Langsung ke konten utama

Liga Prancis 2025/2026: PSG Raih Poin Penuh Lawan Angers



MENJUAL HARAPAN - Paris Saint-Germain (PSG) kembali menunjukkan kelasnya di pekan kedua Liga Prancis musim 2025/2026 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Angers di Parc des Princes, Sabtu dini hari WIB (23/8/2025).

Skor akhir terbilang minim, namun, laga ini menyuguhkan intensitas tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. PSG tampil dominan dalam penguasaan bola, namun Angers tak gentar dan justru memberikan perlawanan sengit lewat pressing ketat dan transisi cepat.

Tampaknya, pelatih PSG, Luis Enrique tampak puas dengan hasil akhir, meski jelas masih ada ruang untuk penyempurnaan di lini serang.

Gol tunggal yang menjadi pembeda lahir dari kaki Fabian Ruiz di menit ke-50. Gelandang asal Spanyol itu memanfaatkan celah di lini tengah Angers dan melepaskan tembakan terukur dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung Herve Koffi.

Momen tersebut menjadi titik balik pertandingan, di mana PSG mulai lebih percaya diri dalam membangun serangan dan mengontrol tempo. Ruiz sendiri tampil impresif sepanjang laga, menjadi penghubung antara lini tengah dan depan dengan visi bermain yang matang.

Pada sisi lain, Angers patut diapresiasi atas determinasi mereka. Meski datang sebagai tim tamu dan menghadapi skuad bertabur bintang, anak asuh Alexandre Dujeux bermain disiplin dan tak mudah goyah.

Haris Belkebla sebagai kapten menunjukkan kepemimpinan kuat di tengah lapangan, sementara Sidiki Cherif dan Esteban Lepaul beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat. Sayangnya, penyelesaian akhir menjadi titik lemah yang membuat mereka gagal mencuri poin.

Susunan pemain PSG menunjukkan kedalaman skuad yang luar biasa. Kehadiran Lucas Chevalier di bawah mistar gawang memberi rasa aman, sementara duet Marquinhos dan Willian Pacho di jantung pertahanan tampil solid. Lini tengah yang diisi Joao Neves, Vitinha, dan Fabian Ruiz menjadi motor penggerak permainan, dengan dukungan dari sayap yang diisi Dembele dan Barcola. Desire Doue juga menunjukkan potensi besar sebagai kreator serangan dari lini kedua.

Kemenangan ini membawa PSG ke puncak klasemen sementara dengan koleksi enam poin dari dua laga. Start sempurna ini tentu menjadi modal penting bagi Les Parisiens dalam perburuan gelar musim ini. Tantangan masih panjang, dan konsistensi akan menjadi kunci. Luis Enrique tampaknya mulai menemukan formula ideal, meski rotasi dan adaptasi tetap diperlukan mengingat padatnya jadwal kompetisi domestik dan Eropa.

Pertandingan ini, secara keseluruhan, duel PSG vs Angers bukan hanya soal skor akhir, tapi juga tentang dinamika strategi, karakter tim, dan kualitas individu yang saling beradu di lapangan.

PSG menang, ya. Tapi Angers pulang dengan kepala tegak. Liga Prancis musim ini menjanjikan persaingan yang semakin menarik, dan jika laga ini menjadi indikator, kita bisa berharap banyak dari pekan-pekan berikutnya. (S_267)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hegemoni Ekologis

Oleh Silahudin MENJUAL HARAPAN -  RETORITKA pembangunan berkelanjutan, dan jargon hijau tampak kian populer di ruang-ruang kebijakan, akan tetapi, di balik itu juga tersembunyi satu paradoks besar, yaitu alam terus mengalami kerusakan struktural, walau keberlanjutannya digembar-gemborkan.  Pergulatan hidup kita, dalam realitasnya dikonstruksi oleh bahasa, dan narasi yang seolah peduli terhadap lingkungan, namun, secara praksis terus-menerus melegitimasi eksploitasi. Pada titik simpul inilah, letak hegemoni ekologis, bukan hanya dominasi atas alam, tetapi juga dominasi atas cara berpikir tentang alam. Memang, hegemonis ekologis bekerja secara halus melalui wacana yang kita anggap netral, seperti istilah "pemanfaatan sumber daya", "optimalisasi kawasan", atau "efisiensi energi", dan lain sejenisnya. Dalam tataran kerangka tersebut, alam dikonstruksi sebagai objek pasif yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan manusia. Kepentingan ekonomi diselubungi bahasa sa...

Ulasan Matchday Keenam Liga Eropa 2025/2026

MENJUAL HARAPAN - PEKAN keenam Liga Eropa musim 2025/2026 menutup babak penyisihan grup dengan drama yang tak kalah dari panggung utama Liga Champions. Malam penuh intensitas itu menghadirkan kejutan, kepastian, dan tragedi bagi tim-tim yang gagal memanfaatkan momentum terakhir. Dari Glasgow hingga Lyon, dari Porto hingga Basel, setiap stadion menjadi panggung cerita yang akan dikenang sepanjang musim. Celtic Park yang biasanya bergemuruh justru menjadi saksi bisu keperkasaan AS Roma. Tim Serigala Ibukota tampil dingin dan klinis, menggilas Celtic dengan skor telak 0-3. Roma menunjukkan kedewasaan taktik, seakan ingin menegaskan bahwa mereka bukan sekadar penggembira di kompetisi ini. Celtic, yang sempat berharap pada dukungan publik Skotlandia, justru terlihat kehilangan arah sejak menit awal. Di Bucharest, drama sesungguhnya terjadi. FCSB menjamu Feyenoord dalam duel yang berakhir dengan skor gila: 4-3. Pertandingan ini layak disebut sebagai pesta gol yang penuh emosi. FCSB, dengan d...

Pekan ke-19 Premier League: Chelsea Vs Bournemouth, West Ham Lawan Brighton, dan MU Vs Wolves, Hasilnya Imbang

  MENJUAL HARAPAN - Pekan ke-19 Premier League atau Liga Inggris musim 2025-2026 menyuguhkan pertandingan lanjutan di antaranya Chelsea berhadapan dengan Bourneout, Manchester United versus Wolves, dan West Ham lawan Brighton. Chelsea Vs Bournemouth T uan rumah Chelsea kontra Bournemouth berakhir imbang dengan skor gol akhir 2-2. B ertanding langsung digelar di di Stadion Stamford Bridge, London,  Rabu dini hari WIB   (31/12/2025) , tuan rumah Chelsea kebobolah lebih dahulu di menit ke-6, dimana David Brooks menggetarkan gawang kiper Chelsea. S embilan menit kemudian (15’), Chelsea berhasil membalasnya lewat tendangan penalti Cole Palmer, sehingga kedudkan menjadi 1-1. D uel babak pertama kedua tim ini sungguh sangat menengangkan, adu serang tiada henti mengancam pertahanan dan gawang kiper maisng-masing. A ksi serangan terus terujadid, utamanya tuan yang tidak mau kehilangan poin, terus menekan, sehingga pada menit ke-23, Enzo Fernandez berhasil mencetak gol ke gawang ki...