Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, Pasangan Ganda Putri China, "Haus Kemenangan" di Balik Gelar Australian Open 2026
Ganda putri China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian (foto dok djarumbadminton.com)
MENJUAL HARAPAN – Pasangan ganda putri China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, kembali menegaskan dominasi mereka di panggung bulu tangkis internasional.
Pasangan peringkat ke-5 dunia ini sukses menyabet gelar juara Australian Badminton Open 2026 setelah menumbangkan wakil Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, di partai final yang berlangsung Minggu (14/6/2026).
Tren Positif dalam Tiga Pekan
Gelar di Sydney ini bukan sekadar tambahan koleksi trofi, melainkan pembuktian konsistensi luar biasa. Dalam rentang waktu hanya tiga pekan, Jia/Zhang telah mengamankan dua gelar bergengsi, setelah sebelumnya juga menjuarai Singapore Badminton Open pada akhir Mei lalu.
Keberhasilan ini terasa spesial mengingat padatnya jadwal pertandingan yang menguras tenaga.
"Tiga pekan terakhir benar-benar menjadi periode yang sangat menantang bagi kami. Menjelang akhir turnamen, kondisi fisik saya sebenarnya sudah tidak berada dalam keadaan terbaik," ungkap Jia, sebagaimana dikutip dari laman BWF.
Meski dibekap kelelahan, ia menegaskan bahwa mentalitas adalah kunci utamanya. "Namun, saya merasa keinginan untuk menang harus lebih besar daripada rasa takut untuk kalah," tambahnya.
Dramatika di Lapangan
Menghadapi pasangan unggulan teratas, Febriana/Meilysa (Ana/Trias) sempat memberikan perlawanan sengit. Pada gim pertama, Ana/Trias yang merupakan runner-up edisi 2025 mampu mendominasi sejak awal. Akan tetapi, Jia/Zhang perlahan mengejar hingga skor imbang 18-18, sebelum akhirnya mengunci gim pertama dengan skor ketat 24-22 melalui babak setting.
Memasuki gim kedua, permainan masih sempat berjalan alot hingga kedudukan 7-7. Akan tetapi, kualitas juara yang dimiliki Jia/Zhang terlihat saat mereka mulai meningkatkan intensitas serangan dan meninggalkan pasangan Indonesia dengan skor 21-13.
Catatan Evaluasi
Meski mendominasi di Sydney dan Singapura, perjalanan Jia/Zhang bukannya tanpa hambatan. Mereka sempat mengalami kejutan pahit saat tersingkir prematur di babak 32 besar Polytron Indonesia Open 2026 di Jakarta. Kala itu, mereka harus mengakui keunggulan pasangan muda Amerika Serikat, Francesca Corbett/Jennie Gai, lewat pertarungan rubber game 9-21, 21-10, 21-23.
Kemenangan di Sydney menjadi respons sempurna bagi Jia/Zhang untuk kembali ke jalur yang benar sekaligus membuktikan bahwa mereka tetap menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan di kancah elit dunia. *S_267)
Sumber Berita: djarumbadminton.com, "Australian Badminton Open 2026 - Tiga Pekan Dua Gelar Juara"
Baca juga:
Akane Yamaguchi, Tunggal Putri Jepang Capai Puncak Podium di Australian Open 2026
Tunggal Putra Indonesia, Alwi Farhan Juara Australian Open 2026
Ganda Putra Indonesia Sabar/Reza, Runner-up Australian Open 2026
Komentar