MENJUAL HARAPAN - Pekan ke-19 Premier League musim 2025/2026 menghadirkan serangkaian laga yang penuh tensi, namun minim gol. Di Anfield, Liverpool menjamu Leeds United dalam atmosfer yang biasanya bergemuruh, tetapi kali ini sorak-sorai penonton tak diiringi oleh gol. Pertandingan berakhir dengan skor kacamata, 0-0, meninggalkan rasa hampa bagi para pendukung tuan rumah yang berharap pesta gol di awal tahun.
Liverpool tampil dominan dalam penguasaan bola, namun Leeds menunjukkan disiplin bertahan yang luar biasa. Setiap serangan The Reds seolah terhenti di dinding putih Leeds yang rapat. Jurgen Klopp terlihat frustrasi di pinggir lapangan, sementara para pemainnya berkali-kali mencoba menembus barisan pertahanan lawan tanpa hasil.
Di sisi lain, Sunderland yang menjamu Manchester City juga berakhir dengan skor identik, 0-0. Hasil ini cukup mengejutkan mengingat City dikenal sebagai tim paling produktif di liga. Sunderland tampil berani, menekan di momen tertentu, dan berhasil membuat lini serang City kehilangan ketajaman.
Pep Guardiola tampak gelisah sepanjang pertandingan. Erling Haaland yang biasanya menjadi mesin gol, kali ini terisolasi oleh rapatnya pertahanan Sunderland. Beberapa peluang emas memang tercipta, tetapi penyelesaian akhir City tidak cukup klinis untuk meruntuhkan gawang lawan.
Brentford kontra Tottenham Hotspur juga berakhir dengan skor 0-0. Pertandingan ini memperlihatkan bagaimana kedua tim lebih berhati-hati ketimbang mengambil risiko. Brentford yang bermain di kandang mencoba memanfaatkan dukungan publik, namun Tottenham tampil disiplin dan tak mau kecolongan.
Spurs sendiri tampak kehilangan kreativitas di lini tengah. Upaya mereka membangun serangan sering kali terputus sebelum mencapai kotak penalti Brentford. Hasil imbang ini membuat kedua tim sama-sama kehilangan kesempatan untuk merangkak naik di papan klasemen.
Satu-satunya laga yang menghadirkan gol adalah duel antara Crystal Palace melawan Fulham. Pertandingan berakhir 1-1, dengan kedua tim saling berbagi poin. Palace sempat unggul lebih dulu, namun Fulham menunjukkan mentalitas pantang menyerah dengan menyamakan kedudukan di babak kedua.
Gol yang tercipta di laga ini menjadi hiburan tersendiri bagi para penonton Premier League pekan ke-19. Di tengah deretan hasil imbang tanpa gol, Palace dan Fulham setidaknya memberikan drama yang lebih hidup. Kedua tim bermain terbuka, saling serang, dan memperlihatkan ambisi untuk meraih kemenangan.
Memang, secara keseluruhan, pekan ke-19 ini bisa disebut sebagai pekan yang “kering” bagi para pencinta gol. Empat pertandingan besar, tiga di antaranya berakhir tanpa gol, sementara satu laga hanya menghasilkan dua gol. Para penonton mungkin merasa kecewa, tetapi dari sisi taktikal, pekan ini memperlihatkan bagaimana tim-tim papan tengah dan bawah mampu mengimbangi klub besar dengan strategi bertahan yang solid.
Premier League memang selalu penuh kejutan. Pekan ke-19 menjadi bukti bahwa tidak ada laga yang bisa diprediksi dengan mudah. Liverpool, City, dan Tottenham yang biasanya mendominasi, justru tertahan oleh lawan yang tampil disiplin. Sementara Palace dan Fulham menunjukkan bahwa semangat juang bisa menghadirkan hiburan tersendiri. Musim masih panjang, dan pekan ini menjadi pengingat bahwa dalam sepak bola, bukan hanya gol yang menentukan cerita, tetapi juga perjuangan, strategi, dan drama di lapangan hijau. (S_267)
Komentar