Langsung ke konten utama

Pertarungan Serie A Pekan ke-24: Empat Wajah Duel Tim Italia

 

MENJUAL HARAPAN - Serie A musim 2025–2026 kembali menghadirkan drama yang penuh emosi pada pekan ke-24. Empat laga besar menjadi sorotan: Atalanta vs Cremonese, Roma vs Cagliari, Inter Milan vs Sassuolo, dan Juventus vs Lazio.

Pertandingan ini bukan sekadar soal angka di papan skor, melainkan juga tentang harapan, perjuangan, dan cerita yang mengiringi setiap klub.

Atalanta vs Cremonese

Di Bergamo, Stadion Atleti Azzurri d’Italia menjadi saksi bagaimana Atalanta tampil agresif sejak menit awal melawan Cremonese.

Nikola Krstovic membuka pesta gol pada menit ke-13, sebuah gol yang lahir dari determinasi dan keberanian menyerang.

Tak lama berselang, Davide Zappacosta menambah keunggulan di menit ke-25. Publik tuan rumah pun bergemuruh, seolah kemenangan sudah di depan mata.

Babak pertama berakhir dengan skor 2-0, dan atmosfer stadion dipenuhi optimisme. Namun sepak bola selalu menyimpan kejutan.

Cremonese, meski tertinggal, tidak menyerah. Mereka terus menekan, mencoba membalikkan keadaan dengan serangan demi serangan.

Atalanta pun dipaksa bertahan lebih rapat. Pertandingan berubah menjadi adu mental, bukan sekadar adu taktik.

Hingga menit-menit akhir, skor tetap 2-0. Namun waktu tambahan memberi ruang bagi Cremonese untuk menyalakan harapan.

Morten Thorsby mencetak gol di menit ke-90+4. Meski hanya memperkecil kedudukan, gol itu menjadi simbol bahwa perjuangan tak pernah sia-sia.

Laga berakhir 2-1 untuk Atalanta. Hasil ini menempatkan mereka di posisi ke-7 dengan 39 poin, sementara Cremonese harus puas di urutan ke-16 dengan 23 poin.

Roma vs Cagliari

Di Roma, Stadion Olimpico menjadi panggung kemenangan bagi tim ibu kota. AS Roma menjamu Cagliari dengan penuh percaya diri.

Donyell Malen menjadi bintang malam itu. Golnya di menit ke-25 membuka jalan bagi Roma untuk menguasai pertandingan.

Malen kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-65. Dua gol yang memastikan Roma meraih kemenangan 2-0.

Pertandingan berlangsung alot, namun Roma menunjukkan kedewasaan dalam mengendalikan tempo.

Dengan tiga poin penuh, Roma kini berada di posisi ke-5 dengan 46 poin. Cagliari harus puas di urutan ke-12 dengan 28 poin.

Inter Milan vs Sassuolo

Sementara itu, Inter Milan tampil perkasa di markas Sassuolo. Sejak awal, mereka menunjukkan kelas sebagai pemuncak klasemen.

Yann Aurel Bisseck membuka pesta gol di menit ke-11, disusul Marcus Thuram di menit ke-28. Babak pertama berakhir dengan keunggulan 2-0.

Babak kedua menjadi ajang dominasi total. Lautaro Martinez, Manuel Akanji, dan Luis Henrique menambah tiga gol lagi. Skor akhir: 5-0 untuk Inter.

Kemenangan ini membuat Inter semakin kokoh di puncak klasemen dengan 58 poin. Sassuolo harus menerima kenyataan turun ke posisi ke-11 dengan 29 poin.

Juventus vs Lazio

Di Turin, Juventus menjamu Lazio dalam laga penuh drama. Lazio sempat unggul dua gol lewat Pedro Rodriguez dan Gustav Isaksen.

Juventus tak menyerah. Weston McKennie memperkecil kedudukan di menit ke-59, menyalakan semangat tuan rumah.

Hingga menit ke-90, skor masih 1-2. Namun tambahan waktu menjadi penentu. Pierre Kalulu mencetak gol di menit ke-90+6, menyelamatkan Juventus dari kekalahan.

Pertandingan berakhir imbang 2-2. Juventus tetap di posisi ke-4 dengan 46 poin, sementara Lazio berada di urutan ke-8 dengan 33 poin. (*_267)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

DPR Wanti-Wanti RUU Perampasan Aset: Fokus Koruptor, Jangan Jadi Celah Abuse of Power Penegak Hukum

MENJUAL HARAPAN — Semangat memiskinkan koruptor melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset jangan sampai mengorbankan hak-hak masyarakat sipil. Ketegasan regulasi pemberantasan korupsi harus berjalan selaras dengan kepastian hukum agar tidak memicu praktik penyalahgunaan kewenangan ( abuse of power ) oleh aparat penegak hukum. Penegasan tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI I Wayan Sudirta saat menyerap aspirasi akademisi dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026). Wayan menggarisbawahi bahwa tuntutan publik atas ketegasan pemberantasan korupsi memang tidak bisa ditawar lagi. Namun, belajar dari perumusan regulasi di berbagai negara maju, perumusan norma RUU Perampasan Aset sejak awal harus presisi agar benar-benar mengunci sasaran utamanya: para pelaku tindak pidana korupsi. "Begitu undang-undang ini disahkan... kami ingin memastikan dengan bantuan narasumber, pastikan dong bahwa RUU ini diundang...

La Liga 2026/2027: Espanyol Kontra Real Madrid Berskor Gol 1-2

MENJUAL HARAPAN - Pertandingan pekan awal La Liga musim 2026/2027 menyajikan duel dramatis di RCDE Stadium . Tuan rumah Espanyol harus merelakan poin terbang di hadapan pendukungnya sendiri setelah ditaklukkan oleh Real Madrid dengan skor tipis 1-2. Laga ini menjadi gambaran klasik bagaimana ketenangan dan pengalaman tim bermental juara mampu membalikkan keadaaan pada detik-detik krusial. Keunggulan Cepat dan Respons Tangguh Tuan Rumah Sejak peluit kick-off dibunyikan, Real Madrid tampil menekan dan mengambil inisiatif serangan secara agresif. Efektivitas serangan tim tamu terbukti ampuh pada menit ke-9. Jude Bellingham memecah kebuntuan lewat sepakan terukur yang membobol gawang Espanyol, mengubah skor menjadi 0-1 untuk Madrid. Tertinggal satu gol tidak membuat Espanyol patah arang. Anak-anak Catalonia berusaha bangkit dengan melancarkan gelombang serangan ke area pertahanan Madrid. Kerja keras tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-30. Menerima celah di lini belakang Madrid, Ál...

Tekuk Athletic Bilbao 2-0, Barcelona Mantapkan Posisi di Puncak Klasemen La Liga

MENJUAL HARAPAN — Barcelona melanjutkan tren positif mereka pada jornada kedua La Liga 2026/2027 setelah menundukkan Athletic Bilbao dengan skor 2-0 di Stadion Camp Nou pada Jumat (28/8/2026) dini hari WIB. Dua gol kemenangan Blaugrana masing-masing dilesakkan oleh Raphinha pada babak pertama dan Fermín López menjelang akhir babak kedua. Sejak peluit awal dibunyikan, tuan rumah langsung mengendalikan jalannya laga dan memegang inisiatif serangan. Kendati dominan, Barcelona mendapat perlawanan sengit dari Bilbao yang tampil disiplin dan sesekali mengancam lini pertahanan tuan rumah melalui skema serangan balik . Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-37. Berawal dari skema serangan yang rapi, Raphinha melepaskan tembakan menusuk yang gagal dihalau kiper Bilbao, mengubah papan skor menjadi 1-0 hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua, Blaugrana kian gencar melancarkan gelombang serangan untuk menambah keunggulan. Bilbao yang berupaya mengejar ketertinggalan terus berusaha ...