Langsung ke konten utama

Dominasi di Partai Puncak: Zilazik/Afizzah Segel Gelar Juara Ganda Campuran U-17


Muhammad Zilazik Artando Zakaria/Afizzah Rahmandhani (Foto dok pbsi.id)

Partai final sesama wakil Indonesia (All-Indonesian Final) selalu menyajikan atmosfer yang luar biasa. Ketegangan tidak hanya dirasakan oleh para pemain di lapangan, tetapi juga oleh para pendukung yang memadati tribun. Di sektor ganda campuran U-17, pembuktian mental juara akhirnya berhasil ditunjukkan oleh pasangan Zilazik/Afizzah yang sukses naik ke podium tertinggi.


 

MENJUAL HARAPAN — Pasangan ganda campuran U-17 Indonesia, Muhammad Zilazik Artando Zakaria dan Afizzah Rahmadhani, sukses menasbihkan diri sebagai kampiun Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026.

Status juara tersebut mereka kunci setelah memenangi duel sengit sesama wakil Merah-Putih melawan Rhama Madsuba Praduwartha/Wilia Renasya lewat kemenangan straight game 21-17, 21-16 pada Minggu (12/7/2026).

Kemenangan ini sekaligus membuktikan kesiapan taktis dan ketebalan mental Zilazik/Afizzah dalam menghadapi tekanan di laga penentu.

Menjaga Komunikasi di Tengah Ketegangan dan Riuh Tribun

Zilazik/Afizzah langsung mengambil inisiatif menyerang sejak gim pertama dimulai. Sadar akan ketatnya tensi partai final, mereka sengaja mempercepat tempo permainan guna merusak fokus pertahanan Rhama/Wilia.

Meskipun sempat didera rasa tegang di gim pembuka, dukungan riuh dari para suporter di tribun Tangerang Selatan berhasil melecut kepercayaan diri mereka.

"Alhamdulillah senang sekali bisa jadi juara. Dari awal kami memang sudah mempercepat permainan," kata Afizzah penuh syukur setelah memastikan gelar juara di tangan.

Zilazik juga mengakui bahwa komunikasi yang solid di lapangan menjadi kunci utama mereka untuk keluar dari tekanan rasa tegang.

"Untuk pertandingan tadi saya lebih percaya diri aja, karena banyak yang mendukung kami dari atas tribun," ungkap Zilazik. "Sempat tegang juga di game pertama, kami mencoba lebih fokus lagi dan menjaga komunikasinya."

Menghadapi perlawanan ulet dari Rhama/Wilia, Zilazik/Afizzah sejak awal telah mengantisipasi agar tidak terburu-buru dan meminimalkan eror yang bisa menguntungkan lawan.

"Yang kami antisipasi dari lawan adalah bermain sabar dan jangan sampai melakukan kesalahan sendiri," tambah Zilazik menjelaskan strategi mereka.

Misi Afizzah Mengejar Gelar Kedua (Double Winner)

Bagi Afizzah Rahmadhani, pesta kemenangan ini barulah babak pertama dari misi besarnya di hari final. Pasalnya, setelah merengkuh trofi ganda campuran bersama Zilazik, ia harus langsung mengalihkan fokus untuk bertanding kembali di sektor ganda putri bersama pasangannya, Aura Nadin Gunawan.

Ambisi untuk mengawinkan gelar juara (double winner) kini menjadi bahan bakar utama Afizzah untuk menjaga kondisi fisik dan mentalnya tetap berada di level tertinggi.

"Setelah ini kami akan bermain lagi di sektor ganda dengan pasangan masing-masing, pastinya harus jaga semangat dan fokus agar bisa juara lagi di sektor ganda," pungkas Afizzah dengan optimisme membara. (*S_267)

 

Sumber Berita Utama: pbsi.id "Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026: Zilazik/Afizzah Juara Ganda Campuran U17" (diakses, 14/7/2026)


Baca juga:

Dominasi Rekor Pertemuan Berlanjut, Alvin Jefferson Amankan Tiket Final U-15 demi Emas Tuan Rumah

Dominasi Tanpa Cela: Mubarrok/Edsel Gilas Wakil Hong Kong, Amankan Tiket Semifinal U-19 

JRJIGP 2026: Zaira Octavia Redam Tembok Pertahanan Wakil Jepang 

Naik Kelas Bukan Halangan: Miftaqul Putri Tumbangkan Unggulan Thailand, Bidik Gelar Beruntun

Keluar dari Tekanan, Zamraliani Arifianto Melaju ke 8 Besar Demi Kejar Jejak Sang Kakak


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Literasi Keuangan Haji: Membentengi Masyarakat dari Narasi Disinformasi

MENJUAL HARAPAN — Di tengah rentannya publik terhadap disinformasi seputar pengelolaan dana haji , edukasi mengenai tata kelola keuangan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menjadi kebutuhan yang mendesak. Komisi VIII DPR RI menekankan pentingnya pemahaman masyarakat secara utuh mengenai mekanisme kerja BPKH guna menjaga kepercayaan publik terhadap akuntabilitas lembaga tersebut . Pesan tersebut ditegaskan oleh Anggota Komisi VIII DPR RI, Ansari, dalam gelaran Sarasehan Keuangan Haji di Pamekasan, Jawa Timur , Selasa (4/8/2026) . Sebagai lembaga penyeimbang dan mitra kerja BPKH, Komisi VIII mendorong sosialisasi intensif agar masyarakat memahami rantai transparansi pengelolaan dana, mulai dari instrumen investasi hingga sistem pelaporan terbuka yang dapat diakses publik . "Masyarakat perlu mengetahui tugas BPKH, bagaimana dana haji dikelola, sistem pelaporannya, hingga manfaat yang dihasilkan. Selain melalui sosialisasi langsung seperti ini, laporan BPKH juga sangat terbuk...

Mengabdi di Cangkuang, Mahasiswa Universitas Nurtanio Akselerasi Program "Desa Cerdas dan Masyarakat Berdaya"

  Sekdes Cangkuang, dalam memberikan sambutan penerimaan KKNMT Universitas Unnur Bandung dan didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (kiri), Selasa, 28/7/2026 BANDUNG, MENJUAL HARAPAN  – Dalam upaya mereduksi kesenjangan teknologi serta mendorong kemandirian masyarakat perdesaan, mahasiswa Universitas Nurtanio (Unnur) menggelar program Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Terintegrasi (KKNMT) 2026 di Desa Cangkuang, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung. Mengusung tema besar "Desa Cerdas, Masyarakat Berdaya: Digitalisasi, Literasi Menuju Desa Mandiri Berkelanjutan" , kehadiran puluhan mahasiswa berjaket almamater biru ini disambut hangat oleh pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat dalam acara pembukaan dan sosialisasi program yang berlangsung di Aula Desa Cangkuang. Sinergi Mahasiswa KKNMT Universitas Nurtanio 2026 bersama Perangkat Desa dan Warga Cangkuang di Aula Desa Transformasi Digital hingga Pemberdayaan Ekonomi Program KKNMT kali ini berfokus pada penerjemahan konsep ...

21 Bulan Sumpah Istana: Anatomi Doktrin ‘Populisme Eksekutif’ Prabowo-Gibran dan Operasi Bedah Organisasi Negara

  Presiden Prabowo Subianto menghadiri Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI  di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. (Foto: BPMI Setpres) MENJUAL HARAPAN — Di hadapan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Jumat pagi ini (14/8/2026), Presiden Republik Indonesia menyampaikan laporan pertanggungjawaban politik atas 21 bulan masa pemerintahannya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.  Berbeda dari narasi kenegaraan konvensional yang kerap dipenuhi retorika normatif, pidato berdurasi intens tersebut menyajikan cetak biru konsolidasi kekuasaan eksekutif yang agresif, terukur, dan berorientasi pada pembersihan kelembagaan negara secara radikal. Dengan menetapkan empat prinsip kepemimpinan—kepatuhan konstitusional UUD 1945, perlindungan core and vital national interest , intervensi sosial cepat, serta keberlanjutan intergenerasional—Presiden menegaskan doktrin politiknya: "Saya tidak menerima mand...