Langsung ke konten utama

Venezuela Bungkam Irak 2-0 dalam Laga Uji Coba


(Timnas Venezuela vs Timnas Irak, uji coba (foto hasil tangkapan layar dari bisnisia.id)

MENNJUAL HARAPAN – Laga uji coba internasional yang berlangsung pada Rabu (10/6/2026) menjadi pengingat pahit bagi tim nasional Irak. Berstatus sebagai tim yang akan berlaga di putaran final Piala Dunia 2026, Irak justru harus mengakui keunggulan Venezuela dengan skor meyakinkan 2-0. Hasil ini menjadi catatan evaluasi krusial bagi pelatih Graham Arnold jelang bergulirnya turnamen akbar dalam hitungan hari.

Dominasi La Vinotinto

Meski gagal menembus putaran final Piala Dunia setelah tersingkir di babak kualifikasi CONMEBOL, Venezuela tampil tanpa beban dan justru mendominasi jalannya pertandingan sejak peluit awal dibunyikan. Skuad asuhan G.A. Vizcarrondo Araujo menunjukkan permainan kolektif yang rapi dan agresif.

Kebuntuan pecah pada menit ke-17. Cristian Casseres Jr menjadi aktor utama setelah memanfaatkan bola muntah di depan gawang Irak. Bola yang gagal diamankan dengan sempurna oleh kiper Ahmed Basil langsung disambar Casseres Jr untuk membawa Venezuela unggul 1-0.

Memasuki babak kedua, intensitas serangan Venezuela tidak mengendur. Hanya satu menit setelah sepak mula babak kedua (46'), Jesus Ramirez menggandakan keunggulan. Gol tersebut lahir berkat umpan silang akurat dari Casseres Jr yang dikonversi dengan cerdik oleh Ramirez, sekaligus meruntuhkan mentalitas tim lawan.

Petaka Kartu Merah

Upaya Irak untuk bangkit semakin terkubur saat pertandingan memasuki menit ke-72. Tim berjuluk Singa Mesopotamia tersebut harus bermain dengan 10 orang setelah Ali Yousif diganjar kartu merah langsung oleh wasit. Keputusan tersebut diambil menyusul pelanggaran keras yang dilakukan Yousif terhadap penjaga gawang Venezuela, Kevin Kelsy, dalam sebuah duel perebutan bola.

Statistik Pertandingan:

·         Skor Akhir: Venezuela 2 - 0 Irak

·         Pencetak Gol: C. Casseres Jr (17'), J. Ramirez (46')

·         Kartu Merah: Ali Yousif (Irak - 72')

·         Status Laga: Persahabatan Internasional

Evaluasi Jelang Piala Dunia

Bagi pelatih Irak, Graham Arnold, kekalahan ini menjadi alarm keras. Irak saat ini tergabung dalam Grup I yang tergolong "neraka" bersama tim-tim kuat seperti Norwegia, Prancis, dan Senegal. Koordinasi pertahanan dan disiplin pemain menjadi sorotan utama yang harus segera dibenahi dalam waktu yang sangat singkat.

Waktu bagi Irak untuk bersiap kian menipis. Mereka dijadwalkan akan melakoni laga pembuka Piala Dunia 2026 dengan menantang Norwegia pada 17 Juni mendatang. Jika tidak segera berbenah, ancaman dari tim-tim elit Eropa dan Afrika di fase grup bukan tidak mungkin akan memulangkan Irak lebih awal dari panggung dunia.

Di sisi lain, kemenangan ini menjadi sinyal positif bagi progres Venezuela di bawah arahan Vizcarrondo Araujo, meski mereka harus memendam mimpi dan menunggu empat tahun lagi untuk dapat bersaing di ajang sepak bola paling bergengsi tersebut. (*Sjs_267)


ikuti info lainnya disini



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Derby della Mole Berakhir Dramatis: Torino Paksa Juventus Berbagi Angka di Laga Penutup

MENJUAL HARAPAN — Pertarungan bertajuk Derby della Mole pada pekan ke-38 Serie A musim 2025-2026 menyajikan drama yang menguras emosi. Bermain di Stadion Grande Torino , Senin dini hari WIB (25/5/2026), tuan rumah Torino sukses melakukan comeback heroik untuk memaksakan hasil imbang 2-2 atas raksasa kota, Juventus. Dominasi Dusan Vlahovic dan Respon Berani Tuan Rumah Juventus, yang datang dengan ambisi menutup musim di papan atas, langsung tampil menekan sejak menit awal. Bianconeri berhasil membuka keunggulan lebih dulu melalui aksi sang bomber, Dusan Vlahovic , pada menit ke-23. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Juventus kembali melebarkan jarak. Vlahovic, yang tampil klinis, mencatatkan brace alias gol keduanya pada menit ke-53. Situasi tampak genting bagi Torino, namun skuad asuhan tuan rumah justru menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Hanya berselang enam menit setelah gol kedua Juventus, Torino memberikan ...

Derby Jatim: Persebaya Pesta Gol 5-0, Persik Kediri Merana di GBT

MENJUAL HARAPAN — Persebaya Surabaya menutup kampanye mereka di BRI Super League 2025/2026 dengan performa yang luar biasa impresif. Menjamu sesama tim Jawa Timur, Persik Kediri, dalam laga bertajuk Derby Jatim di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (23/5/2026) malam, Bajul Ijo mengamuk dan menggulung tamunya dengan skor mencolok 5-0. Kemenangan telak di pekan pamungkas ini memastikan Persebaya mengunci posisi di papan atas, tepatnya di peringkat ke-4 klasemen akhir dengan raihan 58 poin. Sebaliknya, kekalahan memalukan ini memaksa Persik Kediri harus puas menyudahi musim di papan bawah, tertahan di posisi ke-12 dengan koleksi 39 poin. Dominasi Paruh Pertama: Gol Cepat Malik Risaldi Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung setianya, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan sejak sepak mula. Kecepatan lini depan Bajul Ijo benar-benar menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan Macan Putih yang tampil rapuh malam itu. Menit 12: Malik Risaldi membuka keran gol...

Final Liga Champions UEFA: PSG Taklukkan Arsenal Lewat Drama Adu Penalti

MENJUAL HARAPAN – Arena Puskas, Budapest , Minggu (31/5/2026) dini hari WIB, menjadi saksi bisu pecahnya kebuntuan panjang Paris Saint-Germain (PSG) di kancah Eropa. Dalam laga final Liga Champions 2025-2026 yang menguras emosi, raksasa Prancis tersebut akhirnya sukses mengangkat trofi "Si Kuping Besar" setelah menundukkan perlawanan sengit Arsenal lewat drama adu penalti yang menegangkan. Bagi Arsenal, malam ini adalah mimpi yang tertunda. The Gunners sejatinya memulai laga dengan sempurna. Belum genap lima menit peluit dibunyikan, pendukung Arsenal sudah bergemuruh. Kai Havertz , dengan ketenangan kelas dunia, berhasil membungkam pertahanan PSG dan membuka keunggulan. Gol cepat tersebut seolah menjadi sinyal bahwa trofi Liga Champions akan segera mendarat di London Utara. Hingga turun minum, disiplin taktik Arsenal mampu meredam setiap upaya serangan dari lini depan PSG. Namun, sepak bola adalah permainan dua babak, dan PSG tidak berniat pulang dengan tangan hampa. Memas...