Langsung ke konten utama

Man City Gunduli Tuan Rumah Wolves

 


MENJUAL HARAPAN - Premier League musim 2025/2026 resmi bergulir. Wolves pada pekan pertama ini menjamu Manchester City (Man City) dimana pertandingan berlangsung digelar di Stadion Molineux, Minggu dini hari WIB (17/8/2025).

Man City unggul 4-0 atas tuan rumah Wolves (Wolverhampton Wanderers). Empat gol kemenangan Man City dua gol disumbangkan Erling Halaand pada menit ke-34 dan menit ke-61. sedangkan dua gol lagi maisng-masing disumbangkan oleh pendatang baru asal Belanda, Tijjani Reijnders menit ke-37, dan Rayan Cherki menit ke-81.

Lagi ini, bukan sekadar pembuka musim bagi man City, tapi juga pernyataan tegas bahwa mereka masih menjadi kekuatan dominan yang tak bisa diremehkan. Wolves, yang sempat optimistis dengan atmosfer kandang, justru tak berkutik menghadapi intensitas dan kedalaman skuad City.

Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Man City tampil dengan pressing agresif dan penguasaan bola yang nyaris mutlak. Pep Guardiola, yang kini memasuki musim ke-9 bersama The Citizens, kembali menunjukkan racikan taktik yang matang. Formasi 3-2-4-1 yang fleksibel membuat lini tengah Man City mendominasi, sementara sayap mereka menjadi jalur eksploitasi utama. Wolves mencoba bertahan dengan blok rendah, namun gagal mengantisipasi pergerakan dinamis para pemain City.

Erling Haaland membuka pesta gol lewat sontekan klinis di menit ke-34, hasil umpan silang mendatar dari Jeremy Doku. Gol ini menjadi bukti bahwa mesin gol Norwegia itu masih tajam dan siap memecahkan rekor lagi musim ini. Tiga menit berselang, pendatang baru asal Belanda, Tijjani Reijnders, mencetak gol debutnya dengan sepakan jarak jauh yang menghujam sudut kiri gawang. Kombinasi Reijnders dan Rodri di lini tengah tampak menjanjikan, memberikan keseimbangan antara distribusi dan agresi.

Babak kedua tak banyak berubah. Man City tetap dominan, dan Wolves semakin kehilangan arah. Haaland kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-61, kali ini lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok. Gol keempat datang dari Rayan Cherki, pemain muda Prancis yang baru direkrut dari Lyon. Cherki menunjukkan flair dan kreativitas luar biasa, mengelabui dua bek sebelum menaklukkan kiper dengan sepakan chip elegan di menit ke-81.

Kemenangan ini menempatkan Manchester City di puncak klasemen sementara Premier League, unggul selisih gol dari pesaing lainnya. Lebih dari sekadar angka, performa City menunjukkan bahwa regenerasi skuad berjalan mulus. Kehadiran Reijnders dan Cherki menambah dimensi baru dalam permainan mereka, sementara Haaland tetap menjadi poros serangan yang menakutkan.

Bagi Wolves, kekalahan ini menjadi alarm dini. Mereka perlu segera berbenah, terutama dalam transisi bertahan dan distribusi bola dari lini belakang. Pekerjaan rumah bagi pelatih Wolves, harus menemukan cara agar timnya tidak hanya bertahan pasif, tapi juga mampu membangun serangan yang lebih terstruktur. Tanpa itu, musim ini bisa menjadi perjalanan berat di papan bawah.

Secara keseluruhan, laga ini menjadi gambaran awal bahwa Manchester City masih berada di jalur yang sama, dominan, efisien, dan terus berevolusi. Bagi para pesaing, ini adalah pengingat bahwa untuk merebut tahta juara, mereka harus lebih dari sekadar konsisten—mereka harus luar biasa. Premier League baru saja dimulai, tapi Man City sudah memberi pelajaran tentang bagaimana memulai musim dengan pernyataan. (S_267)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hegemoni Ekologis

Oleh Silahudin MENJUAL HARAPAN -  RETORITKA pembangunan berkelanjutan, dan jargon hijau tampak kian populer di ruang-ruang kebijakan, akan tetapi, di balik itu juga tersembunyi satu paradoks besar, yaitu alam terus mengalami kerusakan struktural, walau keberlanjutannya digembar-gemborkan.  Pergulatan hidup kita, dalam realitasnya dikonstruksi oleh bahasa, dan narasi yang seolah peduli terhadap lingkungan, namun, secara praksis terus-menerus melegitimasi eksploitasi. Pada titik simpul inilah, letak hegemoni ekologis, bukan hanya dominasi atas alam, tetapi juga dominasi atas cara berpikir tentang alam. Memang, hegemonis ekologis bekerja secara halus melalui wacana yang kita anggap netral, seperti istilah "pemanfaatan sumber daya", "optimalisasi kawasan", atau "efisiensi energi", dan lain sejenisnya. Dalam tataran kerangka tersebut, alam dikonstruksi sebagai objek pasif yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan manusia. Kepentingan ekonomi diselubungi bahasa sa...

Ulasan Matchday Keenam Liga Eropa 2025/2026

MENJUAL HARAPAN - PEKAN keenam Liga Eropa musim 2025/2026 menutup babak penyisihan grup dengan drama yang tak kalah dari panggung utama Liga Champions. Malam penuh intensitas itu menghadirkan kejutan, kepastian, dan tragedi bagi tim-tim yang gagal memanfaatkan momentum terakhir. Dari Glasgow hingga Lyon, dari Porto hingga Basel, setiap stadion menjadi panggung cerita yang akan dikenang sepanjang musim. Celtic Park yang biasanya bergemuruh justru menjadi saksi bisu keperkasaan AS Roma. Tim Serigala Ibukota tampil dingin dan klinis, menggilas Celtic dengan skor telak 0-3. Roma menunjukkan kedewasaan taktik, seakan ingin menegaskan bahwa mereka bukan sekadar penggembira di kompetisi ini. Celtic, yang sempat berharap pada dukungan publik Skotlandia, justru terlihat kehilangan arah sejak menit awal. Di Bucharest, drama sesungguhnya terjadi. FCSB menjamu Feyenoord dalam duel yang berakhir dengan skor gila: 4-3. Pertandingan ini layak disebut sebagai pesta gol yang penuh emosi. FCSB, dengan d...

Pekan ke-19 Premier League: Chelsea Vs Bournemouth, West Ham Lawan Brighton, dan MU Vs Wolves, Hasilnya Imbang

  MENJUAL HARAPAN - Pekan ke-19 Premier League atau Liga Inggris musim 2025-2026 menyuguhkan pertandingan lanjutan di antaranya Chelsea berhadapan dengan Bourneout, Manchester United versus Wolves, dan West Ham lawan Brighton. Chelsea Vs Bournemouth T uan rumah Chelsea kontra Bournemouth berakhir imbang dengan skor gol akhir 2-2. B ertanding langsung digelar di di Stadion Stamford Bridge, London,  Rabu dini hari WIB   (31/12/2025) , tuan rumah Chelsea kebobolah lebih dahulu di menit ke-6, dimana David Brooks menggetarkan gawang kiper Chelsea. S embilan menit kemudian (15’), Chelsea berhasil membalasnya lewat tendangan penalti Cole Palmer, sehingga kedudkan menjadi 1-1. D uel babak pertama kedua tim ini sungguh sangat menengangkan, adu serang tiada henti mengancam pertahanan dan gawang kiper maisng-masing. A ksi serangan terus terujadid, utamanya tuan yang tidak mau kehilangan poin, terus menekan, sehingga pada menit ke-23, Enzo Fernandez berhasil mencetak gol ke gawang ki...