Langsung ke konten utama

All China Ganda Campuran Final Australian Badminton Open 2026: Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping Akhiri Paceklik Gelar

 

Ganda campuran China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (foto dok djarumbadminton.com)

MENJUAL HARAPAN – Penantian panjang pasangan ganda campuran China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, akhirnya tuntas. Setelah lima bulan puasa gelar, mereka sukses kembali ke podium tertinggi dengan menjuarai Australian Badminton Open 2026 setelah menumbangkan rekan senegaranya, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui, dengan skor 21-17, 21-19 di Quaycentre, Sydney, Minggu (14/6/2026).

Bangkit dari Masa Sulit

Gelar di Sydney ini terasa emosional karena mengakhiri periode sulit yang dialami pasangan unggulan tersebut. Sejak meraih titel di Malaysia Open pada Januari 2026, Feng/Huang sempat mengalami penurunan performa yang cukup signifikan, termasuk gagal menembus babak final dalam lima turnamen beruntun serta tersingkir lebih awal di Singapore Open dan Indonesia Open 2026.

Keberhasilan ini sekaligus menegaskan dominasi mereka atas Guo/Chen dengan rekor pertemuan sempurna: tujuh kemenangan tanpa pernah kalah. Selain itu, trofi ini menjadi pengulangan sejarah bagi Feng/Huang yang sebelumnya juga menjuarai turnamen yang sama pada edisi 2023.

Perang Mental di Lapangan

Dalam duel sesama pasangan China, Feng mengakui bahwa faktor teknis tidak lagi menjadi pembeda utama karena kedua pihak sudah sangat mengenal karakter permainan masing-masing. "Pada akhirnya, yang menentukan adalah siapa yang bisa bermain sedikit lebih baik," ujar Feng.

Kunci kemenangan mereka terletak pada ketenangan di momen krusial. "Kami mampu lebih tenang saat memasuki poin-poin penting karena tidak terlalu banyak berpikir dan tidak membiarkan hal-hal lain mengganggu fokus kami," ungkap Feng. Huang menambahkan bahwa peningkatan tempo di akhir gim pertama menjadi momentum penting yang menjaga ritme permainan mereka hingga laga usai.

Menatap Paruh Kedua Musim

Bagi Huang Dong Ping, gelar di Sydney ini menambah catatan manis pribadinya setelah sebelumnya pernah menjuarai turnamen yang sama pada edisi 2019 bersama Wang Yi Lyu. Kemenangan ini pun menjadi suntikan kepercayaan diri yang krusial bagi mereka menjelang padatnya agenda turnamen di paruh kedua tahun 2026, termasuk persiapan menuju BWF World Championships dan Asian Games.

Meski tantangan besar sudah menanti, Huang memilih untuk tetap membumi. "Kami ingin tampil sebaik mungkin di setiap pertandingan terlebih dahulu. Kami akan menjalani prosesnya dan membiarkan semuanya berkembang secara alami," pungkasnya. (*S_267)

 

Sumber Berita: djarumbadminton.com, Australian Badminton Open 2026 - Kembalinya Sentuhan Kemenangan Feng/Huang "


Baca juga:

Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, Pasangan Ganda Putri China, "Haus Kemenangan" di Balik Gelar Australian Open 2026

Akane Yamaguchi, Tunggal Putri Jepang Capai Puncak Podium di Australian Open 2026 

Tunggal Putra Indonesia, Alwi Farhan Juara Australian Open 2026 

Ganda Putra Indonesia Sabar/Reza, Runner-up Australian Open 2026 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Derby della Mole Berakhir Dramatis: Torino Paksa Juventus Berbagi Angka di Laga Penutup

MENJUAL HARAPAN — Pertarungan bertajuk Derby della Mole pada pekan ke-38 Serie A musim 2025-2026 menyajikan drama yang menguras emosi. Bermain di Stadion Grande Torino , Senin dini hari WIB (25/5/2026), tuan rumah Torino sukses melakukan comeback heroik untuk memaksakan hasil imbang 2-2 atas raksasa kota, Juventus. Dominasi Dusan Vlahovic dan Respon Berani Tuan Rumah Juventus, yang datang dengan ambisi menutup musim di papan atas, langsung tampil menekan sejak menit awal. Bianconeri berhasil membuka keunggulan lebih dulu melalui aksi sang bomber, Dusan Vlahovic , pada menit ke-23. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Juventus kembali melebarkan jarak. Vlahovic, yang tampil klinis, mencatatkan brace alias gol keduanya pada menit ke-53. Situasi tampak genting bagi Torino, namun skuad asuhan tuan rumah justru menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Hanya berselang enam menit setelah gol kedua Juventus, Torino memberikan ...

Final Liga Champions UEFA: PSG Taklukkan Arsenal Lewat Drama Adu Penalti

MENJUAL HARAPAN – Arena Puskas, Budapest , Minggu (31/5/2026) dini hari WIB, menjadi saksi bisu pecahnya kebuntuan panjang Paris Saint-Germain (PSG) di kancah Eropa. Dalam laga final Liga Champions 2025-2026 yang menguras emosi, raksasa Prancis tersebut akhirnya sukses mengangkat trofi "Si Kuping Besar" setelah menundukkan perlawanan sengit Arsenal lewat drama adu penalti yang menegangkan. Bagi Arsenal, malam ini adalah mimpi yang tertunda. The Gunners sejatinya memulai laga dengan sempurna. Belum genap lima menit peluit dibunyikan, pendukung Arsenal sudah bergemuruh. Kai Havertz , dengan ketenangan kelas dunia, berhasil membungkam pertahanan PSG dan membuka keunggulan. Gol cepat tersebut seolah menjadi sinyal bahwa trofi Liga Champions akan segera mendarat di London Utara. Hingga turun minum, disiplin taktik Arsenal mampu meredam setiap upaya serangan dari lini depan PSG. Namun, sepak bola adalah permainan dua babak, dan PSG tidak berniat pulang dengan tangan hampa. Memas...

Derby Jatim: Persebaya Pesta Gol 5-0, Persik Kediri Merana di GBT

MENJUAL HARAPAN — Persebaya Surabaya menutup kampanye mereka di BRI Super League 2025/2026 dengan performa yang luar biasa impresif. Menjamu sesama tim Jawa Timur, Persik Kediri, dalam laga bertajuk Derby Jatim di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (23/5/2026) malam, Bajul Ijo mengamuk dan menggulung tamunya dengan skor mencolok 5-0. Kemenangan telak di pekan pamungkas ini memastikan Persebaya mengunci posisi di papan atas, tepatnya di peringkat ke-4 klasemen akhir dengan raihan 58 poin. Sebaliknya, kekalahan memalukan ini memaksa Persik Kediri harus puas menyudahi musim di papan bawah, tertahan di posisi ke-12 dengan koleksi 39 poin. Dominasi Paruh Pertama: Gol Cepat Malik Risaldi Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung setianya, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan sejak sepak mula. Kecepatan lini depan Bajul Ijo benar-benar menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan Macan Putih yang tampil rapuh malam itu. Menit 12: Malik Risaldi membuka keran gol...