Langsung ke konten utama

Aston Villa Salip Man City Usai Kalahkan Nottingham Forest

MENJUAL HARAPAN - Aston Villa menjamu Nottingham Forest di pekan ke-20 Premier League 2025-2026.  

Tanding berlangsung digelar di Villa Park, Sabtu (3/1/2026), dan tuan rumah Aston Villa berhasil tumbangkan Nottingham Forest dengan skor gol akhir 3-1.

Tiga gol membawa Aston Villa naik ke posisi ke-2 dengan mengoleksi 42 poin, dan menggeser Manchester City yang memiliki 41 poin.

Sementara, Nottingham Forest dari kekalahan lawan Aston Villa di pekan ke-20 ini, berada di posisi ke-17 dengan mengoleksi 18 poin.

Pada duel Aston Villa versus Nottingham Forest terjadi empat gol, dimana tiga gol milik tuan rumah Aston Villay yang dicetak pada babak pertama detik-detik berakhir melalui tendangan Ollie Watkins. Kemudian dua gol berikutnya pada babak kedua menit ke-49 dan 73 oleh John McGinn.

Sedangkan satu gol balasan Nottingham Forest dicetak pada menit ke-61 lewat tendangan Morgan Gibbs White.

Baca juga: Premier League Pekan 19: Gol Langka Poin Berbagi

Jalannya duel Aston Villa kontra Nottingham Forest ini cuku sengit sejak babak pertama hingga akhir.

Silih berganti menekan pertahanan lawannya, terus mewarnai duel kedua kesebelasan tersebut baik di babak pertama, maupun babak kedua.

Gol-gol yang tercipta baik milik Aston Villa maupun Nottingham Forest berkat aksi-aksi serangan para pemain Aston Villa ke pertahanan lawannya, begitu juga satu gol balasan lawannya Nottingham Forest. 

Sedangkan pada pertandingan lainnya, Brighton menjamu Burnley, berakhir dengan 2-0.

Dua gol kemenangan Brighton, dicetak oleh Georginio Rutter pada menit ke-29, dan Yasin Ayari di menit ke-47.

Tiga poin diraih Brighton, dan kini Brighton berada di urutan ke-8 dengan mengoleksi 28 poin, sedangkan Burnley berada di posisi ke-19 dengan 12 poin pada pekan ke-20 Premier League. (S_267)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KPK dan Paradoks Penindakan

Oleh Silahudin Pemerhati Sosial Politik, Dosen FISIP Universitas Nurtanio Bandung SETIAP kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), publik menyambutnya dengan gegap gempita. Nama pejabat publik terpampang di media, jumlah uang yang disita pun menjadi sorotan, dan masyarakat kembali berharap bahwa korupsi akan berkurang. Akan tetapi, harapan itu cepat pudar ketika OTT berikutnya terjadi lagi di lembaga berbeda, dengan pola yang sama. OTT seolah menjadi ritual penindakan yang berulang, bukan alat pencegahan yang efektif. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan, apakah KPK telah terjebak dalam peran sebagai algojo hukum semata? Memang, penindakan penting, namun jika tidak diimbangi dengan strategi pencegahan dan perubahan perilaku birokrasi, maka KPK hanya menjadi pemadam kebakaran yang datang setelah api membakar semuanya. Korupsi terus berulang, dan OTT menjadi tontonan yang kehilangan daya cegah. Dalam satu tahun terakhir, KPK telah melakukan lebih ...

Bhayangkara FC Berhasil Kalahkan Tuan Rumah Malut United

  MENJUAL HARAPAN - Bhayangkara FC tandang ke markas Malut United, dan menciptakan kejutan mengalahkan tuan rumah dengan skor gol akhir 2-1. L aga pekan ke-19 BRI Super League musim 2025-2026 ini langsung digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu (31/1/2026). M alut United sebagai tim yang berada di papan atas pada duel dengan Bhayangkara FC yang berada di papan tengah, tampak kesulitan mengembangkan permainannya. S ebaliknya, Bhayangkara FC justru mendikte tuan rumah. S erangan demi serangan yang diperagakan Malut United, buntu saat berhadapan dengan hadangan para pemain Bhayangkara FC. Baca juga:  Persis Solo Tumbang di Kandang Sendiri Lawan Persib Bandung B hayangkara FC dengan taktik yang diperagakan melalui serangkaian serangannya, berhasil membobol gawang kiper Malut United pada menit ke-22. Gol keunggulan sementara Bhayangkara FC dicetak oleh Moussa Sidibe. T uan rumah tertingal 0-1, berusaha menyamakan kedudukan dengan serangkaian serangan dari berbagai lini,...

Pemprov Jabar Targetkan Pelunasan Utang Rp 629 Miliar Awal Februari

BANDUNG , MENJUAL HARAPAN   –  Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan kewajiban pembayaran utang kepada kontraktor senilai Rp 629 miliar akan segera dituntaskan. Proses pencairan dilakukan bertahap setelah seluruh kegiatan yang masuk kategori tunda bayar  melewati pemeriksaan ketat oleh Inspektorat. Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan bahwa pembayaran tidak bisa langsung dilakukan sejak awal Januari karena setiap pekerjaan harus diverifikasi terlebih dahulu. Audit dilakukan terhadap kegiatan di tujuh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memastikan kesesuaian administrasi maupun teknis. “Kenapa tidak langsung dibayarkan? Karena harus di-review dulu. Kegiatannya tersebar di tujuh OPD dan yang melakukan review adalah Inspektorat,” jelas Herman. Ia menambahkan, Gubernur Jawa Barat menekankan agar pembayaran dilakukan secara akuntabel, sesuai volume dan spesifikasi kontrak. Herman menyebutkan, proses audit kini mendekati tahap akhir dan pencairan m...