Langsung ke konten utama

Empat Tuan Rumah Gagal Menang, Southampton Berpesta Tahan Man City



MENJUAL HARAPAN - Laga Liga Inggris musim 2024-2025 pekan ke-36 banyak tuan rumah berguguran di kandang sendiri oleh lawannya, kecuali Southampton mampu imbang 0-0 lawan Manchester City.

Bournemouth menjamu Aston Villa dipaksa menyerah dengan skor gol akhir 0-1, Fulham lawan Everton dengan skor gol 1-3, Wolves lawan Brighton dengan skor gol 0-2, dan Ipswich versus Brentford 0-1, sedangkan Southampton versus man City berakhir tanpa gol, alias 0-0.

Hasil-haisl pertandingan itu, Bournemouth berada di urutan ke-10 dengan 53 poin, sedangkan Aston Villa dengan nambah tiga poin, kini nempati posisi ke-6 dengan 63 poin.

Adapun Fulham berada di urutan ke-11 dengan 51 poin, dan Everton nempati posisi ke-13 dengan 42 poin. Wolves kini berada diurutan ke-14 dengan 41 poin, sedangakn Brighton nempati urutan ke-9 dengan 55 poin, dan Ipswich ke 18 dengan 22 poin, adapun Brentford berada di urutan ke-8 dengan 55 poin.

Southhampton pada pekan ke-36 ini menjamu Manchester City, tim yang berada di zona degradasi ini, berhasil main imbang lawan Manchester City.

Manchester City yang berada di papan atas, pada pertandingan pekan ke-36 di kandang Southampton tidak mampu membawa poin. Sedangkan bagi Southampton sendiri dengan pertandingan ini, kendati sama-sama hanya raih satu poin, namun mempunyai arti tersendiri. Southampton merayakan hasil imbang 0-0 ini dengan begitu gembira. (S-267)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hegemoni Ekologis

Oleh Silahudin MENJUAL HARAPAN -  RETORITKA pembangunan berkelanjutan, dan jargon hijau tampak kian populer di ruang-ruang kebijakan, akan tetapi, di balik itu juga tersembunyi satu paradoks besar, yaitu alam terus mengalami kerusakan struktural, walau keberlanjutannya digembar-gemborkan.  Pergulatan hidup kita, dalam realitasnya dikonstruksi oleh bahasa, dan narasi yang seolah peduli terhadap lingkungan, namun, secara praksis terus-menerus melegitimasi eksploitasi. Pada titik simpul inilah, letak hegemoni ekologis, bukan hanya dominasi atas alam, tetapi juga dominasi atas cara berpikir tentang alam. Memang, hegemonis ekologis bekerja secara halus melalui wacana yang kita anggap netral, seperti istilah "pemanfaatan sumber daya", "optimalisasi kawasan", atau "efisiensi energi", dan lain sejenisnya. Dalam tataran kerangka tersebut, alam dikonstruksi sebagai objek pasif yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan manusia. Kepentingan ekonomi diselubungi bahasa sa...

Pekan ke-19 Premier League: Chelsea Vs Bournemouth, West Ham Lawan Brighton, dan MU Vs Wolves, Hasilnya Imbang

  MENJUAL HARAPAN - Pekan ke-19 Premier League atau Liga Inggris musim 2025-2026 menyuguhkan pertandingan lanjutan di antaranya Chelsea berhadapan dengan Bourneout, Manchester United versus Wolves, dan West Ham lawan Brighton. Chelsea Vs Bournemouth T uan rumah Chelsea kontra Bournemouth berakhir imbang dengan skor gol akhir 2-2. B ertanding langsung digelar di di Stadion Stamford Bridge, London,  Rabu dini hari WIB   (31/12/2025) , tuan rumah Chelsea kebobolah lebih dahulu di menit ke-6, dimana David Brooks menggetarkan gawang kiper Chelsea. S embilan menit kemudian (15’), Chelsea berhasil membalasnya lewat tendangan penalti Cole Palmer, sehingga kedudkan menjadi 1-1. D uel babak pertama kedua tim ini sungguh sangat menengangkan, adu serang tiada henti mengancam pertahanan dan gawang kiper maisng-masing. A ksi serangan terus terujadid, utamanya tuan yang tidak mau kehilangan poin, terus menekan, sehingga pada menit ke-23, Enzo Fernandez berhasil mencetak gol ke gawang ki...

Ulasan Matchday Keenam Liga Eropa 2025/2026

MENJUAL HARAPAN - PEKAN keenam Liga Eropa musim 2025/2026 menutup babak penyisihan grup dengan drama yang tak kalah dari panggung utama Liga Champions. Malam penuh intensitas itu menghadirkan kejutan, kepastian, dan tragedi bagi tim-tim yang gagal memanfaatkan momentum terakhir. Dari Glasgow hingga Lyon, dari Porto hingga Basel, setiap stadion menjadi panggung cerita yang akan dikenang sepanjang musim. Celtic Park yang biasanya bergemuruh justru menjadi saksi bisu keperkasaan AS Roma. Tim Serigala Ibukota tampil dingin dan klinis, menggilas Celtic dengan skor telak 0-3. Roma menunjukkan kedewasaan taktik, seakan ingin menegaskan bahwa mereka bukan sekadar penggembira di kompetisi ini. Celtic, yang sempat berharap pada dukungan publik Skotlandia, justru terlihat kehilangan arah sejak menit awal. Di Bucharest, drama sesungguhnya terjadi. FCSB menjamu Feyenoord dalam duel yang berakhir dengan skor gila: 4-3. Pertandingan ini layak disebut sebagai pesta gol yang penuh emosi. FCSB, dengan d...