Langsung ke konten utama

Terganjal Cedera Lutut, Tiwi/Fadia Gugur di Semifinal Setelah Laga Penuh Drama

Tiwi/Fadia, Ganda putri Indonesia (Foto dok Humans PP PBSI)

MENJUAL HARAPAN – Langkah ganda putri unggulan pertama Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, harus terhenti di babak semifinal Macau Open 2026. Bermain di Macao East Asian Games Dome pada Sabtu (20/6/2026), Tiwi/Fadia tak berkutik setelah didera cedera lutut dan terpaksa menyerah dari wakil China, Chen Fan Shu Tian/Liu Jia Yue, lewat permainan dua gim langsung 13-21, 7-21.

Sejak awal gim pertama, kedua pasangan langsung menyuguhkan duel bertempo tinggi dengan reli-reli panjang. Sayangnya, Chen/Liu tampil lebih agresif dan langsung memegang kendali permainan. Pasangan China ini melesat 5-0 di awal laga dan mengamankan interval pertama dengan skor 11-5.

Selepas jeda, dominasi Chen/Liu makin tak terbendung. Pertahanan yang rapat dikombinasikan dengan serangan konsisten membuat Tiwi/Fadia kesulitan mengembangkan permainan. Gim pertama pun ditutup oleh kemenangan Chen/Liu dengan skor 21-13 dalam waktu 16 menit.

Ketat di Awal, Tiwi Alami Cedera Tragis

Memasuki gim kedua, Tiwi/Fadia sempat memberikan perlawanan ketat hingga kedudukan imbang 3-3. Namun, petaka perlahan menghampiri. Sebelum interval, Tiwi sempat terpeleset saat berupaya mengambil bola di area depan net. Insiden tersebut memicu rasa nyeri hebat pada lutut kanan Tiwi.

Akibat pergerakan yang mulai terbatas, Chen/Liu dengan cepat memanfaatkan situasi untuk mendulang poin dan memimpin 11-4 pada interval gim kedua.

Drama Regulasi Poin di Tepi Lapangan

Drama sesungguhnya terjadi saat jeda interval gim kedua. Tiwi/Fadia sempat menghampiri kursi wasit untuk menyatakan mundur (retire) akibat cedera yang dialami Tiwi. Bahkan, laman resmi BWF sempat memperbarui status pertandingan menjadi "retired".

Namun, laga tidak serta-merta usai. Diskusi panjang yang melibatkan wasit, pemain, pelatih, hingga ofisial BWF sempat menunda jalannya pertandingan. Di tengah ketidakpastian tersebut, sebuah percakapan krusial terjadi antara Tiwi dan sang pelatih, Nitya Krishinda Maheswari.

"Mbak, kalau retire nggak dapat poin?" tanya Tiwi ragu.

Nitya kemudian mengonfirmasi situasi tersebut kepada ofisial BWF sebelum kembali menenangkan anak asuhnya. "Masih dapat (poin), kok. So, mau gimana?" jawab Nitya.

Setelah diskusi yang cukup alot, keputusan mengejutkan diambil: pertandingan tetap dilanjutkan. Karena sistem digital sempat terkunci akibat status mundurnya pemain, sisa pertandingan terpaksa dijalankan secara manual. Wasit mencatat perolehan angka di atas secarik kertas dari skor 11-4.

Dalam kondisi pincang dan tidak ideal, Tiwi/Fadia hanya mampu menambah tiga angka. Chen/Liu akhirnya menyudahi perlawanan Indonesia dengan skor akhir 21-7 di gim kedua.

Penanganan Medis Lanjutan

Dampak dari cedera tersebut diakui langsung oleh sang pelatih, Nitya Krishinda Maheswari, yang menyebut performa anak asuhnya merosot tajam setelah insiden terpeleset itu.

"Gangguan pada lutut yang dialami Tiwi membuat pergerakannya di lapangan menjadi terbatas. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap kemampuan mereka dalam mengembangkan permainan," jelas Nitya lewat rilis resmi Humas PP PBSI.

Nitya juga memastikan bahwa langkah mitigasi cedera telah dilakukan sesaat setelah pertandingan usai. "Sudah ada penanganan dari tim medis pelatnas PBSI setelah match selesai, dan mungkin ada penanganan lanjutan lagi saat tiba di Indonesia nanti," tutup mantan pemain ganda putri andalan Indonesia tersebut. (*Sh_267)

Sumber Berita: djarumbadminton.com "Macau Open 2026 - Cedera Menghentikan Perlawanan Tiwi/Fadia"


Baca juga:

Tunggal Putra Indonesia Muhammad Yusuf Tumbangkan Raksasa Hong Kong 


Ikuti info-info lainnya disini



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Presiden Prabowo Subianto Lantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional

  Presiden Prabowo Subianto lantik Sudaryono sebagai BGNdi Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo   MENJUAL HARAPAN — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026) sore . Pelantikan ini menandai dimulainya kepemimpinan baru di lingkungan BGN untuk memperkuat akselerasi dan pelaksanaan program strategis Makan Bergizi Gratis (MBG) . Pengangkatan Sudaryono tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional . Dalam prosesi tersebut, Presiden Prabowo memandu langsung pengambilan sumpah jabatan yang diucapkannya secara khidmat oleh pejabat terlantik . “Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Repub lik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi...

Donny Ernawan dan Yos Sunitiyoso Dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr MENJUAL HARAPAN JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melantik Donny Ermawan Taufanto dan Yos Sunitiyoso masing-masing sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) . Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026) sore . Pengangkatan kedua pimpinan perguruan tinggi tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 80/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia . Dalam prosesi pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo, kedua pejabat yang dilantik menegaskan komitmen mereka untuk menjalankan amanah dengan penuh integri tas dan tanggung jawab . “Bahwa saya ...

Mengabdi di Cangkuang, Mahasiswa Universitas Nurtanio Akselerasi Program "Desa Cerdas dan Masyarakat Berdaya"

  Sekdes Cangkuang, dalam memberikan sambutan penerimaan KKNMT Universitas Unnur Bandung dan didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (kiri), Selasa, 28/7/2026 BANDUNG, MENJUAL HARAPAN  – Dalam upaya mereduksi kesenjangan teknologi serta mendorong kemandirian masyarakat perdesaan, mahasiswa Universitas Nurtanio (Unnur) menggelar program Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Terintegrasi (KKNMT) 2026 di Desa Cangkuang, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung. Mengusung tema besar "Desa Cerdas, Masyarakat Berdaya: Digitalisasi, Literasi Menuju Desa Mandiri Berkelanjutan" , kehadiran puluhan mahasiswa berjaket almamater biru ini disambut hangat oleh pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat dalam acara pembukaan dan sosialisasi program yang berlangsung di Aula Desa Cangkuang. Sinergi Mahasiswa KKNMT Universitas Nurtanio 2026 bersama Perangkat Desa dan Warga Cangkuang di Aula Desa Transformasi Digital hingga Pemberdayaan Ekonomi Program KKNMT kali ini berfokus pada penerjemahan konsep ...