Langsung ke konten utama

Misi Pertahankan Takhta: Double Duty Sukses, Maharishiel Melenggang ke Perempat Final U-19

Maharishiel Timotius Gain (Foto dok pbsi.id)

MENJUAL HARAPAN — Langkah impresif juga ditunjukkan oleh tunggal putra U-19 andalan tuan rumah, Maharishiel Timotius Gain

Menghadapi jadwal padat dengan bertanding dua kali dalam sehari, sang juara bertahan membuktikan ketahanan fisiknya dengan menyapu bersih kemenangan.

Pada babak 16 besar yang digelar Jumat (10/7), Maharishiel sukses meredam perlawanan sengit dari unggulan kedua asal Amerika Serikat, Shriyans Ankith Bhagavatula, dua gim langsung 21-16, 21-14.

Efek Positif Magang Pelatnas PBSI

Maharishiel mengakui bahwa lawannya kali ini memiliki daya juang tinggi dan tidak mudah dimatikan. Menghadapi tipikal pemain seperti Bhagavatula, ia dipaksa bermain lebih sabar dengan menerapkan strategi bertahan yang solid sebelum melancarkan serangan balik mematikan.

"Puji Tuhan hari ini kan bermain dua kali dan diberikan kelancaran oleh Tuhan untuk bisa menang dua kali," tutur Maharishiel penuh syukur. "Pertandingan tadi, lawannya gak gampang mati mainnya, jadi harus lebih tahan dan maksa. Pola main yang saya terapkan tadi defence balik serang."

Peningkatan performa Maharishiel di lapangan diakuinya tidak lepas dari pengalaman berharga sebelum ia berlaga di Asia Junior Championship 2026 lalu, di mana ia sempat mencicipi atmosfer latihan di pemusatan latihan nasional.

"Saya sempat magang di Pelatnas PBSI sebelum bertanding di Asia Junior Championship 2026 lalu, saya merasakan dampak yang positif untuk permainan saya sekarang," jelasnya. "Saya banyak dapat pengalaman baru dan pelajaran baru dari cara bermain."

Membidik All-Indonesian Match dan Target Juara

Di babak perempat final, Maharishiel akan menghadapi pemenang laga antara wakil Malaysia, Quan Yi Low, atau kompatriotnya, Nazwan Abdillah. Secara terbuka, ia berharap bisa bersua rekan senegaranya demi menciptakan laga seru di atas lapangan.

Sebagai pemegang sabuk juara tahun lalu, Maharishiel menegaskan bahwa targetnya di turnamen ini tidak pernah berubah: mempertahankan gelar.

"Besok akan bertemu antara wakil Malaysia, Quan Yi Low atau rekan latihan saya Nazwan Abdillah, pastinya mau ketemu Nazwan karena rekan sendiri," harap Maharishiel. "Sebagai juara bertahan, target saya pastinya mau juara lagi seperti tahun lalu." (*Sjs_267)

Sumber Berita Utama: pbsi.id " Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026: Maharishiel Ingin Jadi Juara Bertahan" (diakses, 14/7/2026)


Baca juga:

Debut Manis Metta Hartono di Panggung Internasional: Tekuk Wakil Jepang, Tembus 8 Besar U-15 

Faza/Rachel Amankan Tiket Perempat Final, Hidupkan Kembali Chemistry Lama di Jaya Raya Junior 2026 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Literasi Keuangan Haji: Membentengi Masyarakat dari Narasi Disinformasi

MENJUAL HARAPAN — Di tengah rentannya publik terhadap disinformasi seputar pengelolaan dana haji , edukasi mengenai tata kelola keuangan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menjadi kebutuhan yang mendesak. Komisi VIII DPR RI menekankan pentingnya pemahaman masyarakat secara utuh mengenai mekanisme kerja BPKH guna menjaga kepercayaan publik terhadap akuntabilitas lembaga tersebut . Pesan tersebut ditegaskan oleh Anggota Komisi VIII DPR RI, Ansari, dalam gelaran Sarasehan Keuangan Haji di Pamekasan, Jawa Timur , Selasa (4/8/2026) . Sebagai lembaga penyeimbang dan mitra kerja BPKH, Komisi VIII mendorong sosialisasi intensif agar masyarakat memahami rantai transparansi pengelolaan dana, mulai dari instrumen investasi hingga sistem pelaporan terbuka yang dapat diakses publik . "Masyarakat perlu mengetahui tugas BPKH, bagaimana dana haji dikelola, sistem pelaporannya, hingga manfaat yang dihasilkan. Selain melalui sosialisasi langsung seperti ini, laporan BPKH juga sangat terbuk...

Mengabdi di Cangkuang, Mahasiswa Universitas Nurtanio Akselerasi Program "Desa Cerdas dan Masyarakat Berdaya"

  Sekdes Cangkuang, dalam memberikan sambutan penerimaan KKNMT Universitas Unnur Bandung dan didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (kiri), Selasa, 28/7/2026 BANDUNG, MENJUAL HARAPAN  – Dalam upaya mereduksi kesenjangan teknologi serta mendorong kemandirian masyarakat perdesaan, mahasiswa Universitas Nurtanio (Unnur) menggelar program Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Terintegrasi (KKNMT) 2026 di Desa Cangkuang, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung. Mengusung tema besar "Desa Cerdas, Masyarakat Berdaya: Digitalisasi, Literasi Menuju Desa Mandiri Berkelanjutan" , kehadiran puluhan mahasiswa berjaket almamater biru ini disambut hangat oleh pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat dalam acara pembukaan dan sosialisasi program yang berlangsung di Aula Desa Cangkuang. Sinergi Mahasiswa KKNMT Universitas Nurtanio 2026 bersama Perangkat Desa dan Warga Cangkuang di Aula Desa Transformasi Digital hingga Pemberdayaan Ekonomi Program KKNMT kali ini berfokus pada penerjemahan konsep ...

Persebaya Taklukkan Port FC, Bernardo Tavares Pilih Tetap Membumi

MENJUAL HARAPAN  — Gelora Bung Tomo kembali membara . Persebaya Surabaya menegaskan dominasi mutlak mereka di fase penyisihan Grup B Piala Presiden 2026 usai menghempaskan perlawanan sengit juara bertahan asal Thailand, Port FC, dengan skor tipis 2-1 pada Sabtu malam (1/8/2026) . Kemenangan ini memastikan Green Force menutup fase grup dengan rekor impresif: menyapu bersih sembilan poin penuh dari tiga pertandingan sekaligus mengunci status sebagai juara Grup B . Eksekusi Taktis & Dua Gol Open Play Dua gol kemenangan Bajol Ijo dicetak oleh duet legiun asing, Miguel Pereira dan Alex Martins . Gol-gol tersebut tidak lahir dari kebetulan, melainkan hasil organisasi skema permainan terbuka ( open play ) dan transisi cepat yang tajam . Port FC yang datang membawa reputasi juara bertahan dibuat kerepotan meredam gelombang serangan tuan rumah yang tampil agresif sejak awal laga . Total Tembakan: Persebaya melepaskan 14 tembakan dengan 4 di antaranya tepat sasaran ( on targ...