi, bahkan hingga pertandingan berakhir.

Semen Padang pekan ini kehilangan poin, sementara Persijap Jepara raih tiga poin. Semen Padang kini berada di area zona degradasi dengan mengantongi 20 poin pada klasemen sementara pekan ke-28 BRI Super League.

Adapun, Persijap Jepara dengan tambah tiga poin, kini berada di urutan ke-13 dengan mengantongi 28 poin. (S_267)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...

Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua

Presiden Prabowo Subianto resmi menangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Kris MENJUAL HARAPAN — Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia . Pelantikan 26 anggota Wantimpres itu menandai terbentuknya susunan baru lembaga yang memiliki posisi sebagai bagian dari mekanisme pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. 26 Nama dalam Susunan Wantimpres Berdasarka...

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...