Moh. Zaki Ubaidillah (foto hasil tangkapan layar dari djarumbadminton.com)
MENJUAL
HARAPAN — Regenerasi
tunggal putra Indonesia kembali unjuk gigi di kancah elit dunia. Setelah Alwi Farhan memetakan jalan, kini giliran
talenta muda Moh. Zaki Ubaidillah yang memamerkan determinasi tinggi di Tokyo
Metropolitan Gymnasium.
Melalui
drama rubber game
menegangkan berdurasi lebih dari satu jam, pebulu tangkis yang akrab disapa
Ubed ini sukses menyingkirkan tembok tebal asal Denmark, Rasmus Gemke,
sekaligus memastikan diri menembus jajaran 16 besar Japan Open 2026.
Keberanian Ubed Mengguncang Dominasi
Eropa
Panggung
turnamen BWF World Tour Super 750 selalu menjadi kurva pembelajaran yang curam
bagi para pemain muda. Namun, bagi Moh. Zaki Ubaidillah, arena berkelas di
Tokyo ini justru menjadi panggung pembuktian kapasitas mentalnya.
Berhadapan
dengan Rasmus Gemke—pemain Denmark yang kenyang pengalaman di sirkuit
Eropa—Ubed menolak takluk oleh nama besar lawan.
Melalui duel sengit selama 68 menit, Ubed mengunci kemenangan krusial, 21-14, 16-21, 21-18.
Di gim
pertama, Ubed tampil menggebrak dengan mendikte ritme permainan lewat tempo
cepat yang membuat Gemke tampak kelimpangan dan sulit menemukan bentuk
permainan terbaiknya.
Memasuki gim
kedua, sang lawan mulai merespons secara taktis dengan meredam pola pukulan
Ubed, memaksakan terjadinya rubber
game.
"Pertandingan
hari ini Alhamdulillah sudah bisa diberi kemenangan, kelancaran, dan tanpa
cedera juga. Tadi permainannya lumayan panjang. Kalau dibilang memang tidak
mudah, di gim pertama mungkin dia agak sedikit kaget dengan tempo saya tapi di
gim kedua dia sudah jaga bola-bola saya," jelas Ubed menguraikan jalannya laga.
Intervensi Pelatih dan Ujian Raksasa
di Depan Mata
Titik balik
kemenangan Ubed di gim ketiga tidak terlepas dari peran vital jajaran pelatih
di pinggir lapangan. Ketika emosi yang
belum stabil membuat permainannya sempat menurun setelah interval, instruksi
penenang dari pelatih berhasil menata ulang fokus sang pemain di masa-masa
kritis.
Ubed
berhasil mengatur napas, meredam kepanikan, dan merebut poin-poin krusial untuk
menutup laga dengan kemenangan manis.
"Beruntung
pelatih terus bisa meyakinkan saya dan saya coba atur nafas, lebih menenangkan
diri. Alhamdulillah bisa mengembalikan keadaan tadi. Ini pelajaran yang penting
buat saya untuk ke depan,"
tambah Ubed.
Dengan hasil
ini, Ubed resmi menjadi wakil Indonesia kedua di nomor tunggal putra yang
menembus babak kedua. Di saat Alwi Farhan
bersiap menantang Alex Lanier, Ubed langsung dihadapkan pada ujian raksasa
berupa pertemuan perdana melawan sang unggulan ketiga asal Denmark, Anders
Antonsen.
Laga kontra
Antonsen diprediksi akan menjadi tolok ukur sesungguhnya bagi kapasitas taktis,
fisik, sekaligus daya tahan mental Ubed saat berhadapan dengan salah satu
dinamo bulutangkis terbaik di benua biru.
"Saya
berharap bisa memberikan yang terbaik, bisa menampilkan apa yang saya
harapkan,"
pungkas Ubed, memancarkan optimisme tinggi menghadapi duel perdananya kontra
Antonsen. (*S_267)
Sumber Informasi Utama: djarumbadminton.com "Japan Open 2026: Ubed Singkirkan Rasmus Gemke" (diakses, 15/7/2026 dan direkonstruksi ulang)
Baca juga:
Langkah Awal Meykinkan: Ana/Trias Lolos dari Hadangan Chinese Taipei, Siap Tantang Raksasa China
Komentar