Jolin Angelia (foto tangkapan layar dar djarumbadminton.com)
MENJUAL HARAPAN –
Setelah langkah di nomor beregu Badminton Asia Junior Championships (BAJC) 2026
terhenti di babak perempat final, skuad muda "Merah Putih" kini
langsung mengalihkan fokus penuh ke nomor perorangan.
Persaingan kategori individu ini akan berlangsung pada
1–5 Juli 2026 di Yatsushiro City General Gymnasium, Yatsushiro, Jepang.
Target besar diusung oleh tim Indonesia untuk bisa
menebus kegagalan di nomor beregu dengan membawa pulang gelar juara dari nomor
perorangan.
Permohonan
Maaf dan Kebanggaan Sang Kapten
Tim Indonesia harus menyudahi babak beregu setelah takluk
dari unggulan pertama, Thailand, dengan skor 0-2 (48-55, 49-55) pada Senin
(29/6) pagi waktu setempat. Menanggapi hasil tersebut, Kapten tim Indonesia,
Muhammad Rizky Mubarrok, menyampaikan permohonan maaf sekaligus rasa bangganya
terhadap perjuangan seluruh anggota tim.
"Hasilnya memang kurang memuaskan, tapi saya bangga
dan bersyukur melihat teman-teman saya berjuang mati-matian sampai akhir. Saya
senang bisa berada di tim ini sebagai kapten," ungkap atlet spesialis
ganda asal PB Djarum tersebut melalui siaran pers Humas PP PBSI.
"Dan atas nama tim, saya mengucapkan maaf kepada
semua pendukung karena belum bisa melaju ke babak selanjutnya," tambahnya.
Meski demikian, Barrok—sapaan akrabnya—menegaskan bahwa
asa Indonesia belum mati. Ia optimis peluang untuk merebut medali di level Asia
masih terbuka lebar di nomor individu. "Perjuangan belum selesai, mari
kembali fokus untuk nomor perorangan. Tidak boleh menyerah, tidak boleh putus
asa. Kita semua masih ada peluang untuk membawa pulang medali untuk
Indonesia," pesannya menyemangati rekan-rekan setim.
Evaluasi
dan Kesiapan Menuju Kategori Individu
Senada dengan sang kapten, manajer tim Indonesia, Eskar
Denatara, melihat bahwa penampilan di nomor beregu memberikan banyak catatan
yang harus segera dibenahi. Jeda waktu menjelang pertandingan perorangan pada
Rabu (1/7) akan dimanfaatkan secara maksimal untuk menjaga kondisi para pemain.
"Kita akan coba maintain lagi baik dari sisi fisik, teknis, taktik,
dan terutama adalah mental, biar mereka siap untuk tampil lagi," jelas
Eskar.
Eskar juga berharap pengalaman bertanding melawan tim-tim
terkuat se-Asia di nomor beregu dapat dijadikan pelajaran berharga serta
suntikan motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil tanpa beban.
"Untuk nomor perorangan, saya kira yang paling utama
mereka harus yakin pada kemampuan mereka sendiri. Fokus pada permainan sendiri
dan tampil all out. Jadikan
pengalaman beregu ini sebagai pelajaran dan tambahan semangat,"
pungkasnya. (*S_267)
Sumber
berita: djarumbadminton.com "BAJC 2026 - Perjuangan Belum Berakhir" (diakses, 29/6/2026)
Baca juga:
Langkah Indonesia Terhenti di Perempat Final BAJC 2026 Usai Ditundukkan Thailand
Ikuti berita-berita lainnya
Komentar