Parma Tersungkur di Tardini, Cremonese Bangkit dengan Dua Gol

 

MENJUAL HARAPAN - Berita dari Stadion Ennio Tardini pada Sabtu (21/3/2026) menghadirkan kisah getir bagi Parma. Tim tuan rumah harus menelan kekalahan 0-2 dari Cremonese dalam lanjutan pekan ke-30 Serie A.

Pertandingan ini menjadi potret klasik bagaimana sebuah tim yang tampil dominan di babak pertama bisa kehilangan kendali setelah jeda, dan bagaimana Cremonese memanfaatkan momentum untuk meraih kemenangan krusial.

Parma sejatinya tampil cukup berani di babak pertama. Dukungan publik Tardini membuat mereka berusaha menekan sejak awal, namun ketajaman di lini depan tak kunjung hadir.

Cremonese, yang datang dengan misi bertahan hidup di papan bawah, memilih strategi menunggu dan mengandalkan serangan balik. Babak pertama berakhir tanpa gol, tetapi atmosfer pertandingan terasa semakin tegang.

Baca juga: Skor Gol AC Milan 3-2 Lawan Torino 

Kebuntuan pecah di menit ke-54 ketika Youssef Maleh mencetak gol pembuka. Tendangan kerasnya menjadi titik balik yang meruntuhkan konsentrasi Parma. Gol ini membuat Cremonese semakin percaya diri, sementara Parma mulai kehilangan arah permainan.

Hanya berselang 14 menit, Jan Vandeputte menambah penderitaan tuan rumah dengan gol kedua, memastikan Cremonese unggul 2-0.

Parma mencoba bangkit, tetapi upaya mereka selalu kandas di lini pertahanan Cremonese yang tampil disiplin. Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol balasan dari tim tuan rumah.

Baca juga: Brighton Kalahkan Liverpool, Fulham Akhirnya Menang Vs Burnley

Kekalahan ini terasa pahit, karena Parma gagal memanfaatkan dukungan kandang untuk meraih poin penting.

Secara klasemen, hasil ini membuat Parma tertahan di posisi ke-12 dengan 34 poin. Mereka masih relatif aman, tetapi kehilangan kesempatan untuk merangkak ke papan tengah yang lebih nyaman.

Sebaliknya, Cremonese yang kini mengoleksi 27 poin di posisi ke-17, meraih kemenangan berharga untuk menjaga asa bertahan di Serie A. Tiga poin ini bisa menjadi suntikan moral besar bagi tim yang sedang berjuang keluar dari bayang-bayang degradasi.

Baca juga: Dortmund Kebobolan 0-2 di Babak Pertama, Akhirnya Raih Kemenangan Vs Hamburger

Pertandingan ini juga memperlihatkan kontras mentalitas. Parma terlihat rapuh ketika tertinggal, sementara Cremonese justru semakin bersemangat setelah mencetak gol. Maleh dan Vandeputte menjadi simbol determinasi tim tamu, menunjukkan bahwa kerja keras dan fokus bisa mengalahkan tekanan besar di stadion lawan.

Bagi pendukung Parma, laga ini menjadi pengingat bahwa konsistensi adalah kunci. Mereka butuh lebih dari sekadar dominasi awal; penyelesaian akhir dan mentalitas juara harus hadir jika ingin bersaing di papan tengah. Cremonese, di sisi lain, pulang dengan kepala tegak, membawa cerita kemenangan yang bisa menjadi titik balik musim mereka. (Sjs*_267)



Komentar

Postingan Populer