Langsung ke konten utama

JRJIGP 2026: Zaira Octavia Redam Tembok Pertahanan Wakil Jepang


Zaira Octavia Armi (Foto dok pbsi.id)

MENJUAL HARAPAN — Pertempuran sengit yang menguras emosi tersaji di sektor tunggal putri U-17. Pemain muda Indonesia, Zaira Octavia Armi, menunjukkan ketahanan mental yang luar biasa setelah menyudahi perlawanan alot wakil Jepang, Yuzuna Anami, melalui kemenangan rubber game dengan skor ketat 24-22, 17-21, 23-21.

Keberhasilan Zaira keluar dari lubang jarum di poin-poin kritis menjadi pembeda dalam laga perempat final ini.

Dingin di Poin Kritis, Jinakkan Defence Solid Jepang

Sepanjang pertandingan, Zaira harus bertarung di bawah tekanan psikologis yang berat karena Anami terus-menerus memimpin perolehan angka. Ditambah lagi, wakil Negeri Sakura tersebut memiliki benteng pertahanan yang sangat kokoh dan permainan net yang ciamik.

Zaira sempat kehilangan momentum di gim kedua setelah menurunkan tempo yang membuat fokusnya buyar. Namun, daya juangnya kembali menyala di gim pertama dan ketiga, di mana ia berhasil memenangi setting point yang krusial lewat permainan yang lebih rapi.

"Tadi sempat tegang banget, karena pertandingannya mepet-mepet terus dan lawan selalu unggul terlebih dahulu," aku Zaira jujur mengenai ketatnya tensi di lapangan.

"Di game kedua saya sedikit menurunkan tempo permainan dan tidak fokus lagi. Di game pertama dan ketiga saya berhasil menang di poin-poin kritis setelah berusaha untuk bermain tenang dan lebih safe," lanjutnya.

Zaira juga mengakui bahwa Anami memberikan perlawanan yang luar biasa tangguh. "Lawan memiliki defence yang solid dan bola-bola di depannya cukup bagus," pujinya.

Melompat Jauh Menuju Target Juara

Pencapaian ke babak semifinal ini menandai lonjakan prestasi yang sangat signifikan bagi Zaira. Pada edisi tahun lalu saat masih bersaing di kategori U-15, langkahnya sudah terhenti di babak 16 besar. Kini, dengan tiket semifinal di tangan, targetnya sudah bulat: menjadi juara.

"Tahun lalu di kategori U15, saya kalah di babak 16 besar. Tahun ini pastinya mau juara," pungkas Zaira dengan nada optimistis. (Sjs_267)


Sumber Berita Utama: pbsi.id " Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026: Zaira Menang Sengit Atas Wakil Jepang


Baca juga:

Naik Kelas Bukan Halangan: Miftaqul Putri Tumbangkan Unggulan Thailand, Bidik Gelar Beruntun

Keluar dari Tekanan, Zamraliani Arifianto Melaju ke 8 Besar Demi Kejar Jejak Sang Kakak 

Misi Pertahankan Takhta: Double Duty Sukses, Maharishiel Melenggang ke Perempat Final U-19 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengabdi di Cangkuang, Mahasiswa Universitas Nurtanio Akselerasi Program "Desa Cerdas dan Masyarakat Berdaya"

  Sekdes Cangkuang, dalam memberikan sambutan penerimaan KKNMT Universitas Unnur Bandung dan didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (kiri), Selasa, 28/7/2026 BANDUNG, MENJUAL HARAPAN  – Dalam upaya mereduksi kesenjangan teknologi serta mendorong kemandirian masyarakat perdesaan, mahasiswa Universitas Nurtanio (Unnur) menggelar program Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Terintegrasi (KKNMT) 2026 di Desa Cangkuang, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung. Mengusung tema besar "Desa Cerdas, Masyarakat Berdaya: Digitalisasi, Literasi Menuju Desa Mandiri Berkelanjutan" , kehadiran puluhan mahasiswa berjaket almamater biru ini disambut hangat oleh pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat dalam acara pembukaan dan sosialisasi program yang berlangsung di Aula Desa Cangkuang. Sinergi Mahasiswa KKNMT Universitas Nurtanio 2026 bersama Perangkat Desa dan Warga Cangkuang di Aula Desa Transformasi Digital hingga Pemberdayaan Ekonomi Program KKNMT kali ini berfokus pada penerjemahan konsep ...

Literasi Keuangan Haji: Membentengi Masyarakat dari Narasi Disinformasi

MENJUAL HARAPAN — Di tengah rentannya publik terhadap disinformasi seputar pengelolaan dana haji , edukasi mengenai tata kelola keuangan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menjadi kebutuhan yang mendesak. Komisi VIII DPR RI menekankan pentingnya pemahaman masyarakat secara utuh mengenai mekanisme kerja BPKH guna menjaga kepercayaan publik terhadap akuntabilitas lembaga tersebut . Pesan tersebut ditegaskan oleh Anggota Komisi VIII DPR RI, Ansari, dalam gelaran Sarasehan Keuangan Haji di Pamekasan, Jawa Timur , Selasa (4/8/2026) . Sebagai lembaga penyeimbang dan mitra kerja BPKH, Komisi VIII mendorong sosialisasi intensif agar masyarakat memahami rantai transparansi pengelolaan dana, mulai dari instrumen investasi hingga sistem pelaporan terbuka yang dapat diakses publik . "Masyarakat perlu mengetahui tugas BPKH, bagaimana dana haji dikelola, sistem pelaporannya, hingga manfaat yang dihasilkan. Selain melalui sosialisasi langsung seperti ini, laporan BPKH juga sangat terbuk...

21 Bulan Sumpah Istana: Anatomi Doktrin ‘Populisme Eksekutif’ Prabowo-Gibran dan Operasi Bedah Organisasi Negara

  Presiden Prabowo Subianto menghadiri Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI  di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. (Foto: BPMI Setpres) MENJUAL HARAPAN — Di hadapan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Jumat pagi ini (14/8/2026), Presiden Republik Indonesia menyampaikan laporan pertanggungjawaban politik atas 21 bulan masa pemerintahannya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.  Berbeda dari narasi kenegaraan konvensional yang kerap dipenuhi retorika normatif, pidato berdurasi intens tersebut menyajikan cetak biru konsolidasi kekuasaan eksekutif yang agresif, terukur, dan berorientasi pada pembersihan kelembagaan negara secara radikal. Dengan menetapkan empat prinsip kepemimpinan—kepatuhan konstitusional UUD 1945, perlindungan core and vital national interest , intervensi sosial cepat, serta keberlanjutan intergenerasional—Presiden menegaskan doktrin politiknya: "Saya tidak menerima mand...