Langsung ke konten utama

Japan Open 2025: Dua Pasangan Ganda Campuran Indonesia Amri/Nita dan Rehan/Gloria ke Babak Kedua

Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, ganda campuran Indonesia, Japan Open 2025 (Foto hasil tangkapan layar dari pbsi.id)



MENJUAL HARAPAN - Dua ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja berhasil melaju ke babak kedua turnamen badminton Japan Open 2025 yang berlangusng di Yoyogi, Gymnasium, Tokyo.

Pasangan ganda campuran Indonesia Amri/Nita berhadapan dengan ganda putri China, Chen Xing/Zhang Chi.

Amri/Nita berhasil memenangkan dua gim langsung dengan skor 21-10, 21-19.

Sedangkan pasangan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja versus pasangan ganda campuran China Taipei, Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang 


Rehan/Gloria berhaisl tundukan pasangan China Taipei dengan skor gim 22-20, 21-15.

Amri pada pbsi.id mengungkapkan dari awal sejak pemanasan kami sudah mempersiapkan bagaimana caranya polanya tetap menyerang. Walau bola agak lambat tapi kami memaksa untuk terus mendapat bola serangan. 

"Selain itu, kami juga bermain sabar tapi speed nya tidak boleh kalah sama lawan jadi mereka tidak bisa berkembang dan banyak tidak siap," ungkap Amri sebagaimana dikutif dari pbsi.id (15/7/2025).

Pasangan Amri. Nita mangatakan kalau target kami mau menampilkan yang terbaik, kami mau mencoba pemain-pemain top untuk mengukur kemampuan kami sampai dimana. 

"Kami minimal ingin masuk delapan besar dulu," ungkap Nita pada pbsi.id.

Selain Amri/Nita, pasangan ganda campuran lainnya yang bermain pada tanggal 15 Juli, adalah Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, melaju ke babak kedua Japan Open 2025 usai taklukkan pasangan ganda campuran China Taipei, Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang.

Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, ganda campuran Indonesia, Japan Open 2025 (Foto hasil tangkapan layar dari pbsi.id)

Usai pertandingan, Rehan kepada pbsi.id mengatakan bahwa di gim pertama kami mainnya belum enak, masih mencari feel-nya, touch-nya. Sempat tertinggal 2-9, alhamdulillah bisa membalikkan. 

Lanjutnya, tidak mudah karena terbayang di beberapa pertandingan sebelumnya kami sempat unggul tapi terkejar, dibalik dan kalah. Di Piala Sudirman, Taipei Open, Singapore Open dan Indonesia Open kami sellau begitu. 

"Jadi pembelajaran tadi untuk tidak terlalu memikirkan kedudukan, fokus pada pola kami di setiap poin," jelas Rehan pada pbsi.id (15/7/2025).

Diperkuat oleh pasangannya, Gloria yang mengatakan di gim kedua kami mencoba lebih tenang dan sedikit memperlambat tempo. Saya juga lebih banyak mengadu permainan depan. 

Sementara pada ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana berhadapan dengan ganda putra Taiwan, Liu Kuang heng/Yang Po Han.

Leo/Bagas harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor gim 15-21, 19-21.

Adapun all ganda putra Indonesia, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melawan rekannya pasangan Sabar Karyawan Gutama/Moh reza Pahlevi Isfahani.

Pasangan Sabar/Reza harus mengakui keunggulan Fajar/Fikri dengan skor dua gim langsung 12-21-22-24.

Pasangan ganda putra Indonesia Fajar/Fikri melaju ke babak kedua Japan Open 2025. (S_267)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hegemoni Ekologis

Oleh Silahudin MENJUAL HARAPAN -  RETORITKA pembangunan berkelanjutan, dan jargon hijau tampak kian populer di ruang-ruang kebijakan, akan tetapi, di balik itu juga tersembunyi satu paradoks besar, yaitu alam terus mengalami kerusakan struktural, walau keberlanjutannya digembar-gemborkan.  Pergulatan hidup kita, dalam realitasnya dikonstruksi oleh bahasa, dan narasi yang seolah peduli terhadap lingkungan, namun, secara praksis terus-menerus melegitimasi eksploitasi. Pada titik simpul inilah, letak hegemoni ekologis, bukan hanya dominasi atas alam, tetapi juga dominasi atas cara berpikir tentang alam. Memang, hegemonis ekologis bekerja secara halus melalui wacana yang kita anggap netral, seperti istilah "pemanfaatan sumber daya", "optimalisasi kawasan", atau "efisiensi energi", dan lain sejenisnya. Dalam tataran kerangka tersebut, alam dikonstruksi sebagai objek pasif yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan manusia. Kepentingan ekonomi diselubungi bahasa sa...

Ulasan Matchday Keenam Liga Eropa 2025/2026

MENJUAL HARAPAN - PEKAN keenam Liga Eropa musim 2025/2026 menutup babak penyisihan grup dengan drama yang tak kalah dari panggung utama Liga Champions. Malam penuh intensitas itu menghadirkan kejutan, kepastian, dan tragedi bagi tim-tim yang gagal memanfaatkan momentum terakhir. Dari Glasgow hingga Lyon, dari Porto hingga Basel, setiap stadion menjadi panggung cerita yang akan dikenang sepanjang musim. Celtic Park yang biasanya bergemuruh justru menjadi saksi bisu keperkasaan AS Roma. Tim Serigala Ibukota tampil dingin dan klinis, menggilas Celtic dengan skor telak 0-3. Roma menunjukkan kedewasaan taktik, seakan ingin menegaskan bahwa mereka bukan sekadar penggembira di kompetisi ini. Celtic, yang sempat berharap pada dukungan publik Skotlandia, justru terlihat kehilangan arah sejak menit awal. Di Bucharest, drama sesungguhnya terjadi. FCSB menjamu Feyenoord dalam duel yang berakhir dengan skor gila: 4-3. Pertandingan ini layak disebut sebagai pesta gol yang penuh emosi. FCSB, dengan d...

Pekan ke-19 Premier League: Chelsea Vs Bournemouth, West Ham Lawan Brighton, dan MU Vs Wolves, Hasilnya Imbang

  MENJUAL HARAPAN - Pekan ke-19 Premier League atau Liga Inggris musim 2025-2026 menyuguhkan pertandingan lanjutan di antaranya Chelsea berhadapan dengan Bourneout, Manchester United versus Wolves, dan West Ham lawan Brighton. Chelsea Vs Bournemouth T uan rumah Chelsea kontra Bournemouth berakhir imbang dengan skor gol akhir 2-2. B ertanding langsung digelar di di Stadion Stamford Bridge, London,  Rabu dini hari WIB   (31/12/2025) , tuan rumah Chelsea kebobolah lebih dahulu di menit ke-6, dimana David Brooks menggetarkan gawang kiper Chelsea. S embilan menit kemudian (15’), Chelsea berhasil membalasnya lewat tendangan penalti Cole Palmer, sehingga kedudkan menjadi 1-1. D uel babak pertama kedua tim ini sungguh sangat menengangkan, adu serang tiada henti mengancam pertahanan dan gawang kiper maisng-masing. A ksi serangan terus terujadid, utamanya tuan yang tidak mau kehilangan poin, terus menekan, sehingga pada menit ke-23, Enzo Fernandez berhasil mencetak gol ke gawang ki...