Langsung ke konten utama

Freiburg Ditaklukkan Bayern

 

MENJUAL HARAPAN - Dinamika pertandingan antara Freiburg lawan Bayern Munchen berlangsung digelar di Europa-Park-Stadion, Freiburg.

Sejak babak pertama hingga akhir, tampak Bayern Munchen mendominasi pertandingan ini, kendati pada babak pertama tidak ada gol yang terjadi.

Walau lebih mendominasi penguasaan bola, Bayern Munchen justru terlebih dahulu kebobolan gawang kipernya pada menit ke-46.

Gol pembuka tuan rumah Freiburg dicetak oleh Johan Manzambi. Kemudian pada menit ke-71, tuan rumah kembali membobol gawang kiper Bayern. Gol kedua tuan rumah dicetak oleh Lucas Holer.

Baca juga: Hamburger Vs Augsburg 1-1 dan Bremen Alami Kekalahan Lawan Leipzig

Freiburg sementara unggul 2-0 dari Bayern Munchen ini, terus mengakselerasi serangannya, akan tetapi Bayern Munchen yang sudah tertinggal, meningkatkan volume serangannya untuk menekan pertahanan Freiburg.

Tekanan demi tekanan para pemain Bayern Munchen akhirnya pertahanan dan gawang kiper Freiburg di menit ke-81 bobol.

Baca juga: Hoffenheim Dikalahkan Mainz 05 di Pekan ke-28

Gol balasan Bayern Munchen dicetak oleh Tom Bischof menit ke-81 dan 90+2, sehingga kedudukan sama 2-2.

Posisi sama ini, duel makin meningkat dengan saling menekan di waktu tambahan, utamanya tuan rumah, akan tetapi Lennart Karl pada menit ke-90+9 berhasil mendobrak pertahanan Freiburg, sehingga gawang kipernya kebobolan kembali.

Kini, keunggulan terbalik milik Bayern Munchen 3-2 Freiburg, akan tetapi tuan rumah tidak berhasil menyamakan gol.

Pertandingan berakhir dengan kekalahan tuan rumah, dan Bayern Munchen berhasil petik tiga poin.

Baca juga: Monchengladbach Akhirnya Berhasil Menyamakan Gol Lawan Heidenheim

Freiburg kini berada di posisi ke-8 dengan 37 poin, dan Bayern Munchen masih pimpin klasemen Liga Jerman dengan mengoleksi 73 poin. (S_267)

Baca juga: Skor Gol Imbang PSM Makasar Vs Persis




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua

Presiden Prabowo Subianto resmi menangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Kris MENJUAL HARAPAN — Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam susunan baru tersebut, Pratikno ditetapkan sebagai Ketua merangkap anggota, Muhammad Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua merangkap anggota, dan Muhammad Qodari sebagai Sekretaris merangkap anggota. Pengangkatan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia . Pelantikan 26 anggota Wantimpres itu menandai terbentuknya susunan baru lembaga yang memiliki posisi sebagai bagian dari mekanisme pemberian pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan pemerintahan. 26 Nama dalam Susunan Wantimpres Berdasarka...

Drama 8 Gol di Giuseppe Meazza, Inter Milan Comeback dan Libas Udinese 5-3

MENJUAL HARAPAN — Pertandingan spektakuler diwarnai hujan delapan gol tersaji pada giornata ke-4 Serie A 2026/2027 saat Inter Milan menjamu Udinese di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Nerazzurri berhasil bangkit dan mengunci kemenangan dramatis 5-3. Laga dimulai dengan kejutan dari tim tamu. Udinese tampil menggebrak sejak awal babak pertama dan membuat publik tuan rumah terhenyak lewat gol cepat James Abankwah pada menit ke-9. Tujuh menit berselang, giliran Jürgen Ekkelenkamp yang mengoyak jala Inter pada menit ke-16, mengubah skor menjadi 0-2 untuk keunggulan Udinese. Tersengat oleh dua gol kejutan tersebut, Inter Milan langsung merespons dengan menaikkan tempo permainan. Usaha keras anak-asuh tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26 lewat aksi Carlos Augusto yang memperkecil kedudukan. Gelombang serangan Inter berlanjut hingga Nicolò Barella sukses menyamakan skor menjadi 2-2 di menit ke-35. Keduduka...

Anomali Tata Kelola dan Paradoks Kebijakan: Menagih Kehadiran Negara dalam Dialektika Hukum, Agraria, dan Pendidikan

Ringkasan Esai 1.       Pendahuluan: Membingkai perdebatan hukum, agraria, dan pendidikan dalam kerangka sosiologi politik dan tata kelola pemerintahan ( good governance ). 2.       Bedah Isu 1 (RUU Perampasan Aset): Mengkritik penyelewengan barang rampasan oleh oknum aparat dan menagih transparansi digital. 3.       Bedah Isu 2 (Uji Materiil KUHAP 2025): Menganalisis potensi hegemoni Polri atas PPNS serta risiko diskresi penggeledahan tanpa izin ( due process of law ). 4.       Bedah Isu 3 (Reforma Agraria): Menganalisis efektivitas kelembagaan LPRA langsung di bawah Presiden dalam meredistribusi tanah dan menyelesaikan konflik. 5.       Bedah Isu 4 (Dekolonisasi RUU Sisdiknas): Mengulas pemikiran Bonnie Triyana mengenai pentingnya menghapus bias kolonial terhadap penganut kepercayaan. 6.       Bedah Isu 5 (KIP Kuliah & Pagu Angg...