Langsung ke konten utama

Espanyol dan Elche, Derita Kekalahan dari Lawannya Pada Pekan Ke-18

MENJUAL HARAPAN - Dua papan atas Liga Spanyol atau La Liga musim 2025-2026 Espanyol berhadapan dengan Barcelona.

Espanyol menjamu Barcelona yang berada di peringkat pertama klasemen berlangsung duel di RCDE Stadium, Minggu dii hari WIB (4/1/2026).

Espanyol derita kekalahan dari lawannya Barcelona dengan skor gol akhir 0-2.

Dua gol kemenangan Barcelona dicetak pada babak kedua menit ke-86 dan 90 oleh Dani Olmo, dan Robert Lewandowski.

Tiga poin milik Barcelona pada pekan ini, membawanya makin kokoh di puncak klasemen dengan mengoleksi 49 poin, sementara Espanyol berada di urutan kelima dengan mengoleksi 33 poin hingga pekan ke-18 La Liga.

Laga Espanyol versus Barcelona ini sangat menarik sejak pertandingan dimulai. Babak pertama duel ini saling jual beli serangan walau hingga babak pertama turun minum tidak terjadi gol.

Babak kedua dimulai, kedua kesebelasan juga tampak berusaha bangkit dengan aksi-aksi serangannya, namun gol baru terjadi justru di sisa-sisa waktu yaitu menit ke-86 dan 90 ke gawang kiper Espanyol.

Waktu juga yang mengakhiri pertandingan ini, dan Espanyol tidak mampu membalas kebobolan gawangnya.

Baca juga: Aston Villa Salip Man City Usai Kalahkan Nottringham Forest

Sedangkan pada pertandingan lainnya Elche versus Villarreal yang berlangsung digelar di Manuel Martinez Valero, tuan rumah derita kekalahan hingga 1-3 dari lawannya.

Elche yang berada di papan tengah berhadapan dengan Villarreal yang berada di papan atas LaLiga ini, duel kedua tim sangat seru dan dengan volume serangan yang eksplosif.

Tuan rumah, Elche kebobolan di awal babak pertama menit ke-7 yang dilakukan oleh Alberto Moleiro ke gawang kiper Elche. Kemudian, menit ke-13 Georges Mikautadze menggetarkan kembali gawang kiper tuan rumah.

Tertinggal 0-2 tuan rumah, berusaha bangkit dengan aksi-aksi meningkatkan serangannya ke pertahanan Villarreal, dan berhasil mencetak gol ke gawang kiper Villareal di menit ke-30 lewat tendangan Martin Neto, kedudukan gol juga berubah menjadi 1-2.

Kedudukan 1-2 antara Elche versus Villarreal hingga turun minum.

Baca juga: Persija Jakarta Naik Urutan Kedua Usai Kalahkan Persijap 

Usai istirahat, kedua kesebelasan kembali ke lapangan dengan ambisi memenangkan pertandingan, utamanya Elche yang berusaha menyamakan kedudukan gol terlebih dahulu.

Akselerasi serangan yang diperagakan kedua kesebelasan di babak kedua ini bukan mengendor malah makin meningkat. Elche yang sudah tertinggal terus berusaha menekan pertahanan Villarreal, namun usahanya masih buntu dihadang pemain Villarreal.

Waktu normal pertanidngan makin tipis, dan Villarreal berusaha mengoptimalkan serangannya di sisa-sisa waktu, sehingga pada menit ke-83 berhasil menggetarkan gawang kiper tuan rumah Elche lewat tendangan alfonso Pedraza.

Pertandingan pun berakhir dan kedudukan Elche 1-3 Villarreal, Villarreal kini mengoleksi 38 poin dan berada di urutan ke-3 klasemen Liga Spanyol musim 2025-2026, sementara Elche berada di posisi ke-9 dengan mengoleksi 22 poin. (S_267)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hegemoni Ekologis

Oleh Silahudin MENJUAL HARAPAN -  RETORITKA pembangunan berkelanjutan, dan jargon hijau tampak kian populer di ruang-ruang kebijakan, akan tetapi, di balik itu juga tersembunyi satu paradoks besar, yaitu alam terus mengalami kerusakan struktural, walau keberlanjutannya digembar-gemborkan.  Pergulatan hidup kita, dalam realitasnya dikonstruksi oleh bahasa, dan narasi yang seolah peduli terhadap lingkungan, namun, secara praksis terus-menerus melegitimasi eksploitasi. Pada titik simpul inilah, letak hegemoni ekologis, bukan hanya dominasi atas alam, tetapi juga dominasi atas cara berpikir tentang alam. Memang, hegemonis ekologis bekerja secara halus melalui wacana yang kita anggap netral, seperti istilah "pemanfaatan sumber daya", "optimalisasi kawasan", atau "efisiensi energi", dan lain sejenisnya. Dalam tataran kerangka tersebut, alam dikonstruksi sebagai objek pasif yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan manusia. Kepentingan ekonomi diselubungi bahasa sa...

Ulasan Matchday Keenam Liga Eropa 2025/2026

MENJUAL HARAPAN - PEKAN keenam Liga Eropa musim 2025/2026 menutup babak penyisihan grup dengan drama yang tak kalah dari panggung utama Liga Champions. Malam penuh intensitas itu menghadirkan kejutan, kepastian, dan tragedi bagi tim-tim yang gagal memanfaatkan momentum terakhir. Dari Glasgow hingga Lyon, dari Porto hingga Basel, setiap stadion menjadi panggung cerita yang akan dikenang sepanjang musim. Celtic Park yang biasanya bergemuruh justru menjadi saksi bisu keperkasaan AS Roma. Tim Serigala Ibukota tampil dingin dan klinis, menggilas Celtic dengan skor telak 0-3. Roma menunjukkan kedewasaan taktik, seakan ingin menegaskan bahwa mereka bukan sekadar penggembira di kompetisi ini. Celtic, yang sempat berharap pada dukungan publik Skotlandia, justru terlihat kehilangan arah sejak menit awal. Di Bucharest, drama sesungguhnya terjadi. FCSB menjamu Feyenoord dalam duel yang berakhir dengan skor gila: 4-3. Pertandingan ini layak disebut sebagai pesta gol yang penuh emosi. FCSB, dengan d...

Fiorentina Vs Verona, Udinese Vs Napoli, dan Milan Imbang Lawan Sassuolo

  MENJUAL HARAPAN - Tuan rumah Fieorentina alami kekalahan dari Verona dengan skor gol 1-2 pada pekan ke-15. Fiorentina berada di zona degradasi dengan koleksi 6 poin, sedangkan Verona berada di urutan ke-18 dengan koleksi 12 poin pada klasemenn sementara Serie A pekan kelima belas. Adapun pada pertandingan lainnya, Udinese mengalahkan Napoli dengan skor gol 1-0. Gol semata wayang Udinese dicetak Jurgen Ekkelenkamp, dan kini Udinese berada di urutan ke-10 dengan 21 poin, sementara Napoli sendiri masih bertengger di papan atas urutan ke-3 dengan koleksi 31 poin pada klasemen sementara Serie A pekan ke-15. Sedangakn, Milan menjamu Sassuolo berakhir dengan skor gol 2-2. Masing-masing dua gol itu, AC Milan terlebih dahulu kecolongan gawangnya pada menit ke-13 lewat tendangan Ismael Kone. Namun, tuan rumah AC Milan berhasil menyamakan kedudukan gol 1-1 pada menit ke-34 lewat tusukan Devide Bartesaghi. Selanjutny,a pada menit ke-47, tuan rumah AC Milan berhasil unggul lebih dahulu yang d...