Langsung ke konten utama

Torino Berhasil Taklukkan Lazio, Sassuolo Kalahkan Atalanta, dan Cremonese Vs Milan 0-2

MENJUAL HARAPAN Pekan ke-27 Serie A musim 2025-2026 makin sengit saja pertanidngannya. Duel-duel seperti Torino versus Lazio yang berlangsung di Stadion Torino, turin, Senin dini hari WIB (2/3/2026) dimenangkan Torino dengan skor gol akhir 2-0.

Dua gol kemenangan Torino dicetak pada menit ke-21 oleh Giovanni Simeone, dan gol kedua di babak kedua menit ke-53 melalui tendangan Duvin Zapata ke gawang kiper Lazio.

Hasil tiga poin ini, Torino berada di urutan ke-14 dengan mengoleksi 30 poin, sementara Lazio sendiri masih berada di posisi ke-10 dengan mengoleksi 34 poin klasemen Serie A pekan ke-27.

Adapun pada pertandingan hari sebelumnya, Sossuolo versus Atalanta, dimana tuan rumah Sossuolo berhasil kalahkan Atalanta dengan skor gol akhir 2-1.

Baca juga: Drama Enam Gol Duel Roma Vs Juventus, Berakhir Imbang

Dua gol Sassuolo dicetak pada menit ke-23 lewat tendangan Ismael Kone, dan menit ke-69 melalui tendangan Kristian Thorstvedit ke gawang kiper Atalanta.

Sedangkan satu gol balasan Atalanta terjadi di menit-menit akhir pertanidngan, tepatnya menit ke-88 melalui tendangan Yunus Musah.

Hasil tiga poin bagi Sassuolo ini membawanya pada posisi ke-8 dengan 38 poin, sedangkan Atalanta sendiri ada di posisi atasnya, urutan ke-7 dengan mengoleksi 45 poin klasemen Liga Italia pekan kedua puluh tujuh.

Lain dari tuan rumah Torino dan Sassuolo, tuan rumah Cremonese yang menjamu AC Milan, justru alami kekalahan.

Cremonese mengalami kekalahan 0-2 dari Milan pada pekan ke-27 ini. Kendati persaingan serangan demi serangan yang dilancarkan kedua tim ini babak pertama tidak terjadi gol satu pun.

Usai jeda, secara prinsip Cremonese berusaha bangkit untuk memenangkan pertandingan ini, kendati akhirnya dua gol menimpa penjaga gawangnya di menit ke-89 lewat tendangan Strahinja Pavlovic, dan Refael Leao di menit ke-90+4.

Dua gol yang terjadi ke gawang tuan rumah Cremonese di menit-menit akhir pertandingan ini, tentu menyakitkan para pemainya, karena waktu tanding akhirnya berkahir.

Cremonese kini berada di posisi ke-17 dengan 24 poin, sedangkan AC Milan berada di urutan ke-2 dengan mengoleksi 57 poin klasemen Serie A pekan kedua puluh tujuh. (S_267)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selat Hormuz: Lautan Berubah Menjadi Tol Termahal di Dunia

  Selat Hormuz (foto hasil tangkapan layar dari https://www.kompas.com) MENJUAL HARAPAN - Ketegangan di Timur Tengah, utamanya akibat serangan Amerika Serikat dan Israel ke negara berdaulat Iran, tidak menyelesaikan persoalan, justru membawa rantai panjang bagi kepentingan dunia. Selat Hormuz , kini bukan lagi sekadar jalur perdagangan, melainkan "gerbang mahal" yang menentukan hidup-mati ekonomi global. D inamika kawasan ini selama dekade terakhir, eskalasi nya bukan lagi sekadar gertakan politik, melainkan pergeseran geopolitik yang memaksa dunia bertekuk lutut pada aturan baru Tehran.  Dan Selat Hormuz, kini merupakan selat paling krusial di dunia. Ketika Keamanan Menjelma Menjadi Komoditas Mahal Tak terbayangkan, sebuah kemacetan raksasa di tengah laut, dimana hampir 2.000 kapal tangker raksasa terombang-ambing tanpa kepastian.   Di sebelah utara, berdiri tebing-tebing kokoh Iran, sementara di selatan membentang pesisir Oman dan Uni Emirat Arab. Di celah sempit i...

Finlandia, Negeri Bahagia yang Tak Pernah Lelah Tersenyum

  MENJUAL HARAPAN  - Helsinki kembali tersenyum. Dalam World Happiness Report 2026 , Finlandia untuk kesembilan kalinya berturut-turut dinobatkan sebagai negara paling bahagia di dunia. Sebuah capaian yang membuat negeri Nordik ini seolah menjadi “langganan” podium kebahagiaan global. Kebahagiaan Bukan Sekadar Angka Laporan yang diterbitkan oleh Gallup, Universitas Oxford, dan Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan PBB ini menilai kebahagiaan warga di 140 negara. Skala 0–10 digunakan untuk mengukur kepuasan hidup, lalu dipadukan dengan indikator seperti PDB per kapita, dukungan sosial, usia harapan hidup, kebebasan memilih, kemurahan hati, hingga tingkat korupsi. Finlandia membuktikan bahwa kebahagiaan bukan sekadar soal kekayaan. Presiden Alexander Stubb menegaskan, “Tidak ada ramuan ajaib. Akan sangat membantu jika masyarakat berjuang menuju kebebasan, kesetaraan, dan keadilan.” Rahasia Nordik: Kepercayaan dan Kesederhanaan Negara-negara Nordik memang mendominasi daftar t...

Italia Kalah Dramatis Lawan Bosnia-Herzegovina, dan Kembali Absen di Piala Dunia

Bosnia-Herzegovina Vs Italia (foto hasil tangkapan layar dari bola.net) MENJUAL HARAPAN - Italia harus menelan pil pahit di Zenica. Stadion Bilino Polje menjadi saksi bagaimana mimpi Azzurri untuk tampil di Piala Dunia 2026 runtuh di ujung jalan. Sejak menit awal, Italia tampil percaya diri. Gol yang mereka cetak lebih dulu seakan membuka jalan menuju Amerika Serikat, tuan rumah Piala Dunia. Namun, sepak bola selalu punya cara untuk menulis drama. Bosnia-Herzegovina, didukung sorakan penuh semangat dari publik tuan rumah, tak pernah menyerah. Menit ke-79 menjadi titik balik: sebuah gol balasan yang membuat atmosfer stadion bergemuruh, sekaligus mengirim Italia ke jurang kecemasan. Pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu, tensi semakin meninggi, tetapi skor tetap tak bergeser dari 1-1. Maka, adu penalti pun menjadi panggung terakhir. Di sinilah tragedi itu benar-benar terjadi. Bosnia mengeksekusi dengan dingin, sementara Italia justru goyah. Hasil akhir 4-1 di babak tos-tosan memas...