Langsung ke konten utama

Udinese Sukses Kalahkan Fiorentina

 


MENJUAL HARAPAN - Udinese tampil mantap pada pekan ke-27 melawan Fiorentina yang digelar di Stadidon Friuli, Selasa dini hari WIB (3/3/2026).

Udinesi mengakhiri trend negatifnya dengan kemenangan telak lawan Fiorentina dengan skor gol 3-0.

Tiga gol bagi kemenangan Udinese ini dicetak pada menit ke-10 lewat tendangan Christian Kabasele, Keinan Davis melalui tendangan penalti pada menit ke-64, dan Adam Buksa di waktu tambahan menit ke-90+4.

Tiga poin bagi Udinese ini sangat berarti untuk memperbaiki peringkat klasemennya di Serie A 2025-2026. Dan pada pekan ini, Udinese berada di posisi ke-10 dengan mengoleksi 35 poin, sementara Fiorentina berada di urutan ke-16 dengan 24 poin klasemen Liga Italia 2025-2026 pekan kedua puluh tujuh.

Jalannya pertandingan ini, babak pertama tuan rumah berhasil membobol gawang kiper Fiorentina, sehingga unggul sementara 1-0, dan keunggulan ini bertahan hingga babak pertama jeda.

Begitu ketatnya duel kedua tim ini di babak pertama, berlanjut di babak kedua dimana, tuan rumah terus meningkatkan aksi-aksi serangannya ke pertahanan Fiorentina, begitu juga Fiorentina terus berusaha menyamakan ketertinggalan gol, namun masih belum berhasil mencetak gol.

Bahkan, Fiorentina alih-alih menyamakan kebobolan gawang kipernya, justru sebaliknya di babak kedua kembali kebobolan dua gol.

Fiorentina hingga pertandingan pekan ke-27 ini berakhir, tidak mampu membalas satu gol pun. (S_267)




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...

Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua

Presiden Prabowo Subianto resmi menangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Kris MENJUAL HARAPAN — Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia . Pelantikan 26 anggota Wantimpres itu menandai terbentuknya susunan baru lembaga yang memiliki posisi sebagai bagian dari mekanisme pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. 26 Nama dalam Susunan Wantimpres Berdasarka...

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...