Langsung ke konten utama

Menakar Keadilan Anggaran Olahraga: Menpora Diingatkan Hapus Ego Sektoral demi Cabor Berprestasi

 

MENJUAL HARAPAN  — Kebijakan alokasi anggaran dalam pembangunan sektor olahraga nasional kembali menuai sorotan tajam dari parlemen. Komisi X DPR RI secara tegas mendesak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk merombak formula distribusi anggaran pembinaan dengan berbasis pada capaian prestasi konkret tiap-tiap cabang olahraga (cabor), alih-alih terjebak pada popularitas industri semata.

Langkah ini menjadi salah satu poin krusial yang mengemuka pasca-Rapat Kerja Komisi X DPR RI bersama Menteri Pemuda dan Olahraga RI pada Selasa (14/7/2026) di Kompleks Parlemen, Senayan. Agenda formal yang sejatinya membahas Laporan Keuangan APBN Tahun Anggaran 2025 tersebut bertransformasi menjadi panggung evaluasi kritis terhadap visi keberlanjutan prestasi olahraga nasional di masa depan.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menggarisbawahi bahwa komitmen besar pemerintah dalam mendorong Tim Nasional Sepak Bola Indonesia agar mampu menembus putaran final Piala Dunia 2030 memang patut diapresiasi tinggi. Terlebih, langkah strategis tersebut telah dipayungi oleh Peraturan Presiden (Perpres) mengenai percepatan sepak bola nasional yang secara otomatis membawa konsekuensi logis pada pembiayaan anggaran.

"Sudah ada Perpres tentang percepatan sepak bola nasional. Di Perpres itu termasuk konsekuensi anggarannya. Kami sangat mengapresiasi Bapak Presiden yang menginginkan tim nasional kita masuk Piala Dunia 2030," ujar Lalu Hadrian Irfani saat memberikan keterangan formal.

Kendati demikian, politisi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengingatkan posisi ganda Menpora yang saat ini juga menakhodai PSSI selaku induk organisasi sepak bola nasional. Konflik kepentingan dan potensi bias fokus menjadi alarm bagi parlemen. Lalu meminta Menpora bergerak cepat menyusun program pembinaan yang terukur, rasional, dan akuntabel demi merealisasikan target ambisius Presiden tersebut tanpa mengorbankan pilar olahraga lainnya.

Ketakutan akan lahirnya "anak emas" di jagat olahraga tanah air bukan tanpa alasan. Legislator asal Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat II ini secara khusus menyoroti adanya kecenderungan ego sektoral di internal birokrasi yang berpotensi meminggirkan cabang olahraga non-sepak bola. Padahal, secara statistik dan sejarah, cabor-cabor mandiri seperti panjat tebing justru konsisten mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi kejuaraan dunia.

"Kami melihat memang ada ego sektoral masing-masing. Oleh sebab itu, di setiap rapat kami selalu mengingatkan Menpora tidak boleh ada ego sektoral. Cabang olahraga yang mendulang prestasi tentu harus menjadi prioritas," tegasnya dengan nada lugas.

Menurut perspektif parlemen, penambahan anggaran untuk cabor potensial seperti panjat tebing bukan sekadar urusan memburu medali di atas kertas, melainkan investasi jangka panjang. Anggaran yang memadai merupakan fondasi utama untuk menjaga mata rantai pembinaan atlet usia dini tetap berjalan, sistem kesejahteraan atlet terjamin, dan fasilitas latihan berstandar internasional dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Menutup keterangannya, Komisi X DPR RI memberikan sinyal kuat bahwa mereka akan mengawal ketat penyusunan anggaran cabor di sisa tahun anggaran berjalan maupun tahun-tahun mendatang, guna memastikan asas keadilan proporsional dapat diimplementasikan demi kehormatan nama bangsa di panggung dunia.

Catatan

Dinamika klasik dalam tata kelola olahraga di Indonesia: benturan antara popularitas massa (sepak bola) dan kepastian prestasi (cabor non-sepak bola seperti panjat tebing). Kritik mengenai "ego sektoral" yang dilemparkan parlemen menjadi pengingat krusial agar Kemenpora yang terafiliasi erat dengan PSSI mampu bertindak objektif dan adil dalam mendistribusikan APBN demi ekosistem olahraga yang sehat.

Sumber berita: dpr.go.id "Komisi X Minta Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Cabang Olahraga Berprestasi" (diakses, 15/7/2026)


Baca juga:

Langkah Awal Meykinkan: Ana/Trias Lolos dari Hadangan Chinese Taipei, Siap Tantang Raksasa China 

Spanyol ke Grand Final Piala Dunia 2026 Usai Tendang Prancis 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua

Presiden Prabowo Subianto resmi menangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Kris MENJUAL HARAPAN — Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia . Pelantikan 26 anggota Wantimpres itu menandai terbentuknya susunan baru lembaga yang memiliki posisi sebagai bagian dari mekanisme pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. 26 Nama dalam Susunan Wantimpres Berdasarka...

Polytron Surabaya International Challenge 2026: Kejutan Salsabila Tumbangkan Unggulan Utama, Wakil Indonesia Melenggang dari Babak 32 Besar

  Salsabila Amiradana (Foto dok pbsi.id) MENJUAL HARAPAN — Kejutan besar mewarnai gelaran Polytron Surabaya International Challenge 2026 di babak 32 besar (R32) yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) . Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Salsabila Amiradana, sukses mencuri perhatian usai menumbangkan unggulan pertama asal Thailand, Passa-Orn Phannachet, dua gim langsung . Kemenangan mengejutkan Salsabila ini melengkapi raihan positif sejumlah wakil Merah Putih lainnya yang juga berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya . Kejutan Manis Salsabila Amiradana Tampil tanpa beban, Salsabila tampil memukau saat menghadapi unggulan teratas Passa-Orn Phannachet . Ia menyegel kemenangan 21-14, 21-18 dalam laga yang berlangsung disiplin . "Alhamdulillah hari ini bisa bermain sesuai rencana dan dijauhkan dari cedera. Di gim pertama saya langsung masuk mainnya dan lawan pun kurang panas," ungkap Salsabila usai laga . Kunci keberhasilannya mengunci gim kedua—meski sempat tertingga...

Drama 8 Gol di Giuseppe Meazza, Inter Milan Comeback dan Libas Udinese 5-3

MENJUAL HARAPAN — Pertandingan spektakuler diwarnai hujan delapan gol tersaji pada giornata ke-4 Serie A 2026/2027 saat Inter Milan menjamu Udinese di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri berhasil bangkit dan mengunci kemenangan dramatis 5-3. Laga dimulai dengan kejutan dari tim tamu. Udinese tampil menggebrak sejak awal babak pertama dan membuat publik tuan rumah terhenyak lewat gol cepat James Abankwah pada menit ke-9. Tujuh menit berselang, giliran Jürgen Ekkelenkamp yang mengoyak jala Inter pada menit ke-16, mengubah skor menjadi 0-2 untuk keunggulan Udinese. Tersengat oleh dua gol kejutan tersebut, Inter Milan langsung merespons dengan menaikkan tempo permainan. Usaha keras anak-asuh tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26 lewat aksi Carlos Augusto yang memperkecil kedudukan. Gelombang serangan Inter berlanjut hingga Nicolò Barella sukses menyamakan skor menjadi 2-2 di menit ke-35. Keduduka...