Langsung ke konten utama

Celta Vs Madrid, Madrid Taklukkan Tuan Rumah

 

MENJUAL HARAPAN - Lanjutan laga Liga Spanyol atau La Liga musim 2025-2026 pekan ke-27, Celta Vigo menjamu Real madrid.

Real Madrid langusng memimpin dengan membobol gawang kiper Celta Vigo pada menit ke-11.

Gol pembuka Real Madrid dicetak oleh Aurelien Tchouameni, namun pada menit ke-25 tuan rumah Celta berhasil membalasnya yang dicetak oleh Borja Iglesias, dan kedudukan sama menjadi 1-1.

Usai kedudukan sama itu, duel kedua kesebelasan yang berlangsung digelar di Estadio Abanca-Balaidos pada Sabtu dini hari WIB (7/3/2026), saling jual beli serangan tak terhindarkan, bahkan sesekali memberikan ancaman ke gawang kiper lawannya.

Namun, hingga babak pertama berakhir dan jeda, tidak ada perubahan gol kembali.

Usai jeda, dengan semangat yang sama kedua kesebelasan berusaha bangkit untuk mencuri kemenangan pada laga pekan ke-27 Liga spanyol musim 2025-2026.

Memang, sepanjang pertandingan tuan rumah terus memberikan beberapa kali ancaman ke pertahanan Real Madrid. Aksi-aksi serangannya itu tidak berbuah gol.

Real Madird yang terus dalam tekanan berusaha keluar, dan memberikan tekanan ke pertahanan Celta dengan serangan demi serangannya, namun masih juga belum berbuah gol.

Waktu normal pertandingan habis dan adanya tambahan waktu, kedua kesebelasan memanfaatkannya, utamanya tuan rumah yang berusaha memenangkan pertanidngan, akan tetapi, justru optimalisasi serangan para pemain Real Madrid di waktu tamabahn ini menjadi keuntungannya dengan berhasil membobol gawang kiper Celta pada menit ke-90+5 lewat tendangan Federico Valverde, dan Madrid unggul menjadi 2-1 dari tuan rumah Celta Vigo.

Hasil tiga poin bagi Real Madrid ini, membawanya di posisi papan atas urutan ke-2 dengan mengoleksi 63 poin, sedangkan Celta yang alami kekalahan pekan ini, posisinya berada di urutan ke-6 dengan mengoleksi 40 poin. (S_267)




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selat Hormuz: Lautan Berubah Menjadi Tol Termahal di Dunia

  Selat Hormuz (foto hasil tangkapan layar dari https://www.kompas.com) MENJUAL HARAPAN - Ketegangan di Timur Tengah, utamanya akibat serangan Amerika Serikat dan Israel ke negara berdaulat Iran, tidak menyelesaikan persoalan, justru membawa rantai panjang bagi kepentingan dunia. Selat Hormuz , kini bukan lagi sekadar jalur perdagangan, melainkan "gerbang mahal" yang menentukan hidup-mati ekonomi global. D inamika kawasan ini selama dekade terakhir, eskalasi nya bukan lagi sekadar gertakan politik, melainkan pergeseran geopolitik yang memaksa dunia bertekuk lutut pada aturan baru Tehran.  Dan Selat Hormuz, kini merupakan selat paling krusial di dunia. Ketika Keamanan Menjelma Menjadi Komoditas Mahal Tak terbayangkan, sebuah kemacetan raksasa di tengah laut, dimana hampir 2.000 kapal tangker raksasa terombang-ambing tanpa kepastian.   Di sebelah utara, berdiri tebing-tebing kokoh Iran, sementara di selatan membentang pesisir Oman dan Uni Emirat Arab. Di celah sempit i...

Finlandia, Negeri Bahagia yang Tak Pernah Lelah Tersenyum

  MENJUAL HARAPAN  - Helsinki kembali tersenyum. Dalam World Happiness Report 2026 , Finlandia untuk kesembilan kalinya berturut-turut dinobatkan sebagai negara paling bahagia di dunia. Sebuah capaian yang membuat negeri Nordik ini seolah menjadi “langganan” podium kebahagiaan global. Kebahagiaan Bukan Sekadar Angka Laporan yang diterbitkan oleh Gallup, Universitas Oxford, dan Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan PBB ini menilai kebahagiaan warga di 140 negara. Skala 0–10 digunakan untuk mengukur kepuasan hidup, lalu dipadukan dengan indikator seperti PDB per kapita, dukungan sosial, usia harapan hidup, kebebasan memilih, kemurahan hati, hingga tingkat korupsi. Finlandia membuktikan bahwa kebahagiaan bukan sekadar soal kekayaan. Presiden Alexander Stubb menegaskan, “Tidak ada ramuan ajaib. Akan sangat membantu jika masyarakat berjuang menuju kebebasan, kesetaraan, dan keadilan.” Rahasia Nordik: Kepercayaan dan Kesederhanaan Negara-negara Nordik memang mendominasi daftar t...

Italia Kalah Dramatis Lawan Bosnia-Herzegovina, dan Kembali Absen di Piala Dunia

Bosnia-Herzegovina Vs Italia (foto hasil tangkapan layar dari bola.net) MENJUAL HARAPAN - Italia harus menelan pil pahit di Zenica. Stadion Bilino Polje menjadi saksi bagaimana mimpi Azzurri untuk tampil di Piala Dunia 2026 runtuh di ujung jalan. Sejak menit awal, Italia tampil percaya diri. Gol yang mereka cetak lebih dulu seakan membuka jalan menuju Amerika Serikat, tuan rumah Piala Dunia. Namun, sepak bola selalu punya cara untuk menulis drama. Bosnia-Herzegovina, didukung sorakan penuh semangat dari publik tuan rumah, tak pernah menyerah. Menit ke-79 menjadi titik balik: sebuah gol balasan yang membuat atmosfer stadion bergemuruh, sekaligus mengirim Italia ke jurang kecemasan. Pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu, tensi semakin meninggi, tetapi skor tetap tak bergeser dari 1-1. Maka, adu penalti pun menjadi panggung terakhir. Di sinilah tragedi itu benar-benar terjadi. Bosnia mengeksekusi dengan dingin, sementara Italia justru goyah. Hasil akhir 4-1 di babak tos-tosan memas...