Langsung ke konten utama

Persib Raih Tiga Poin Lawan Malut United, PSIM Yogyakarta Vs Persis Solo Tanpa Gol

MENJUAL HARAPAN - Pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026, Persib menjamu Malut United dan PSIM Yogyakarta berhadapan dengan Persis Solo.
Persib Bandung meriah poin penuh dengan skor gol akhir 2-0 lawan Malut United.
Bermain di kandang sendiri Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Jumat malam (6/2/2026).
Gol pertama Persib di babak pertama menit ke-36 melalui tendangan penalti Thom Haye, dan gol kedua babak kedua menit ke-87 lewat tendangan Saddil Ramdani.
Tiga poin penuh ini, kini Persib Bandung mengoleksi 47 poin dari 15 kali menang, 2 kali seri dan 3 kali kalah. Persib juga memiliki selisih gol 20 gol.
Posisi puncak klasemen Maung Bandung, dibayang-bayangi Borneo FC yang berada di urutan ke-2 dengan ngantongi 43 poin dari 19 kali main.
Sementara, Malut United sendiri kini berada di urutan ke-4 dengan mengoleksi 37 poin klasemen Super League pekan ke-20.

Adapun derby Mataram antara PSIM Yogyakarta versus Persis Solo yang berlangsung digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (6/2/2026) berakhir tanpa gol.

Derby Mataram ini cukup alot walau akhirnya harus berbagi poin antara tuan rumah PSIM dengan Persis Solo.

Hasil berbagi poin ini, PSIM Yogyakarta mengoleksi 31 poin dan berada di posisi ke-7, sedangkan Persis Solo berada di zona degradasi yang hanya mengoleksi 11 poin. (S_267)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tatap Pemilu 2029, PDIP Perluas Struktur Rakernas Jadi 7 Komisi

  Foto dok. DPP PDI Perjuangan JAKARTA , MENJUAL HARAPAN   – Bertepatan dengan peringatan HUT ke-53, PDI Perjuangan resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I tahun 2026 di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara. Rakernas kali ini tampil beda dengan membawa format organisasi yang lebih gemuk dan substansial dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan bahwa forum tertinggi partai ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum krusial untuk melakukan evaluasi total melalui kritik dan otokritik. Hal ini dilakukan guna mempertajam arah perjuangan partai dalam menjawab berbagai persoalan bangsa yang kian kompleks. Fokus pada Persoalan Rakyat Langkah nyata dari penguatan struktur ini terlihat dari pembentukan **tujuh komisi kerja**, melonjak signifikan dari format sebelumnya yang biasanya hanya terdiri dari tiga komisi utama. “Penambahan komisi ini adalah bukti bahwa partai menaruh skala priori...

PEMBAJAKAN KEDAULATAN

Serangan AS ke Venezuela (Foto hasil tangkapan layar dari https://www.kbknews.id/) MENJUAL HARAPAN - Sejarah hubungan internasional , baru saja mencatat tinta hitam yang paling kelam di awal tahun 2026. Tindakan pemerintahan Donald Trump yang menginstruksikan operasi militer untuk menangkap kepala negara berdaulat di tanahnya sendiri , bukan lagi sekadar kebijakan luar negeri yang keras, melainkan sebuah anarkisme global. Apa yang terjadi di Caracas bukanlah sebuah pembebasan, melainkan "pembajakan kedaulatan" secara terang-terangan yang merobek paksa Piagam PBB dan prinsip-prinsip dasar kemanusiaan. Narasi yang dibangun Washington sangatlah klasik: penegakan hukum terhadap narko-terorisme dan perlindungan hak asasi manusia. Akan tetapi, d i balik tuduhan hukum tersebut, terdapat nafsu lama untuk mengamankan cadangan minyak terbesar di dunia. Trump tidak sedang bertindak sebagai polisi dunia, melainkan sebagai eksekutor kepentingan korporasi yang menggunakan kekuatan militer ...

Populisme Fiskal Vs Rasionalitas Teknis: Pelajaran dari Jawa Barat

Gedung Satu (Foto hasil tangkapan layar dari  https://koran.pikiran-rakyat.com ) K risis fiskal Jawa Barat akibat gaya kepemimpinan populis menunjukkan pentingnya keseimbangan antara populisme dan teknokratisme . P opulisme memberi legitimasi politik , dan kedekatan dengan rakyat, sementara teknokratisme menjaga rasionalitas, akuntabilitas, dan keberlanjutan kebijakan. Tanpa sintesis keduanya, populisme berisiko jatuh pada janji berlebihan tanpa realisasi, sedangkan teknokratisme murni bisa kehilangan dukungan rakyat. Kepala daerah idealnya merangkul rakyat sekaligus disiplin fiskal agar kebijakan tetap populer, efektif, dan berkelanjutan. Oleh: Silahudin Dosen FISIP Universitas Nurtanio Bandung   MENJUAL HARAPAN - KEGAGALAN Pemerintah Provinsi Jawa Barat membayar kontraktor sebesar Rp 621 miliar pada akhir tahun anggaran 2025, bukan sekadar angka di neraca keuangan. Hal ini, cermin besar yang memperlihatkan bagaimana gaya kepemimpinan populis, meski mampu membangun kedekatan ...