Langsung ke konten utama

Menakar Ulang Paradigma Pengelolaan Hutan: DPR Dorong Revisi UU Kehutanan Berbasis Keadilan Rakyat

MENJUAL HARAPAN Komisi IV DPR RI melalui Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, kembali menegaskan urgensi pergeseran paradigma pengelolaan hutan nasional. Dalam kunjungan kerja ke Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (13/6/2026), DPR menekankan bahwa revisi regulasi ini harus beranjak dari pendekatan teknokratis-birokratis menuju pendekatan yang berpihak pada kesejahteraan sosial.

Anggota Komisi IV DPR RI, Darori Wonodipuro, menyoroti adanya disparitas yang cukup tajam dalam pengelolaan kawasan hutan, khususnya di Pulau Jawa yang selama ini berada di bawah otoritas Perhutani. Menurut Darori, keberadaan sekitar 3.600 desa di sekitar kawasan hutan semestinya menjadi modal sosial bagi pembangunan ekonomi berbasis masyarakat, bukan sebaliknya, menjadi subjek konflik agraria.

Reorientasi Skema Bagi Hasil

Salah satu poin krusial yang diusulkan oleh Darori dalam revisi UU Kehutanan adalah restrukturisasi skema pembagian hasil perhutanan sosial. Ia mengusulkan formulasi yang lebih proporsional, yakni 70 persen untuk kesejahteraan rakyat, 20 persen bagi Perhutani selaku pemegang konsesi kawasan, dan 10 persen untuk kas desa.

“Pengelolaan kawasan hutan harus diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan tidak semata-mata berorientasi pada kepentingan korporasi,” ujar politisi dari Fraksi Partai Gerindra tersebut. Hal ini merespons fakta di lapangan mengenai banyaknya Hak Pengusahaan Hutan (HPH) yang tidak lagi aktif, namun menyebabkan ketimpangan penguasaan lahan yang merugikan masyarakat lokal.

Evaluasi Data dan Tata Batas

Selain aspek bagi hasil, Darori juga mengkritisi pola inventarisasi hutan yang selama ini hanya berbasis pada pemetaan administratif (di atas kertas). Ia mendesak adanya sinkronisasi antara data peta dengan realitas faktual di lapangan, khususnya terkait penetapan tata batas kawasan hutan.

"Inventarisasi itu bukan hanya dari peta. Harus lihat langsung ke lapangan. Kalau rakyat sudah membangun rumah selama bertahun-tahun, jangan tiba-tiba disalahkan karena datanya tidak akurat," tegas legislator asal Dapil Jateng VII tersebut.

Agenda Konservasi Berkelanjutan

Lebih jauh, Panja RUU Kehutanan juga mendorong dimasukkannya skema pendanaan khusus untuk konservasi dan rehabilitasi hutan ke dalam draf revisi. Darori memandang bahwa Indonesia perlu mengadopsi praktik terbaik (best practices) dari negara lain yang berhasil memulihkan ekosistem hutan secara berkelanjutan.

Panja Komisi IV DPR RI menargetkan pembahasan RUU ini dapat dirampungkan pada masa sidang mendatang. Dengan prinsip utama "hutan lestari, rakyat sejahtera", regulasi ini diharapkan mampu mengakhiri polemik tata kelola kehutanan yang selama ini dianggap eksklusif dan kurang inklusif.  (S_267)


Sumber: dpr.go.id "Darori Wonodipuro Tekankan Revisi UU Kehutanan Harus Lebih Berpihak pada Rakyat" (diakses pada 14/6/2026)


Baca juga disni



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Derby della Mole Berakhir Dramatis: Torino Paksa Juventus Berbagi Angka di Laga Penutup

MENJUAL HARAPAN — Pertarungan bertajuk Derby della Mole pada pekan ke-38 Serie A musim 2025-2026 menyajikan drama yang menguras emosi. Bermain di Stadion Grande Torino , Senin dini hari WIB (25/5/2026), tuan rumah Torino sukses melakukan comeback heroik untuk memaksakan hasil imbang 2-2 atas raksasa kota, Juventus. Dominasi Dusan Vlahovic dan Respon Berani Tuan Rumah Juventus, yang datang dengan ambisi menutup musim di papan atas, langsung tampil menekan sejak menit awal. Bianconeri berhasil membuka keunggulan lebih dulu melalui aksi sang bomber, Dusan Vlahovic , pada menit ke-23. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Juventus kembali melebarkan jarak. Vlahovic, yang tampil klinis, mencatatkan brace alias gol keduanya pada menit ke-53. Situasi tampak genting bagi Torino, namun skuad asuhan tuan rumah justru menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Hanya berselang enam menit setelah gol kedua Juventus, Torino memberikan ...

Final Liga Champions UEFA: PSG Taklukkan Arsenal Lewat Drama Adu Penalti

MENJUAL HARAPAN – Arena Puskas, Budapest , Minggu (31/5/2026) dini hari WIB, menjadi saksi bisu pecahnya kebuntuan panjang Paris Saint-Germain (PSG) di kancah Eropa. Dalam laga final Liga Champions 2025-2026 yang menguras emosi, raksasa Prancis tersebut akhirnya sukses mengangkat trofi "Si Kuping Besar" setelah menundukkan perlawanan sengit Arsenal lewat drama adu penalti yang menegangkan. Bagi Arsenal, malam ini adalah mimpi yang tertunda. The Gunners sejatinya memulai laga dengan sempurna. Belum genap lima menit peluit dibunyikan, pendukung Arsenal sudah bergemuruh. Kai Havertz , dengan ketenangan kelas dunia, berhasil membungkam pertahanan PSG dan membuka keunggulan. Gol cepat tersebut seolah menjadi sinyal bahwa trofi Liga Champions akan segera mendarat di London Utara. Hingga turun minum, disiplin taktik Arsenal mampu meredam setiap upaya serangan dari lini depan PSG. Namun, sepak bola adalah permainan dua babak, dan PSG tidak berniat pulang dengan tangan hampa. Memas...

Derby Jatim: Persebaya Pesta Gol 5-0, Persik Kediri Merana di GBT

MENJUAL HARAPAN — Persebaya Surabaya menutup kampanye mereka di BRI Super League 2025/2026 dengan performa yang luar biasa impresif. Menjamu sesama tim Jawa Timur, Persik Kediri, dalam laga bertajuk Derby Jatim di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (23/5/2026) malam, Bajul Ijo mengamuk dan menggulung tamunya dengan skor mencolok 5-0. Kemenangan telak di pekan pamungkas ini memastikan Persebaya mengunci posisi di papan atas, tepatnya di peringkat ke-4 klasemen akhir dengan raihan 58 poin. Sebaliknya, kekalahan memalukan ini memaksa Persik Kediri harus puas menyudahi musim di papan bawah, tertahan di posisi ke-12 dengan koleksi 39 poin. Dominasi Paruh Pertama: Gol Cepat Malik Risaldi Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung setianya, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan sejak sepak mula. Kecepatan lini depan Bajul Ijo benar-benar menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan Macan Putih yang tampil rapuh malam itu. Menit 12: Malik Risaldi membuka keran gol...