Zaira Octavia Armi (Foto dok pbsi.id)
MENJUAL
HARAPAN — Pertempuran
sengit yang menguras emosi tersaji di sektor tunggal putri U-17. Pemain muda Indonesia, Zaira Octavia Armi,
menunjukkan ketahanan mental yang luar biasa setelah menyudahi perlawanan alot
wakil Jepang, Yuzuna Anami, melalui kemenangan rubber game dengan skor ketat 24-22, 17-21, 23-21.
Keberhasilan
Zaira keluar dari lubang jarum di poin-poin kritis menjadi pembeda dalam laga
perempat final ini.
Dingin di Poin Kritis, Jinakkan Defence Solid Jepang
Sepanjang
pertandingan, Zaira harus bertarung di bawah tekanan psikologis yang berat
karena Anami terus-menerus memimpin perolehan angka. Ditambah lagi, wakil Negeri Sakura tersebut memiliki
benteng pertahanan yang sangat kokoh dan permainan net yang ciamik.
Zaira sempat
kehilangan momentum di gim kedua setelah menurunkan tempo yang membuat fokusnya
buyar. Namun, daya juangnya kembali
menyala di gim pertama dan ketiga, di mana ia berhasil memenangi setting point yang krusial
lewat permainan yang lebih rapi.
"Tadi sempat
tegang banget, karena pertandingannya mepet-mepet terus dan lawan selalu unggul
terlebih dahulu," aku Zaira jujur mengenai ketatnya tensi di lapangan.
"Di game
kedua saya sedikit menurunkan tempo permainan dan tidak fokus lagi. Di game
pertama dan ketiga saya berhasil menang di poin-poin kritis setelah berusaha
untuk bermain tenang dan lebih safe," lanjutnya.
Zaira juga
mengakui bahwa Anami memberikan perlawanan yang luar biasa tangguh. "Lawan memiliki defence yang solid dan
bola-bola di depannya cukup bagus," pujinya.
Melompat Jauh Menuju Target Juara
Pencapaian ke
babak semifinal ini menandai lonjakan prestasi yang sangat signifikan bagi Zaira. Pada edisi tahun lalu saat masih bersaing di kategori
U-15, langkahnya sudah terhenti di babak 16 besar.
Kini, dengan tiket semifinal di tangan, targetnya sudah bulat: menjadi juara.
"Tahun lalu
di kategori U15, saya kalah di babak 16 besar. Tahun ini pastinya mau
juara," pungkas Zaira dengan nada optimistis. (Sjs_267)
Sumber Berita Utama: pbsi.id " Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026: Zaira Menang Sengit Atas Wakil Jepang"
Baca juga:
Naik Kelas Bukan Halangan: Miftaqul Putri Tumbangkan Unggulan Thailand, Bidik Gelar Beruntun
Keluar dari Tekanan, Zamraliani Arifianto Melaju ke 8 Besar Demi Kejar Jejak Sang Kakak
Misi Pertahankan Takhta: Double Duty Sukses, Maharishiel Melenggang ke Perempat Final U-19
Komentar