Langsung ke konten utama

Inter Milan Taklukkan Lazio di Perempat Final Copa Italia



MENJUAL HARAPAN – Laga Copa Italia 2024-2025 pada perempat final, Inter Milan berhadapan dengan Lazio.

Duel kedua tim ini berlangsung di Stadion Giuseppe Meazz pada Rabu dini hari WIB (26/2/2025) atau hari Selasa waktu setempa.

Tiket menuju semifinal Copa Italia 2024-2025 diraih Inter Milan usai bekuk lawannya Lazio dengan skor gol 2-0.

Dua gol membawa Inter ke semifinal ini dicetak pemainnya Marko Amautovic pada menit ke-39, dan Hakan Calhanogiu melalui tendangan penalti menit ke-77.

Kendati Lazio tertinggal saat babak pertama 0-1, namun permainannya juga cukup merepotkan para pemain Inter.

Begitu pula pada babak kedua, Lazio terus melakukan perlawanan dengan aksi-aksi serangannya, namun gagal membongkar gawang kiper Inter Milan.

Pertandingan pun usai, Lazio tentu kecewa dengan kekalahan ini, dan Inter Milan bergembira ria raih tiket lolos ke semifinal Copa Italia 2024-2025.

Sedangkan, sebelum Inter Milan lolos ke semifinal, terlebih dahulu dua tim lainnya yang sudah raih tiket melaju ke semifinal adalah AC Milan, dan Bologna.

AC Milan mengalahkan AS Roma dengan skor gol 3-1, sedangkan Bologna taklukkan Atalanta dengan gol semata wayang, 1-0.

Adapun Juventus versus Empoli, akan bertanding besok harinya.

Semifinal Coppa Italia 2024-2025 ini rencana akan digelar tanggal 2 dan 23 April 2025 mendatang.*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hegemoni Ekologis

Oleh Silahudin MENJUAL HARAPAN -  RETORITKA pembangunan berkelanjutan, dan jargon hijau tampak kian populer di ruang-ruang kebijakan, akan tetapi, di balik itu juga tersembunyi satu paradoks besar, yaitu alam terus mengalami kerusakan struktural, walau keberlanjutannya digembar-gemborkan.  Pergulatan hidup kita, dalam realitasnya dikonstruksi oleh bahasa, dan narasi yang seolah peduli terhadap lingkungan, namun, secara praksis terus-menerus melegitimasi eksploitasi. Pada titik simpul inilah, letak hegemoni ekologis, bukan hanya dominasi atas alam, tetapi juga dominasi atas cara berpikir tentang alam. Memang, hegemonis ekologis bekerja secara halus melalui wacana yang kita anggap netral, seperti istilah "pemanfaatan sumber daya", "optimalisasi kawasan", atau "efisiensi energi", dan lain sejenisnya. Dalam tataran kerangka tersebut, alam dikonstruksi sebagai objek pasif yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan manusia. Kepentingan ekonomi diselubungi bahasa sa...

Ulasan Matchday Keenam Liga Eropa 2025/2026

MENJUAL HARAPAN - PEKAN keenam Liga Eropa musim 2025/2026 menutup babak penyisihan grup dengan drama yang tak kalah dari panggung utama Liga Champions. Malam penuh intensitas itu menghadirkan kejutan, kepastian, dan tragedi bagi tim-tim yang gagal memanfaatkan momentum terakhir. Dari Glasgow hingga Lyon, dari Porto hingga Basel, setiap stadion menjadi panggung cerita yang akan dikenang sepanjang musim. Celtic Park yang biasanya bergemuruh justru menjadi saksi bisu keperkasaan AS Roma. Tim Serigala Ibukota tampil dingin dan klinis, menggilas Celtic dengan skor telak 0-3. Roma menunjukkan kedewasaan taktik, seakan ingin menegaskan bahwa mereka bukan sekadar penggembira di kompetisi ini. Celtic, yang sempat berharap pada dukungan publik Skotlandia, justru terlihat kehilangan arah sejak menit awal. Di Bucharest, drama sesungguhnya terjadi. FCSB menjamu Feyenoord dalam duel yang berakhir dengan skor gila: 4-3. Pertandingan ini layak disebut sebagai pesta gol yang penuh emosi. FCSB, dengan d...

Pekan ke-19 Premier League: Chelsea Vs Bournemouth, West Ham Lawan Brighton, dan MU Vs Wolves, Hasilnya Imbang

  MENJUAL HARAPAN - Pekan ke-19 Premier League atau Liga Inggris musim 2025-2026 menyuguhkan pertandingan lanjutan di antaranya Chelsea berhadapan dengan Bourneout, Manchester United versus Wolves, dan West Ham lawan Brighton. Chelsea Vs Bournemouth T uan rumah Chelsea kontra Bournemouth berakhir imbang dengan skor gol akhir 2-2. B ertanding langsung digelar di di Stadion Stamford Bridge, London,  Rabu dini hari WIB   (31/12/2025) , tuan rumah Chelsea kebobolah lebih dahulu di menit ke-6, dimana David Brooks menggetarkan gawang kiper Chelsea. S embilan menit kemudian (15’), Chelsea berhasil membalasnya lewat tendangan penalti Cole Palmer, sehingga kedudkan menjadi 1-1. D uel babak pertama kedua tim ini sungguh sangat menengangkan, adu serang tiada henti mengancam pertahanan dan gawang kiper maisng-masing. A ksi serangan terus terujadid, utamanya tuan yang tidak mau kehilangan poin, terus menekan, sehingga pada menit ke-23, Enzo Fernandez berhasil mencetak gol ke gawang ki...