Langsung ke konten utama

Rivalitas Abadi, Malam Milik Adam Alis

Adam Alis (foto hasil tangkapan layar dar IG Persib)

MENJUAL HARAPAN - Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026), menjadi saksi sebuah drama yang layak dikenang dalam sejarah rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta.

Pertandingan yang selalu sarat gengsi ini kembali menghadirkan cerita penuh emosi, dengan Adam Alis tampil sebagai protagonis utama.

Sejak menit awal, intensitas laga sudah terasa. Berguinho sempat menguji ketangguhan lini belakang Persija, namun peluangnya kandas.

Justru Persija lebih dulu membuka skor lewat aksi Alaaeddine Ajaraie di menit ke-20. Gol itu membuat Jakmania bersorak, sementara Maung Bandung harus menelan ketegangan.

Kemudian, atmosfer berubah hanya delapan menit kemudian. Adam Alis, memanfaatkan kelengahan lini belakang Persija, menyamakan kedudukan. Gol itu bukan sekadar balasan, melainkan suntikan energi yang menghidupkan kembali semangat Persib.

Drama berlanjut menjelang turun minum. Umpan Thom Haye disambut Adam Alis dengan penyelesaian klinis. Stadion bergemuruh, Persib berbalik unggul 2-1.

Dua gol Adam Alis menjadikan dirinya pusat perhatian, pahlawan yang membalikkan keadaan dalam rivalitas klasik.

Babak kedua berlangsung panas. Persija meningkatkan intensitas, Ajaraie dan Eksel Runtukahu berulang kali mencoba menembus pertahanan. Akan tetapi, Teja Paku Alam berdiri kokoh di bawah mistar, menjelma menjadi tembok yang tak tergoyahkan.

Ketegangan memuncak ketika asisten pelatih Persija, Italo Resende, diusir wasit akibat protes keras—menambah bumbu drama di malam penuh rivalitas.

Peluit panjang berbunyi, skor 2-1 bertahan. Persib meraih tiga poin krusial, menjaga asa perebutan gelar dengan 75 poin dari 32 laga.

Sebaliknya, Persija harus menerima kenyataan pahit: tertahan di posisi ketiga dengan 65 poin, peluang juara pun sirna.

Malam itu, cerita bukan hanya tentang angka di papan skor. Ini tentang Adam Alis yang menjelma bintang, tentang Teja Paku Alam yang menjaga harapan, dan tentang rivalitas yang terus menyalakan api semangat sepak bola Indonesia. (sjs_267)

Baca juga:

Laskar Mataram Bungkam Laskar Kie Raha 2-0 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Di Balik Saklar yang Padam: Jeritan Ekonomi Akar Rumput dan Gugatan atas Ketahanan Energi

Foto hasil tangkapan layar dari ekbis.sindonews.com MENJUAL HARAPAN — Isu pemadaman listrik hari-hari ini, bukan sekadar masalah teknis transmisi, atau gangguan pasokan batu bara. Ini adalah potret kerentanan social, dimana mati lampu menjadi “badai” kecil yang menghantam ruang domistik keluarga, dan memutus urat nadi ekonomi wong cilik . Bagi korporasi besar, pemadaman listrik mungkin hanya berarti deru genset cadangan yang mulai menyala. Namun bagi masyarakat bawah dan pelaku usaha mikro, padamnya aliran listrik adalah interupsi massal yang merenggut pendapatan harian hingga mengacaukan ruang domestik keluarga. Fenomena pemadaman listrik bergilir yang melanda Pulau Jawa dalam beberapa pekan terakhir memicu sorotan tajam dari parlemen. Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak PT PLN (Persero) tidak hanya berfokus pada perbaikan teknis, melainkan wajib memitigasi dampak sosial-ekonomi yang nyata dirasakan masyarakat. “Pemadaman listrik bergilir yang cukup besar ini menyentuh aspek pr...

Final Liga Champions UEFA: PSG Taklukkan Arsenal Lewat Drama Adu Penalti

MENJUAL HARAPAN – Arena Puskas, Budapest , Minggu (31/5/2026) dini hari WIB, menjadi saksi bisu pecahnya kebuntuan panjang Paris Saint-Germain (PSG) di kancah Eropa. Dalam laga final Liga Champions 2025-2026 yang menguras emosi, raksasa Prancis tersebut akhirnya sukses mengangkat trofi "Si Kuping Besar" setelah menundukkan perlawanan sengit Arsenal lewat drama adu penalti yang menegangkan. Bagi Arsenal, malam ini adalah mimpi yang tertunda. The Gunners sejatinya memulai laga dengan sempurna. Belum genap lima menit peluit dibunyikan, pendukung Arsenal sudah bergemuruh. Kai Havertz , dengan ketenangan kelas dunia, berhasil membungkam pertahanan PSG dan membuka keunggulan. Gol cepat tersebut seolah menjadi sinyal bahwa trofi Liga Champions akan segera mendarat di London Utara. Hingga turun minum, disiplin taktik Arsenal mampu meredam setiap upaya serangan dari lini depan PSG. Namun, sepak bola adalah permainan dua babak, dan PSG tidak berniat pulang dengan tangan hampa. Memas...

Komisi III DPR RI Sampaikan Laporan RUU Polri dalam Rapat Paripurna, Tekankan Reformasi Berkelanjutan

JAKARTA , MENJUAL HARAPAN – Komisi III DPR RI resmi menyampaikan laporan terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (RUU Polri) dalam Rapat Paripurna DPR RI yang digelar pada Selasa, 9 Juni 2026. Dalam laporan yang dibacakan oleh Ketua Komisi III DPR RI, Dr. H. Habiburohman , S.H., M.H., ditegaskan bahwa RUU ini merupakan langkah lanjutan untuk menyempurnakan reformasi Polri agar lebih profesional, transparan, dan berintegritas. Proses Pembahasan yang Partisipatif Habiburohman memaparkan bahwa proses pembentukan RUU ini telah melalui mekanisme yang panjang dengan mengedepankan meaningful participation atau partisipasi publik yang bermakna. Komisi III tercatat telah melakukan 12 kali rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan melibatkan sedikitnya 15 pakar/guru besar, 6 kelompok masyarakat, dan 3 kelompok mahasiswa. Selain itu, Panitia Kerja (Panja) RUU Polri juga telah m...