Langsung ke konten utama

Skor Gol AC Milan 3-2 Lawan Torino

 

MENJUAL HARAPAN - San Siro kembali bergemuruh pada pekan ke-30 Serie A 2025/2026 ketika AC Milan menjamu Torino. Pertandingan ini bukan sekadar laga biasa, melainkan duel yang memperlihatkan drama, intensitas, dan determinasi dua tim dengan ambisi berbeda.

Milan yang tengah memburu posisi puncak klasemen tampil penuh percaya diri, sementara Torino berusaha mencuri poin demi menjauh dari zona rawan. Hasil akhir 3-2 untuk Rossoneri menjadi bukti bahwa sepak bola Italia masih menyimpan kisah penuh ketegangan hingga menit terakhir.

Gol pertama Milan lahir pada menit ke-37 lewat Strahinja Pavlovic. Bek muda itu menunjukkan naluri menyerang yang tajam, melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihalau kiper Torino.

Baca juga: Brighton Kalahkan Liverpool, Fulham Akhirnya Menang Vs Burnley

Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Giovanni Simeone, striker yang dikenal oportunis, menyamakan kedudukan di menit ke-44 dengan sepakan klinis. Babak pertama pun ditutup dengan skor imbang 1-1, membuat publik San Siro sedikit menahan napas.

Memasuki babak kedua, Milan tampil lebih agresif. Adrien Rabiot, gelandang yang dikenal elegan sekaligus efektif, mencetak gol pada menit ke-54. Hanya dua menit berselang, Youssouf Fofana menambah penderitaan Torino dengan gol cepat yang membuat skor menjadi 3-1.

Dalam rentang waktu singkat, Milan seakan menegaskan dominasi mereka, memperlihatkan kombinasi permainan cepat dan pressing tinggi yang membuat Torino kelabakan.

Akan tetapi, Torino bukan tim yang mudah menyerah. Mereka terus mencari celah, dan pada menit ke-83, Nikola Vlasic berhasil memperkecil ketertinggalan lewat eksekusi penalti. Gol ini kembali menghidupkan asa Torino, sekaligus membuat menit-menit akhir pertandingan terasa menegangkan.

Baca juga: Dortmund Kebobolan 0-2 di Babak Pertama, Akhirnya Raih Kemenangan Vs Hamburger

Milan harus bekerja keras menjaga konsentrasi agar tidak kehilangan poin berharga di kandang sendiri.

Kemenangan ini menegaskan posisi Milan di papan atas. Dengan tambahan tiga poin, mereka kini mengoleksi 63 poin dan tetap bertengger di posisi kedua klasemen. Meski belum mampu menyalip pemuncak klasemen, hasil ini menjaga asa Rossoneri dalam perburuan gelar. Stefano Pioli bisa sedikit tersenyum melihat timnya mampu merespons tekanan dengan kemenangan penting.

Di sisi lain, Torino harus puas tetap berada di urutan ke-14 dengan 33 poin. Posisi ini memang belum terlalu mengkhawatirkan, tetapi jarak dengan zona degradasi tidak cukup aman. Kekalahan di San Siro menjadi pelajaran berharga bahwa mereka harus lebih konsisten, terutama dalam menjaga fokus di momen krusial. Simeone dan Vlasic memang memberi harapan, tetapi lini belakang Torino masih rapuh menghadapi serangan cepat Milan.

Memang, pertandingan ini memperlihatkan dua wajah sepak bola Italia: determinasi tim besar yang mengejar gelar, dan perjuangan tim menengah yang berusaha bertahan.

Milan menunjukkan kedalaman skuad dengan kontribusi dari lini belakang, tengah, hingga depan. Sementara Torino memperlihatkan semangat pantang menyerah meski akhirnya harus tunduk.

San Siro malam itu menjadi panggung drama klasik Serie A. Gol-gol indah, tensi tinggi, dan ketegangan hingga menit akhir membuat laga ini layak dikenang. Milan melangkah dengan keyakinan, Torino pulang dengan pelajaran. (*S_267)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Derby della Mole Berakhir Dramatis: Torino Paksa Juventus Berbagi Angka di Laga Penutup

MENJUAL HARAPAN — Pertarungan bertajuk Derby della Mole pada pekan ke-38 Serie A musim 2025-2026 menyajikan drama yang menguras emosi. Bermain di Stadion Grande Torino , Senin dini hari WIB (25/5/2026), tuan rumah Torino sukses melakukan comeback heroik untuk memaksakan hasil imbang 2-2 atas raksasa kota, Juventus. Dominasi Dusan Vlahovic dan Respon Berani Tuan Rumah Juventus, yang datang dengan ambisi menutup musim di papan atas, langsung tampil menekan sejak menit awal. Bianconeri berhasil membuka keunggulan lebih dulu melalui aksi sang bomber, Dusan Vlahovic , pada menit ke-23. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Juventus kembali melebarkan jarak. Vlahovic, yang tampil klinis, mencatatkan brace alias gol keduanya pada menit ke-53. Situasi tampak genting bagi Torino, namun skuad asuhan tuan rumah justru menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Hanya berselang enam menit setelah gol kedua Juventus, Torino memberikan ...

Final Liga Champions UEFA: PSG Taklukkan Arsenal Lewat Drama Adu Penalti

MENJUAL HARAPAN – Arena Puskas, Budapest , Minggu (31/5/2026) dini hari WIB, menjadi saksi bisu pecahnya kebuntuan panjang Paris Saint-Germain (PSG) di kancah Eropa. Dalam laga final Liga Champions 2025-2026 yang menguras emosi, raksasa Prancis tersebut akhirnya sukses mengangkat trofi "Si Kuping Besar" setelah menundukkan perlawanan sengit Arsenal lewat drama adu penalti yang menegangkan. Bagi Arsenal, malam ini adalah mimpi yang tertunda. The Gunners sejatinya memulai laga dengan sempurna. Belum genap lima menit peluit dibunyikan, pendukung Arsenal sudah bergemuruh. Kai Havertz , dengan ketenangan kelas dunia, berhasil membungkam pertahanan PSG dan membuka keunggulan. Gol cepat tersebut seolah menjadi sinyal bahwa trofi Liga Champions akan segera mendarat di London Utara. Hingga turun minum, disiplin taktik Arsenal mampu meredam setiap upaya serangan dari lini depan PSG. Namun, sepak bola adalah permainan dua babak, dan PSG tidak berniat pulang dengan tangan hampa. Memas...

Derby Jatim: Persebaya Pesta Gol 5-0, Persik Kediri Merana di GBT

MENJUAL HARAPAN — Persebaya Surabaya menutup kampanye mereka di BRI Super League 2025/2026 dengan performa yang luar biasa impresif. Menjamu sesama tim Jawa Timur, Persik Kediri, dalam laga bertajuk Derby Jatim di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (23/5/2026) malam, Bajul Ijo mengamuk dan menggulung tamunya dengan skor mencolok 5-0. Kemenangan telak di pekan pamungkas ini memastikan Persebaya mengunci posisi di papan atas, tepatnya di peringkat ke-4 klasemen akhir dengan raihan 58 poin. Sebaliknya, kekalahan memalukan ini memaksa Persik Kediri harus puas menyudahi musim di papan bawah, tertahan di posisi ke-12 dengan koleksi 39 poin. Dominasi Paruh Pertama: Gol Cepat Malik Risaldi Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung setianya, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan sejak sepak mula. Kecepatan lini depan Bajul Ijo benar-benar menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan Macan Putih yang tampil rapuh malam itu. Menit 12: Malik Risaldi membuka keran gol...