Langsung ke konten utama

Fluktuasi Pasar Aset Kripto

Ilustrasi fluktuasi pasar aset crypto

 

MENJUAL HARAPAN – Gairah perdagangan atau trading pasar asset kripto, acapklai fluktuasinya begitu cepat.

Beberapa jenis kripto pada hari ini Kamis (27/3/2025) sekitar pukul 11.30 ada yang menghijau, dan ada pula merah.

Dilansir dari https://www.coingecko.com, sepuluh kinerja pasar asset kripto pada kategori Bitcoin (BTC), BNB,Solana (SOL), USDC , Dogecon (DOGE), dan Tron (TRX) berada dalam tren menghijau saat pukul 11.40.

Sedangkan lima kateori pasar kripto memerah, yaitu Ethereum (ETH), Tether (USDT), XRP, Cardano (ADA).



Sepuluh kategori kinerja pasar asset kripto di minggu akhir Maret 2025, memang tidak merata fuktuasi, ada trendnya yang naik (hijau), dan ada pula yang menurut (merah).

Melihat pergerakan pasar kripto berada pada zona hijau, membuat gairah investor dan pelaku pasar tersebut.

Sebagai catatan, bahwa fluktuasi pasar asset kripto naik turunny dalam hitungan menit, bisa naik tinggi nilainya, dan bisa juga terjun paying. Karena memiliki Tingkat volatilitas tinggi.

Harga asset kripto senantiasa mengalami fluktuasi perubahan yang drastis dalam jangka waktu hitungan jam, bahkan menit. Bagi pelaku investor dan pegiat pasar asset kripto mesti menyiapkan ataumempunyai mental baja kalua terjun ke dunia investasi atau trading pasar kripto.*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hegemoni Ekologis

Oleh Silahudin MENJUAL HARAPAN -  RETORITKA pembangunan berkelanjutan, dan jargon hijau tampak kian populer di ruang-ruang kebijakan, akan tetapi, di balik itu juga tersembunyi satu paradoks besar, yaitu alam terus mengalami kerusakan struktural, walau keberlanjutannya digembar-gemborkan.  Pergulatan hidup kita, dalam realitasnya dikonstruksi oleh bahasa, dan narasi yang seolah peduli terhadap lingkungan, namun, secara praksis terus-menerus melegitimasi eksploitasi. Pada titik simpul inilah, letak hegemoni ekologis, bukan hanya dominasi atas alam, tetapi juga dominasi atas cara berpikir tentang alam. Memang, hegemonis ekologis bekerja secara halus melalui wacana yang kita anggap netral, seperti istilah "pemanfaatan sumber daya", "optimalisasi kawasan", atau "efisiensi energi", dan lain sejenisnya. Dalam tataran kerangka tersebut, alam dikonstruksi sebagai objek pasif yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan manusia. Kepentingan ekonomi diselubungi bahasa sa...

Ulasan Matchday Keenam Liga Eropa 2025/2026

MENJUAL HARAPAN - PEKAN keenam Liga Eropa musim 2025/2026 menutup babak penyisihan grup dengan drama yang tak kalah dari panggung utama Liga Champions. Malam penuh intensitas itu menghadirkan kejutan, kepastian, dan tragedi bagi tim-tim yang gagal memanfaatkan momentum terakhir. Dari Glasgow hingga Lyon, dari Porto hingga Basel, setiap stadion menjadi panggung cerita yang akan dikenang sepanjang musim. Celtic Park yang biasanya bergemuruh justru menjadi saksi bisu keperkasaan AS Roma. Tim Serigala Ibukota tampil dingin dan klinis, menggilas Celtic dengan skor telak 0-3. Roma menunjukkan kedewasaan taktik, seakan ingin menegaskan bahwa mereka bukan sekadar penggembira di kompetisi ini. Celtic, yang sempat berharap pada dukungan publik Skotlandia, justru terlihat kehilangan arah sejak menit awal. Di Bucharest, drama sesungguhnya terjadi. FCSB menjamu Feyenoord dalam duel yang berakhir dengan skor gila: 4-3. Pertandingan ini layak disebut sebagai pesta gol yang penuh emosi. FCSB, dengan d...

Pekan ke-19 Premier League: Chelsea Vs Bournemouth, West Ham Lawan Brighton, dan MU Vs Wolves, Hasilnya Imbang

  MENJUAL HARAPAN - Pekan ke-19 Premier League atau Liga Inggris musim 2025-2026 menyuguhkan pertandingan lanjutan di antaranya Chelsea berhadapan dengan Bourneout, Manchester United versus Wolves, dan West Ham lawan Brighton. Chelsea Vs Bournemouth T uan rumah Chelsea kontra Bournemouth berakhir imbang dengan skor gol akhir 2-2. B ertanding langsung digelar di di Stadion Stamford Bridge, London,  Rabu dini hari WIB   (31/12/2025) , tuan rumah Chelsea kebobolah lebih dahulu di menit ke-6, dimana David Brooks menggetarkan gawang kiper Chelsea. S embilan menit kemudian (15’), Chelsea berhasil membalasnya lewat tendangan penalti Cole Palmer, sehingga kedudkan menjadi 1-1. D uel babak pertama kedua tim ini sungguh sangat menengangkan, adu serang tiada henti mengancam pertahanan dan gawang kiper maisng-masing. A ksi serangan terus terujadid, utamanya tuan yang tidak mau kehilangan poin, terus menekan, sehingga pada menit ke-23, Enzo Fernandez berhasil mencetak gol ke gawang ki...